Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EMPOWERING FUTURES: Unveiling Zakat's Vital Role Economic Development and Legal Framework in Malaysia's

View through CrossRef
This study investigates the vital role of zakat in Malaysia's economic development within the context of its legal and public policy frameworks. Zakat, an obligatory form of almsgiving in Islam, serves as a critical instrument for wealth redistribution and social welfare. The background of this study highlights zakat's potential to alleviate poverty, promote social justice, and drive economic empowerment in Muslim-majority countries. The primary objective is to examine how Malaysia's legal provisions, regulatory mechanisms, and public policy initiatives enhance the effectiveness of zakat in achieving these socio-economic goals. The methodology involves a comprehensive review of statutory instruments, state enactments, and administrative practices governing zakat, supported by case study analysis and statistical data on its economic impact. This mixed-methods approach enables a nuanced understanding of the intersection between zakat governance, legal structures, and economic outcomes. The study’s findings reveal that Malaysia's structured legal framework and progressive public policies have significantly improved zakat management, leading to effective poverty alleviation, economic empowerment, community development, and crisis response. Importantly, this research contributes to the fields of law and public policy by illustrating how legal reforms, institutional strengthening, and policy integration can maximize the socio-economic benefits of religious fiscal instruments like zakat, thereby fostering a more equitable and resilient national economy.Penelitian ini mengkaji peranan penting zakat dalam pembangunan ekonomi Malaysia dalam konteks kerangka hukum dan kebijakan publik. Zakat, sebagai kewajiban dalam Islam, berfungsi sebagai instrumen utama dalam redistribusi kekayaan dan kesejahteraan sosial. Latar belakang penelitian ini menyoroti potensi zakat dalam mengentaskan kemiskinan, mempromosikan keadilan sosial, dan mendorong pemberdayaan ekonomi di negara-negara dengan mayoritas Muslim. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana ketentuan hukum, mekanisme regulasi, dan inisiatif kebijakan publik di Malaysia memperkuat efektivitas zakat dalam mencapai tujuan sosial ekonomi tersebut. Metodologi yang digunakan melibatkan tinjauan komprehensif terhadap instrumen hukum, enakmen negara bagian, serta praktik administratif yang mengatur zakat, yang didukung oleh analisis studi kasus dan data statistik terkait dampak ekonomi zakat. Pendekatan metode campuran ini memungkinkan pemahaman yang mendalam mengenai keterkaitan antara tata kelola zakat, struktur hukum, dan hasil-hasil ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum yang terstruktur dan kebijakan publik yang progresif di Malaysia secara signifikan meningkatkan pengelolaan zakat, sehingga efektif dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan komunitas, serta penanganan krisis. Secara khusus, penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang hukum dan kebijakan publik dengan menunjukkan bagaimana reformasi hukum, penguatan kelembagaan, dan integrasi kebijakan dapat memaksimalkan manfaat sosial ekonomi dari instrumen fiskal keagamaan seperti zakat, guna mewujudkan perekonomian nasional yang lebih adil dan tangguh.
Title: EMPOWERING FUTURES: Unveiling Zakat's Vital Role Economic Development and Legal Framework in Malaysia's
Description:
This study investigates the vital role of zakat in Malaysia's economic development within the context of its legal and public policy frameworks.
Zakat, an obligatory form of almsgiving in Islam, serves as a critical instrument for wealth redistribution and social welfare.
The background of this study highlights zakat's potential to alleviate poverty, promote social justice, and drive economic empowerment in Muslim-majority countries.
The primary objective is to examine how Malaysia's legal provisions, regulatory mechanisms, and public policy initiatives enhance the effectiveness of zakat in achieving these socio-economic goals.
The methodology involves a comprehensive review of statutory instruments, state enactments, and administrative practices governing zakat, supported by case study analysis and statistical data on its economic impact.
This mixed-methods approach enables a nuanced understanding of the intersection between zakat governance, legal structures, and economic outcomes.
The study’s findings reveal that Malaysia's structured legal framework and progressive public policies have significantly improved zakat management, leading to effective poverty alleviation, economic empowerment, community development, and crisis response.
Importantly, this research contributes to the fields of law and public policy by illustrating how legal reforms, institutional strengthening, and policy integration can maximize the socio-economic benefits of religious fiscal instruments like zakat, thereby fostering a more equitable and resilient national economy.
Penelitian ini mengkaji peranan penting zakat dalam pembangunan ekonomi Malaysia dalam konteks kerangka hukum dan kebijakan publik.
Zakat, sebagai kewajiban dalam Islam, berfungsi sebagai instrumen utama dalam redistribusi kekayaan dan kesejahteraan sosial.
Latar belakang penelitian ini menyoroti potensi zakat dalam mengentaskan kemiskinan, mempromosikan keadilan sosial, dan mendorong pemberdayaan ekonomi di negara-negara dengan mayoritas Muslim.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana ketentuan hukum, mekanisme regulasi, dan inisiatif kebijakan publik di Malaysia memperkuat efektivitas zakat dalam mencapai tujuan sosial ekonomi tersebut.
 Metodologi yang digunakan melibatkan tinjauan komprehensif terhadap instrumen hukum, enakmen negara bagian, serta praktik administratif yang mengatur zakat, yang didukung oleh analisis studi kasus dan data statistik terkait dampak ekonomi zakat.
Pendekatan metode campuran ini memungkinkan pemahaman yang mendalam mengenai keterkaitan antara tata kelola zakat, struktur hukum, dan hasil-hasil ekonomi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum yang terstruktur dan kebijakan publik yang progresif di Malaysia secara signifikan meningkatkan pengelolaan zakat, sehingga efektif dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan komunitas, serta penanganan krisis.
Secara khusus, penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang hukum dan kebijakan publik dengan menunjukkan bagaimana reformasi hukum, penguatan kelembagaan, dan integrasi kebijakan dapat memaksimalkan manfaat sosial ekonomi dari instrumen fiskal keagamaan seperti zakat, guna mewujudkan perekonomian nasional yang lebih adil dan tangguh.

Related Results

Politik Hukum Lembaga Pengelola Zakat
Politik Hukum Lembaga Pengelola Zakat
Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan memberikan sudut pandang mengenai politik hukum lembaga pengelola zakat. Seperti yang telah diktahui zakat merupakan salah satu ...
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ZAKAT TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BEKASI
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ZAKAT TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BEKASI
During the last 4 years there has been an increase in receipt of zakat funds at the Bekasi Regency National Amil Zakat Agency. The increase in receipt of zakat funds for 4 years is...
Pengagihan Dana Zakat Dalam Bentuk Pembiayaan Mikro Untuk Usahawan Miskin Di Malaysia
Pengagihan Dana Zakat Dalam Bentuk Pembiayaan Mikro Untuk Usahawan Miskin Di Malaysia
Microfinance is one of the financial instruments for small and medium entrepreneurs to run a business. The constrains to obtain a capital often involving underprivileged entreprene...
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROSEDUR MANAJEMEN PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TAKALAR
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROSEDUR MANAJEMEN PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TAKALAR
Abstrak Islam mengenal konsep zakat, dimana merupakan kewajiban tiap umat islam. Zakat memiliki peranan yang sangat strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan atau pembangunan e...
Are Zakat Institutions Trusted To Accept Charity?
Are Zakat Institutions Trusted To Accept Charity?
This research aims to identify the factors that influence trust in paying zakat through zakat management organization (OPZ) or zakat institution in Indonesia. The theory in conduct...
Expansion of Agricultural Zakat Revenue in Malaysia on the Basis of the Current Maslahah
Expansion of Agricultural Zakat Revenue in Malaysia on the Basis of the Current Maslahah
The reality concerning the agricultural zakat in Malaysia only impose the zakah on the paddy crops based solely on the opinion of Imam Shafi`i rather than an opinion of other schol...
Establishing zakat on oil and gas in Malaysia: a new insight
Establishing zakat on oil and gas in Malaysia: a new insight
PurposeThe purpose of this paper is to deliberate on the establishment of zakat (Islamic alms) on oil and gas in Malaysia. Being one of the five Islamic pillars, zakat contributes ...

Back to Top