Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Representasi Budaya Bima dalam Puisi Karya Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Bima

View through CrossRef
Puisi sebagai ekspresi sastra memiliki dalam merepresentasikan identitas budaya, terutama ketika ditulis oleh generasi muda. Namun perhatian terhadap karya puisi siswa tingkat SMP masih tergolong minim, terutama dalam konteks budaya lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menguraikan bentuk-bentuk representasi budaya yang terdapat dalam karya puisi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui analisis isi puisi-puisi yang dikumpulkan, dengan fokus pada penggambaran artefak, tradisi, dan tari lokal Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Bima direpresentasikan secara multidimensional dalam puisi siswa. Representasi artefak meliputi masjid tua, uma lengge, alat musik silu, dan paju ro’o ta’a, yang dimaknai sebagai simbol spiritual, historis, fungsional, dan identitas. Dalam kategori tradisi, ditemukan representasi mbolo weki, compo sampari, dan rimpu, yang menggambarkan nilai-nilai musyawarah, kehormatan, dan identitas perempuan Bima yang diwariskan secara turun-temurun. Sementara itu, tari tradisional seperti tari buja kandanda dan Tari Kalero direpresentasikan sebagai ekspresi rasa syukur, keberanian, dan hubungan spiritual dengan leluhur yang menyoroti fungsi tari sebagai media komunikasi dan ekspresi kolektif. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya mengenali unsur budaya Bima secara superfisial, tetapi juga mampu menafsirkan dan mengolahnya dalam bentuk yang kreatif. Kemampuan ini menegaskan bahwa puisi merupakan media yang efektif dalam menanamkan dan memperkuat kesadaran serta identitas budaya lokal di kalangan generasi muda, sekaligus berkontribusi pada pelestarian budaya Bima.
Title: Representasi Budaya Bima dalam Puisi Karya Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Bima
Description:
Puisi sebagai ekspresi sastra memiliki dalam merepresentasikan identitas budaya, terutama ketika ditulis oleh generasi muda.
Namun perhatian terhadap karya puisi siswa tingkat SMP masih tergolong minim, terutama dalam konteks budaya lokal.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menguraikan bentuk-bentuk representasi budaya yang terdapat dalam karya puisi siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.
Data diperoleh melalui analisis isi puisi-puisi yang dikumpulkan, dengan fokus pada penggambaran artefak, tradisi, dan tari lokal Bima.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Bima direpresentasikan secara multidimensional dalam puisi siswa.
Representasi artefak meliputi masjid tua, uma lengge, alat musik silu, dan paju ro’o ta’a, yang dimaknai sebagai simbol spiritual, historis, fungsional, dan identitas.
Dalam kategori tradisi, ditemukan representasi mbolo weki, compo sampari, dan rimpu, yang menggambarkan nilai-nilai musyawarah, kehormatan, dan identitas perempuan Bima yang diwariskan secara turun-temurun.
Sementara itu, tari tradisional seperti tari buja kandanda dan Tari Kalero direpresentasikan sebagai ekspresi rasa syukur, keberanian, dan hubungan spiritual dengan leluhur yang menyoroti fungsi tari sebagai media komunikasi dan ekspresi kolektif.
Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya mengenali unsur budaya Bima secara superfisial, tetapi juga mampu menafsirkan dan mengolahnya dalam bentuk yang kreatif.
Kemampuan ini menegaskan bahwa puisi merupakan media yang efektif dalam menanamkan dan memperkuat kesadaran serta identitas budaya lokal di kalangan generasi muda, sekaligus berkontribusi pada pelestarian budaya Bima.

Related Results

Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Menulis Puisi dengan Teknik Akrostik
Menulis Puisi dengan Teknik Akrostik
Berdasarkan hasil observasi di kelas VIII SMP Kristen 2 Amarasi diketahui kemampuan siswa dalam menulis puisi belum optimal. Siswa cenderung memilih diksi yang kurang tepat, kebera...
ESTETIKA DAN MAKNA DALAM PUISI “UNTUK CORONA TANPA MENGELUH” KARYA SALAMI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
ESTETIKA DAN MAKNA DALAM PUISI “UNTUK CORONA TANPA MENGELUH” KARYA SALAMI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
ABSTRAK Penelilitian ini membahas estetika dan makna dalam puisi “Untuk Corona tanpa Mengeluh” karya Salami, serta implikasinya dengan pembelajaran di sekolah. Metode yang dip...
Implementasi Model Pembelajaran Discovery Tematik pada Siswa Kelas XII SMA Kae Woha dalam Membentuk Kreativitas Menulis Puisi di Era VUCA
Implementasi Model Pembelajaran Discovery Tematik pada Siswa Kelas XII SMA Kae Woha dalam Membentuk Kreativitas Menulis Puisi di Era VUCA
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Discovery Tematik pada siswa kelas XII SMA Kae Woha dalam membentuk kreativitas menulis ...

Back to Top