Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Terapi Musik Klasik sebagai Intervensi Komplementer <i>Wellnes Tourism </i>dalam Menurunkan Stres dan Hipertensi bagi Pelaku Wisata

View through CrossRef
Pendahuluan: Pariwisata global meningkat hingga 1,3 miliar pada tahun 2023 hingga mendorong berkembangnya wellness tourism. Para pelaku wisata rentan mengalami stres dan hipertensi akibat kegiatan wisata yang kompleks. Kondisi ini ternyata memerlukan terapi komplementer selain pengobatan utama, sehingga membuka peluang bagi pemanfaatan terapi nonfarmakologis. Salah satunya adalah terapi musik klasik yang dinilai sederhana. Studi ini bertujuan untuk meninjau potensi musik klasik sebagai terapi komplementer stres dan hipertensi serta penerapannya dalam wellness tourism. Metode: Studi ini menggunakan metode narrative literature review dengan pendekatan sistematis terhadap literatur yang dikumpulkan melalui penelusuran sistematis di beberapa basis data daring seperti PubMed, National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kata kunci: “complementary therapy”, “wellness tourism”, “classical music therapy”, “stress reduction”, dan “hypertension”. Pembahasan: Musik klasik dengan tempo lambat mampu menstimulasi sistem saraf parasimpatis sehingga menurunkan stres dan tekanan darah. Sejumlah penelitian mendukung penggunaannya sebagai terapi komplementer bagi pelaku wisata dan masyarakat. Integrasi musik klasik dalam wellness tourism dapat menjadi strategi sederhana dan efektif dalam menurunkan stres dan hipertensi. Simpulan: Integrasi musik klasik sebagai terapi komplementer stres dan hipertensi berpotensi meningkatkan kesehatan holistik pelaku wisata. Kolaborasi tenaga kesehatan dan penyedia wisata sangat penting untuk mendukung implementasi ini, khususnya dalam pengembangan pariwisata kesehatan berbasis kearifan lokal.
Title: Terapi Musik Klasik sebagai Intervensi Komplementer <i>Wellnes Tourism </i>dalam Menurunkan Stres dan Hipertensi bagi Pelaku Wisata
Description:
Pendahuluan: Pariwisata global meningkat hingga 1,3 miliar pada tahun 2023 hingga mendorong berkembangnya wellness tourism.
Para pelaku wisata rentan mengalami stres dan hipertensi akibat kegiatan wisata yang kompleks.
Kondisi ini ternyata memerlukan terapi komplementer selain pengobatan utama, sehingga membuka peluang bagi pemanfaatan terapi nonfarmakologis.
Salah satunya adalah terapi musik klasik yang dinilai sederhana.
Studi ini bertujuan untuk meninjau potensi musik klasik sebagai terapi komplementer stres dan hipertensi serta penerapannya dalam wellness tourism.
Metode: Studi ini menggunakan metode narrative literature review dengan pendekatan sistematis terhadap literatur yang dikumpulkan melalui penelusuran sistematis di beberapa basis data daring seperti PubMed, National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kata kunci: “complementary therapy”, “wellness tourism”, “classical music therapy”, “stress reduction”, dan “hypertension”.
Pembahasan: Musik klasik dengan tempo lambat mampu menstimulasi sistem saraf parasimpatis sehingga menurunkan stres dan tekanan darah.
Sejumlah penelitian mendukung penggunaannya sebagai terapi komplementer bagi pelaku wisata dan masyarakat.
Integrasi musik klasik dalam wellness tourism dapat menjadi strategi sederhana dan efektif dalam menurunkan stres dan hipertensi.
Simpulan: Integrasi musik klasik sebagai terapi komplementer stres dan hipertensi berpotensi meningkatkan kesehatan holistik pelaku wisata.
Kolaborasi tenaga kesehatan dan penyedia wisata sangat penting untuk mendukung implementasi ini, khususnya dalam pengembangan pariwisata kesehatan berbasis kearifan lokal.

Related Results

Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Music Theraphy
Music Theraphy
Berbagai permasalahan dalam pelaksanaan layanan konseling dialami konselor sekolah. Konselor belum mampu menerapkan konseling yang memiliki dampak yang signifikan bagi perubahan ti...
ANALISIS TERAPI MUSIK KLASIK DALAM RELAKSASI PERSALINAN DI BPM ERNIWATY DI BABAT SUPAT TAHUN 2018
ANALISIS TERAPI MUSIK KLASIK DALAM RELAKSASI PERSALINAN DI BPM ERNIWATY DI BABAT SUPAT TAHUN 2018
Persalinan merupakan proses pergerakan keluanya janin, plasenta, dan membran dari dalam rahim melalui jalan lahir. Tujuan penelitian Untuk Menganalisis Terapi Musik Klasik Dalam Re...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
LITERATURE REVIEW TERAPI MUSIK UNTUK MENURUNKAN STRES PADA REMAJA
LITERATURE REVIEW TERAPI MUSIK UNTUK MENURUNKAN STRES PADA REMAJA
Stres adalah masalah yang diakibatkan oleh ketidakseimbangan antara kemampuan dan tuntutan sehingga menyebabkan terjadinya gangguan fisik maupun psikologis. Stres dapat terjadi dik...
Pengembangan Perawatan Kanker Payudara Pasca Kemoterapi Berbasis Terapi Musik Klasik
Pengembangan Perawatan Kanker Payudara Pasca Kemoterapi Berbasis Terapi Musik Klasik
Keluhan mual muntah akibat dilakukannya kemoterapi pada pasien kanker payudara dapat diatasi dengan pemberian terapi musik klasik. Terapi music klasik merupakan intervensi alami no...

Back to Top