Javascript must be enabled to continue!
MODIFIKASI SANGGUL TIMU TINAMBE PADA RIAS PENGANTIN ADAT TOLAKI
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan tata rias pengantin adat suku tolaki, mendeskripsikan dan menganalisis proses modifikasi bentuk kreasi desain sanggul timu tinambe, mendeskripsikan dan menganalisis nilai estetika modifikasi desain sanggul timu tinambe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis data deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain. Secara holistik dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Hasil penelitian menunjukkan adanya tahapan merias dan warna make-up yang digunakan penata rias pengantin Adat Tolaki tidak jauh berbeda antara satu dengan yang lainnya. Modifikasi pada sanggul Timu Tinambe dilakukan dengan tidak merubah pakem yang sudah ada, Berdasarkan tahapan modifikasi yang dilakukan oleh Ibu Nining Saranani (Salon Nining) dan Ibu Sutia (LKP Bunga Lestari) terdapat beberapa tahapan yang sama antara lain rambut disisir lurus, rambut dibagi dalam 3 (tiga) bagian, rambut dirapikan menggunakan hairspray, rambut ditata menggunakan kenefer, pemasangan penutup kepala menggunakan kain tile, pembuatan dadas, pemasangan aksesoris mahkota, pemasangan untaian panjang dan pendek. Namun juga terdapat beberapa tahapan yang berbeda antara lain, yang dilakukan oleh Ibu Nining Saranani (Salon Nining untuk membentuk timu tinambe melakukan tahapan sasak sedangkan Ibu Sutia (LKP Bunga Lestari) membentuk timu tinambe dengan cara melakukan tahapan sumpalan serta menambahkan tahapan pemasangan kalung permata pendek (eno – eno renggi), pemasangan (toe – tole), pemasangan kain kaos yang elastis untuk menutupi leher dan telinga, dan pemasamngan kalung permata besar (eno – eno sinolo)Nilai estetika pada modifikasi sanggul timu tinambe menghandung unsur: Nilai Kesatuan (Unity). Keseimbangan (Balance), Fokus dan Penekanan (Right Emphasis) Kata Kunci: Tata Rias, Sanggul Timu Tinambe, Nilai Estetika
Title: MODIFIKASI SANGGUL TIMU TINAMBE PADA RIAS PENGANTIN ADAT TOLAKI
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan tata rias pengantin adat suku tolaki, mendeskripsikan dan menganalisis proses modifikasi bentuk kreasi desain sanggul timu tinambe, mendeskripsikan dan menganalisis nilai estetika modifikasi desain sanggul timu tinambe.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis data deskriptif.
Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain.
Secara holistik dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan memanfaatkan berbagai metode alamiah.
Hasil penelitian menunjukkan adanya tahapan merias dan warna make-up yang digunakan penata rias pengantin Adat Tolaki tidak jauh berbeda antara satu dengan yang lainnya.
Modifikasi pada sanggul Timu Tinambe dilakukan dengan tidak merubah pakem yang sudah ada, Berdasarkan tahapan modifikasi yang dilakukan oleh Ibu Nining Saranani (Salon Nining) dan Ibu Sutia (LKP Bunga Lestari) terdapat beberapa tahapan yang sama antara lain rambut disisir lurus, rambut dibagi dalam 3 (tiga) bagian, rambut dirapikan menggunakan hairspray, rambut ditata menggunakan kenefer, pemasangan penutup kepala menggunakan kain tile, pembuatan dadas, pemasangan aksesoris mahkota, pemasangan untaian panjang dan pendek.
Namun juga terdapat beberapa tahapan yang berbeda antara lain, yang dilakukan oleh Ibu Nining Saranani (Salon Nining untuk membentuk timu tinambe melakukan tahapan sasak sedangkan Ibu Sutia (LKP Bunga Lestari) membentuk timu tinambe dengan cara melakukan tahapan sumpalan serta menambahkan tahapan pemasangan kalung permata pendek (eno – eno renggi), pemasangan (toe – tole), pemasangan kain kaos yang elastis untuk menutupi leher dan telinga, dan pemasamngan kalung permata besar (eno – eno sinolo)Nilai estetika pada modifikasi sanggul timu tinambe menghandung unsur: Nilai Kesatuan (Unity).
Keseimbangan (Balance), Fokus dan Penekanan (Right Emphasis) Kata Kunci: Tata Rias, Sanggul Timu Tinambe, Nilai Estetika.
Related Results
RESEPSI MASYARAKAT TERHADAP CERITA DATU SANGGUL (THE LEGEND OF DATU SANGGUL AS RECEIVED BY THE COMMUNITY)
RESEPSI MASYARAKAT TERHADAP CERITA DATU SANGGUL (THE LEGEND OF DATU SANGGUL AS RECEIVED BY THE COMMUNITY)
Abstract The legend of Datu Sanggul as received by the community. This research aims to describe the forms of reception and the factors causing the community (audience) to receive ...
Persepsi Alumni Program Studi Pendidikan Tata Rias Terhadap Kesesuaian Kurikulum Tata Rias Dengan Kompetensi Modifikasi Rias Pengantin Yogya Putri
Persepsi Alumni Program Studi Pendidikan Tata Rias Terhadap Kesesuaian Kurikulum Tata Rias Dengan Kompetensi Modifikasi Rias Pengantin Yogya Putri
Kurikulum merupakan satu hal penting dalam dunia pendidikan, dimana kurikulum menjadi seperangkat alat dan pedoman di dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Penyusunan kuriku...
PERSEPSI PENATA RIAS TERHADAP PENGGUNAAN TEKNIK AIRBRUSH DALAM TATA RIAS WAJAH PENGANTIN
PERSEPSI PENATA RIAS TERHADAP PENGGUNAAN TEKNIK AIRBRUSH DALAM TATA RIAS WAJAH PENGANTIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penata rias terhadap penggunaan teknik airbrush dalam tata rias wajah pengantin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pe...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
PERKEMBANGAN STANDARDISASI TATA RIAS PENGANTIN SOLO BASAHAN
PERKEMBANGAN STANDARDISASI TATA RIAS PENGANTIN SOLO BASAHAN
ABSTRACT
Anggun Trisna Shinta Karnelis (Development of Standardization Bridal Makeup basahan Solo). A qualitative study in Surakarta, Central Java (2012). Thesis: Makeup Studies P...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
Video Tutorial Tata Rias Pegantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat
Video Tutorial Tata Rias Pegantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat
HANIFI ZIL AFI NASRIL, Video Tutorial Tata Rias Pengantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat, Tugas Akhir : Jakarta Program Studi Diploma 3 Tata Rias, Jurusan Tata Rias, Fakulta...
ANALISIS PERBANDINGAN MAKNA SIMBOLIS PADA RIASAN PENGANTIN JOGJA PUTRI DAN PENGANTIN SOLO PUTRI
ANALISIS PERBANDINGAN MAKNA SIMBOLIS PADA RIASAN PENGANTIN JOGJA PUTRI DAN PENGANTIN SOLO PUTRI
Makna yang tersirat dari suatu kata tidak hanya merujuk pada objek, peristiwa, atau keadaan tertentu. Oleh karena itu, kita tidak dapat memperoleh makna kata tersebut hanya dari ko...

