Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

The association of sanitation, birth history, and nutritional status on the incidence of diarrhea among children under five in Zambia, South Africa

View through CrossRef
Negara sub-sahara dikenal memiliki pasokan sumber air bersih dan sanitasi yang belum mumpuni, sehihngga mempengaruhi peningkatan risiko kejadian diare. Diketahui bahwa masalah gizi juga menjadi penyebab diare. Lalu bagaimana pengaruh faktor risiko tersebut di negara sub-sahara? Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi, riwayat kelahiran, dan status gizi terhadap kejadian diare pada balita di Zambia dan besaran risikonya. Desain studi yang digunakan adalah cross sectional dengan memanfaatkan data sekunder Zambia Demographic and Health Survey tahun 2018 yang tersedia dari DHS program. Total sampel sebanyak 6504 balita dengan data lengkap meliputi diare, karakteristik sosio ekonomi, riwayat kelahiran, status anemia, serta antropometri (BB dan TB). Hasilnya, sebanyak 15,6% balita mengalami diare (2 minggu terakhir). Berdasarkan sosio ekonomi, tingkat pendidikan berhubungan signifikan (p=0,000) dengan diare dimana ibu yang tidak bersekolah berisiko hingga 1,542 kali. Sumber air minum berhubungan signifikan terhadap kejadian diare (p=0,001), dengan risiko 1,297 kali. Pada status gizi, hanya variabel BB/U (underweight) yang ditemukan berhubungan signifikan (p=0,000), dengan besar risiko 1,413 kali. Temuan menarik pada riwayat kelahiran balita, yaitu balita yang diberi ASI eksklusif meningkatkan kejadian diare hingga 2,5 kali (p=0,000). Penelitian ini mengkonfirmasi hipotesis bahwa kejadian diare pada balita di Zambia dipengaruhi secara signifikan oleh sumber air minum, tingkat pendidikan ibu, riwayat IMD, dan status gizi BB/U atau underweight. Namun pada riwayat pemberian ASI eksklusif, diare lebih banyak terjadi pada balita yang mendapat ASI eksklusif.
Title: The association of sanitation, birth history, and nutritional status on the incidence of diarrhea among children under five in Zambia, South Africa
Description:
Negara sub-sahara dikenal memiliki pasokan sumber air bersih dan sanitasi yang belum mumpuni, sehihngga mempengaruhi peningkatan risiko kejadian diare.
Diketahui bahwa masalah gizi juga menjadi penyebab diare.
Lalu bagaimana pengaruh faktor risiko tersebut di negara sub-sahara? Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi, riwayat kelahiran, dan status gizi terhadap kejadian diare pada balita di Zambia dan besaran risikonya.
Desain studi yang digunakan adalah cross sectional dengan memanfaatkan data sekunder Zambia Demographic and Health Survey tahun 2018 yang tersedia dari DHS program.
Total sampel sebanyak 6504 balita dengan data lengkap meliputi diare, karakteristik sosio ekonomi, riwayat kelahiran, status anemia, serta antropometri (BB dan TB).
Hasilnya, sebanyak 15,6% balita mengalami diare (2 minggu terakhir).
Berdasarkan sosio ekonomi, tingkat pendidikan berhubungan signifikan (p=0,000) dengan diare dimana ibu yang tidak bersekolah berisiko hingga 1,542 kali.
Sumber air minum berhubungan signifikan terhadap kejadian diare (p=0,001), dengan risiko 1,297 kali.
Pada status gizi, hanya variabel BB/U (underweight) yang ditemukan berhubungan signifikan (p=0,000), dengan besar risiko 1,413 kali.
Temuan menarik pada riwayat kelahiran balita, yaitu balita yang diberi ASI eksklusif meningkatkan kejadian diare hingga 2,5 kali (p=0,000).
Penelitian ini mengkonfirmasi hipotesis bahwa kejadian diare pada balita di Zambia dipengaruhi secara signifikan oleh sumber air minum, tingkat pendidikan ibu, riwayat IMD, dan status gizi BB/U atau underweight.
Namun pada riwayat pemberian ASI eksklusif, diare lebih banyak terjadi pada balita yang mendapat ASI eksklusif.

Related Results

Are Cervical Ribs Indicators of Childhood Cancer? A Narrative Review
Are Cervical Ribs Indicators of Childhood Cancer? A Narrative Review
Abstract A cervical rib (CR), also known as a supernumerary or extra rib, is an additional rib that forms above the first rib, resulting from the overgrowth of the transverse proce...
Afrikanske smede
Afrikanske smede
African Smiths Cultural-historical and sociological problems illuminated by studies among the Tuareg and by comparative analysisIn KUML 1957 in connection with a description of sla...
Household sanitation access before and after an extreme weather event: Tropical Cyclone Freddy in rural Malawi
Household sanitation access before and after an extreme weather event: Tropical Cyclone Freddy in rural Malawi
This study is embedded within the Water, Sanitation, and Hygiene for Everyone programme in Chiradzulu District, Malawi, where one programme area achieved Open Defecation Free (ODF)...
The impact of a climate-related disaster on sanitation coverage in rural Chiradzulu District, Malawi, pre- and post-Cyclone Freddy
The impact of a climate-related disaster on sanitation coverage in rural Chiradzulu District, Malawi, pre- and post-Cyclone Freddy
Background: Climate-related disasters, such as extreme rainfall and flooding, pose a significant threat to progress towards Sustainable Development Goals (SDG) for water, sanitatio...
Relative burden of diarrheal cases in under-five children before and during COVID-19 pandemic in Ethiopia: a retrospective study
Relative burden of diarrheal cases in under-five children before and during COVID-19 pandemic in Ethiopia: a retrospective study
Abstract Background: The burden of diarrhea in under-five children is a problem in Ethiopia. The different measures taken to prevent COVID-19 pandemic are believed to have...

Back to Top