Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Pustaka Aktivitas Antidiabetes secara In-Vivo dari Ekstrak Jambu Biji (Psidium guajava L.)

View through CrossRef
Abstract. Diabetes is a chronic disease characterized by increased blood sugar levels, caused by the inability of the pancreas to produce adequate insulin or disruption in the body's use of insulin. One of the plants from the Myrtaceae family that has the potential as an antidiabetic agent is guava (Psidium guajava L.). This literature review aims to evaluate the effectiveness of guava in treating diabetes. The method used is a search for articles from national and international journals available online through platforms such as Google Scholar, PubMed, and Science Direct, with a total of 23 articles successfully collected. Based on the results of the study, guava leaf ethanol extract at a dose of 250 mg/kg BB showed the most significant effect in lowering blood glucose levels. The content of compounds in guava that have the potential as antidiabetics include flavonoids, tannins, and phenolics, with quercetin as the main active component. Therefore, guava leaf extract has great prospects to be developed as an alternative therapy in the treatment of diabetes. Abstrak. Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh peningkatan kadar gula darah, yang disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi insulin secara memadai atau gangguan dalam penggunaan insulin oleh tubuh. Salah satu tanaman dari famili Myrtaceae yang memiliki potensi sebagai agen antidiabetes adalah jambu biji (Psidium guajava L.). Kajian pustaka ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas jambu biji dalam mengatasi diabetes. Metode yang digunakan adalah pencarian artikel dari jurnal nasional maupun internasional yang tersedia secara daring melalui platform seperti Google Scholar, PubMed, dan Science Direct, dengan total 23 artikel yang berhasil dikumpulkan. Berdasarkan hasil kajian, ekstrak etanol daun jambu biji dengan dosis 250 mg/kg BB menunjukkan efek paling signifikan dalam menurunkan kadar glukosa darah. Kandungan senyawa dalam jambu biji yang berpotensi sebagai antidiabetes mencakup flavonoid, tanin, dan fenolat, dengan kuersetin sebagai komponen aktif utama. Oleh karena itu, ekstrak daun jambu biji memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai terapi alternatif dalam pengobatan diabetes.
Title: Kajian Pustaka Aktivitas Antidiabetes secara In-Vivo dari Ekstrak Jambu Biji (Psidium guajava L.)
Description:
Abstract.
Diabetes is a chronic disease characterized by increased blood sugar levels, caused by the inability of the pancreas to produce adequate insulin or disruption in the body's use of insulin.
One of the plants from the Myrtaceae family that has the potential as an antidiabetic agent is guava (Psidium guajava L.
).
This literature review aims to evaluate the effectiveness of guava in treating diabetes.
The method used is a search for articles from national and international journals available online through platforms such as Google Scholar, PubMed, and Science Direct, with a total of 23 articles successfully collected.
Based on the results of the study, guava leaf ethanol extract at a dose of 250 mg/kg BB showed the most significant effect in lowering blood glucose levels.
The content of compounds in guava that have the potential as antidiabetics include flavonoids, tannins, and phenolics, with quercetin as the main active component.
Therefore, guava leaf extract has great prospects to be developed as an alternative therapy in the treatment of diabetes.
Abstrak.
Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh peningkatan kadar gula darah, yang disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi insulin secara memadai atau gangguan dalam penggunaan insulin oleh tubuh.
Salah satu tanaman dari famili Myrtaceae yang memiliki potensi sebagai agen antidiabetes adalah jambu biji (Psidium guajava L.
).
Kajian pustaka ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas jambu biji dalam mengatasi diabetes.
Metode yang digunakan adalah pencarian artikel dari jurnal nasional maupun internasional yang tersedia secara daring melalui platform seperti Google Scholar, PubMed, dan Science Direct, dengan total 23 artikel yang berhasil dikumpulkan.
Berdasarkan hasil kajian, ekstrak etanol daun jambu biji dengan dosis 250 mg/kg BB menunjukkan efek paling signifikan dalam menurunkan kadar glukosa darah.
Kandungan senyawa dalam jambu biji yang berpotensi sebagai antidiabetes mencakup flavonoid, tanin, dan fenolat, dengan kuersetin sebagai komponen aktif utama.
Oleh karena itu, ekstrak daun jambu biji memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai terapi alternatif dalam pengobatan diabetes.

Related Results

Studi Bibliometrik: Aktivitas Antioksidan Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) sebagai Bahan Obat Herbal
Studi Bibliometrik: Aktivitas Antioksidan Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) sebagai Bahan Obat Herbal
Jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan salah satu tumbuhan etnik yang banyak tumbuh di lingkungan tropis khususnya Indonesia. Tumbuhan ini sering dimanfaatkan bagian buahnya seb...
Inovasi Jambu Kristal serta Pengolahan Sampah Jambu Kristal menjadi Eco Enzim di Desa Bantarsari Kabupaten Bogor
Inovasi Jambu Kristal serta Pengolahan Sampah Jambu Kristal menjadi Eco Enzim di Desa Bantarsari Kabupaten Bogor
Mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat ini adalah Petani Jambu kristal di Desa Bantarsari Kabupaten Bogor, UMKM di Desa Bantarsari berupaya memajukan usaha jambu kristal menjadi ...

Back to Top