Javascript must be enabled to continue!
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Siswa SMKN 1 Kintamani
View through CrossRef
Kecamatan Kintamani yang berkembang sebagai kawasan wisata memiliki pengaruh signifikan terhadap arus informasi yang diterima oleh remaja, termasuk mengenai kesehatan reproduksi. Sayangnya, siswa SMKN 1 Kintamani belum pernah mendapatkan penyuluhan khusus mengenai kesehatan reproduksi meskipun berada pada rentang usia yang rentan terhadap risiko kesehatan tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan sistem reproduksi melalui penyuluhan yang bersifat edukatif, interaktif, dan kontekstual. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan terstruktur yang mencakup survei kebutuhan awal, koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi kegiatan, penyuluhan materi melalui metode ceramah dan diskusi, serta evaluasi melalui kuisioner. Penyuluhan disampaikan oleh tim PKM dengan dukungan guru dan OSIS setempat, serta dilengkapi dengan pembagian leaflet dan sesi tanya jawab berhadiah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari 150 siswa yang mengikuti kegiatan, 92% menyatakan kegiatan sangat baik, 6,7% menyatakan baik, dan sisanya tidak memberikan respons. Partisipasi siswa sangat tinggi dengan kehadiran 100% dan keterlibatan aktif selama penyuluhan, ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja dan membentuk lingkungan diskusi yang aman. Kesimpulan dari penyuluhan ini adalah kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai sistem reproduksi dan pentingnya menjaga kesehatannya. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala sebagai strategi preventif jangka panjang.
Kata kunci: kesehatan reproduksi, remaja, penyuluhan sekolah
Universitas Warmadewa
Title: Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Siswa SMKN 1 Kintamani
Description:
Kecamatan Kintamani yang berkembang sebagai kawasan wisata memiliki pengaruh signifikan terhadap arus informasi yang diterima oleh remaja, termasuk mengenai kesehatan reproduksi.
Sayangnya, siswa SMKN 1 Kintamani belum pernah mendapatkan penyuluhan khusus mengenai kesehatan reproduksi meskipun berada pada rentang usia yang rentan terhadap risiko kesehatan tersebut.
Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan sistem reproduksi melalui penyuluhan yang bersifat edukatif, interaktif, dan kontekstual.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan terstruktur yang mencakup survei kebutuhan awal, koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi kegiatan, penyuluhan materi melalui metode ceramah dan diskusi, serta evaluasi melalui kuisioner.
Penyuluhan disampaikan oleh tim PKM dengan dukungan guru dan OSIS setempat, serta dilengkapi dengan pembagian leaflet dan sesi tanya jawab berhadiah.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari 150 siswa yang mengikuti kegiatan, 92% menyatakan kegiatan sangat baik, 6,7% menyatakan baik, dan sisanya tidak memberikan respons.
Partisipasi siswa sangat tinggi dengan kehadiran 100% dan keterlibatan aktif selama penyuluhan, ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja dan membentuk lingkungan diskusi yang aman.
Kesimpulan dari penyuluhan ini adalah kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai sistem reproduksi dan pentingnya menjaga kesehatannya.
Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala sebagai strategi preventif jangka panjang.
Kata kunci: kesehatan reproduksi, remaja, penyuluhan sekolah.
Related Results
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Adolescent reproductive health is a healthy condition involving the reproductive systems, functions, components and processes possessed by adolescents. Adolescents who are unable t...
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Upaya Pencegahan Stunting
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Upaya Pencegahan Stunting
Remaja menjadi fokus perhatian penting dalam pembangunan Nasional. Program Prioritas Nasional BKKBN memiliki kontribusi terhadap Peningkatan Kesehatan Ibu Anak, KB dan Kesehatan Re...
Pengaruh Konsentrasi Sukrosa terhadap Karakteristik Wine Jeruk Siam Kintamani (Citrus nobilis L.)
Pengaruh Konsentrasi Sukrosa terhadap Karakteristik Wine Jeruk Siam Kintamani (Citrus nobilis L.)
Kintamani Siamese oranges are one of Bali’s local fruits. There is a problem during harvest season, namely the price of oranges falls due to oversupply. To solve the problem, it is...
ANALISIS PELAKSANAAN EDUKASI PRANIKAH TERKAIT KESEHATAN REPRODUKSI PADA PASANGAN CALON PENGANTIN MUSLIM (LITERATURE REVIEW)
ANALISIS PELAKSANAAN EDUKASI PRANIKAH TERKAIT KESEHATAN REPRODUKSI PADA PASANGAN CALON PENGANTIN MUSLIM (LITERATURE REVIEW)
<div class="WordSection1"><p class="16bIsiAbstrak">Bimbingan pranikah adalah pemberian bekal pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan penumbuhan kesadaran kepada calon ...
Pendataan Potensi SMKN 4 Sidrap Melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)
Pendataan Potensi SMKN 4 Sidrap Melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)
Masalah yang ditemukan adalah berkurangnya minat siswa mendaftar di di SMKN 4 Sidrap .Tujuan pelaksanaan kegiatan untuk mengetahui lingkungan fisik dan non fisik SMKN 4 Sidrap; unt...
Penyuluhan kesehatan seksual dan reproduksi pada remaja putri di PMB Eliza
Penyuluhan kesehatan seksual dan reproduksi pada remaja putri di PMB Eliza
Pendahuluan: Kurangnya pengetahuan, informasi tentang seks serta persepsi remaja mengenai seluk beluk seks yang salah merupakan salah satu indikator meningkatnya perilaku seks beba...
Penerapan Tema Green Architecture pada Agrowisata Kopi Arabika di Desa Belantih, Kintamani
Penerapan Tema Green Architecture pada Agrowisata Kopi Arabika di Desa Belantih, Kintamani
Agrowisata adalah sebagai upaya pendidikan nonformal bagi masyarakat setempat sekaligus wisatawan yang melakukan kunjungan wisata. Pembelajaran yang berlangsung pada agrowisata san...
Intensitas Pelaksanaan Program PIK-R Dan Perilaku Kesehatan Reproduksi Siswa Di SMA Kabupaten Tabanan Bali Tahun 2017
Intensitas Pelaksanaan Program PIK-R Dan Perilaku Kesehatan Reproduksi Siswa Di SMA Kabupaten Tabanan Bali Tahun 2017
Latar belakang dan tujuan: Masa remaja merupakan periode kritis. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar, sehingga sangat rentan terhadap perilaku berisiko. Perilaku beri...

