Javascript must be enabled to continue!
Studi Komparatif Nilai Ekologi dalam Cerita Rakyat (Toyolo) Mamasa dan Spiritualitas Ekologi Fransiskus Asisi
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan membandingkan nilai-nilai ekologi yang terkandung dalam tradisi lisan toyolo di Mamasa dengan ekoteologi Fransiskus Asisi. Toyolo, sebagai salah satu cerita rakyat Mamasa, mengandung pesan moral dan spiritual yang erat kaitannya dengan alam serta hubungan harmonis antara manusia dan lingkungannya. Di sisi lain, Fransiskus Asisi dikenal dengan spiritualitas ekologinya yang menekankan kasih persaudaraan universal, kerendahan hati di hadapan ciptaan, serta tanggung jawab manusia dalam memelihara bumi sebagai rumah bersama. Melalui pendekatan studi komparatif, penelitian ini berusaha menemukan titik temu antara kearifan lokal Mamasa dan pemikiran teologi Barat dalam bidang ekologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik toyolo maupun ekoteologi Fransiskus Asisi sama-sama menekankan pentingnya relasi harmonis manusia dengan alam, meskipun dengan simbol dan ekspresi yang berbeda. Perbandingan ini membuka ruang bagi pengembangan ekoteologi kontekstual yang relevan dengan konteks masyarakat Mamasa, sekaligus memperkaya diskursus teologi ekologi.
Bandung Theological Seminary
Title: Studi Komparatif Nilai Ekologi dalam Cerita Rakyat (Toyolo) Mamasa dan Spiritualitas Ekologi Fransiskus Asisi
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan membandingkan nilai-nilai ekologi yang terkandung dalam tradisi lisan toyolo di Mamasa dengan ekoteologi Fransiskus Asisi.
Toyolo, sebagai salah satu cerita rakyat Mamasa, mengandung pesan moral dan spiritual yang erat kaitannya dengan alam serta hubungan harmonis antara manusia dan lingkungannya.
Di sisi lain, Fransiskus Asisi dikenal dengan spiritualitas ekologinya yang menekankan kasih persaudaraan universal, kerendahan hati di hadapan ciptaan, serta tanggung jawab manusia dalam memelihara bumi sebagai rumah bersama.
Melalui pendekatan studi komparatif, penelitian ini berusaha menemukan titik temu antara kearifan lokal Mamasa dan pemikiran teologi Barat dalam bidang ekologi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik toyolo maupun ekoteologi Fransiskus Asisi sama-sama menekankan pentingnya relasi harmonis manusia dengan alam, meskipun dengan simbol dan ekspresi yang berbeda.
Perbandingan ini membuka ruang bagi pengembangan ekoteologi kontekstual yang relevan dengan konteks masyarakat Mamasa, sekaligus memperkaya diskursus teologi ekologi.
Related Results
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
Spiritualitas merupakan aspek mendasar yang membentuk cara manusia memaknai hidup, menjalani relasi dengan Tuhan, memahami diri sendiri, dan berinteraksi dengan sesama. Dalam berba...
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Cerita rakyat Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat merupakan cerita rakyat yang tumbuh dan berkembang secara lisan dan menyebar secara turun temurun dari generasi ke generasi beri...
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Selama ini pemerintah tampaknya hanya berusaha untuk memajukan kebudayaan nasional. Padahal pemerintah diharapkan juga menggali dan memperkenalkan kekayaan khasanah kebudayaan loka...
Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang
Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang
The purpose of this research is to identify intertextual study in comparative literature of Oedipus folklore and Sangkuriang folklore. The intertextual study of comparative literat...
Revitalisasi Cerita Rakyat Masyarakat Timor Sebagai Penguatan Nilai Pendidikan Karakter Pada Era Tatanan Kehidupan Baru
Revitalisasi Cerita Rakyat Masyarakat Timor Sebagai Penguatan Nilai Pendidikan Karakter Pada Era Tatanan Kehidupan Baru
Abstrak
Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi berbagai bentuk cerita rakyat masyarakat Timor yang penuh dengan nilai kearifan lokal dan muatan p...
Tema Cerita Rakyat ‘Badang Perkasa’ menurut Interpretasi Siswa melalui Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme
Tema Cerita Rakyat ‘Badang Perkasa’ menurut Interpretasi Siswa melalui Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) tema utama cerita rakyat Badang Perkasa menurut interpretasi siswa dalam pembelajaran yang menggunakan pendekatan konstruktivisme...
Analisis Adaptasi Cerita Rakyat Menggunakan Pemikiran Jack Zipes
Analisis Adaptasi Cerita Rakyat Menggunakan Pemikiran Jack Zipes
Folktales are a form of folklore that reflects the values and social order that prevail in a community group in a certain period. To maintain the existence of folktales and transmi...

