Javascript must be enabled to continue!
PROBLEMATIKA MENGANALISIS WACANA SECARA TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL MAHASISWA FKIP UNA
View through CrossRef
Penelitian ini mengidentifikasi problematika yang dihadapi mahasiswa dalam menganalisis wacana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika mahasiswa dalam menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI-A dan VIB prodi bahasa dan sastra Indonesia Universitas Asahan yang mengikuti mata kuliah analisis wacana sebanyak 50 orang. Pendekatan penelitian yang digunakan berupa penelitian studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini berupa hasil tulisan mahasiswa dalam menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual. Teknik pengumpulan data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Model analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa nilai rata-rata kemampuan menganalisis mahasiswa sebanyak 50 orang adalah 82,34, modus diperoleh 80, median diperoleh 82,5, varians diperoleh 10,51, SD diperoleh 3,24, nilai tertinggi diperoleh 88, dan nilai terendah diperoleh 70. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dan hasil wawancara dengan mahasiswa mengenai problematika yang mereka hadapi selama menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual maka dapat disimpulkan problematika yang dihadapi mahasiswa dalam menganalisis wacana, yaitu: (1) kurangnya penguasaan piranti kohesi dan koherensi mahasiswa, (2) pemahaman mahasiswa tentang menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual masih minim, dan (3) kurangnya buku penunjang yang tepat sebagai acuan mahasiswa dalam menganalisis wacana.
Universitas Muhammadiyah Palembang
Title: PROBLEMATIKA MENGANALISIS WACANA SECARA TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL MAHASISWA FKIP UNA
Description:
Penelitian ini mengidentifikasi problematika yang dihadapi mahasiswa dalam menganalisis wacana.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika mahasiswa dalam menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual.
Objek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI-A dan VIB prodi bahasa dan sastra Indonesia Universitas Asahan yang mengikuti mata kuliah analisis wacana sebanyak 50 orang.
Pendekatan penelitian yang digunakan berupa penelitian studi kasus.
Sumber data dalam penelitian ini berupa hasil tulisan mahasiswa dalam menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual.
Teknik pengumpulan data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.
Model analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa nilai rata-rata kemampuan menganalisis mahasiswa sebanyak 50 orang adalah 82,34, modus diperoleh 80, median diperoleh 82,5, varians diperoleh 10,51, SD diperoleh 3,24, nilai tertinggi diperoleh 88, dan nilai terendah diperoleh 70.
Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dan hasil wawancara dengan mahasiswa mengenai problematika yang mereka hadapi selama menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual maka dapat disimpulkan problematika yang dihadapi mahasiswa dalam menganalisis wacana, yaitu: (1) kurangnya penguasaan piranti kohesi dan koherensi mahasiswa, (2) pemahaman mahasiswa tentang menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual masih minim, dan (3) kurangnya buku penunjang yang tepat sebagai acuan mahasiswa dalam menganalisis wacana.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Penerapan Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Berbahasa Indonesia Lisan Mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar
Penerapan Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Berbahasa Indonesia Lisan Mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar
Penelitian tentang penerapan maksim kesopanan dalam tindak tutur berbahasa In- donesia lisan mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar dilatarbelakangi oleh pentingnya penera...
ANALISIS UNSUR KOHESI DALAM STRUKTUR WACANA
ANALISIS UNSUR KOHESI DALAM STRUKTUR WACANA
Wacana adalah kesatuan makna (semantis) antarbagian di dalam suatu bangun bahasa. Dengan kesatuan makna, wacana dilihat sebagai bangun bahasa yang utuh karena setiap bagian di dala...
Hubungan Keaktifan Bertanya Mahasiswa Dengan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris di FKIP Pendidikan Bahasa Inggris UQB
Hubungan Keaktifan Bertanya Mahasiswa Dengan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris di FKIP Pendidikan Bahasa Inggris UQB
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keaktifan bertanya mahasiswa, untuk mengetahui hasil belajar Bahasa Inggris mahasiswa, dan untuk mengetahui ada hubungan yang sig...
Paradigma Pemahaman Hadist Tekstual dan Kontekstual; Analisis Muhammad Syuhudi Ismail
Paradigma Pemahaman Hadist Tekstual dan Kontekstual; Analisis Muhammad Syuhudi Ismail
Abstract: This research explains the paradigm of textual and contextual hadith. The figure studied is Syuhudi Ismail, who is a hadith figure in Indonesia whose book he wrote is Tex...
Novia Mauli Putri, ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI PADA TEKS CERPEN, TEKS PROSEDUR, TEKS LINGKUNGAN DAN KEMUNGKINAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
Novia Mauli Putri, ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI PADA TEKS CERPEN, TEKS PROSEDUR, TEKS LINGKUNGAN DAN KEMUNGKINAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
Kata wacana berasal dari kata vacana ‘bacaan’ dalam bahasa sanskerta kemudian masuk dalam bahasa Jawa Kuno dan bahasa Jawa Baru yaitu wacana atau ‘bicara, kata, ucapan’. Menurut Po...
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FIS UNP ANGKATAN 2016
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FIS UNP ANGKATAN 2016
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar mahasiswa berdasarkan jalur masuk dan urutan pilihan masuk pada program studi Pendidikan Geografi angkatan 2016. Jenis peneliti...
Perbedaan Gender dalam Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mahasiswa Pendidikan Fisika
Perbedaan Gender dalam Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mahasiswa Pendidikan Fisika
Dalam proses pendidikan, lingkungan mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam pembentukan tingkah laku mahasiswa. Perguruan Tinggi sebagai tempat berlangsungnya proses pendidikan, ...

