Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ARGUMENTASI NABI NUH ATAS KEABSAHANNYA SEBAGAI RASUL (ANALISIS ARGUMENTASI TOULMIN ATAS MUJÂDALAH NABI NUH DAN KAUMNYA)

View through CrossRef
Mujâdalah (debat) merupakan salah satu metode da’wah yang telah dipraktikan oleh para nabi dan rasul sebagaimana yang disebutkan dalam surat An-Nahl: 125. Dalam proses debat, argumentasi memiliki peranan yang sangat urgen, ketiadaan cara berargumentasi akan melahirkan debat yang tidak berkesudahan. Al-Qur’an sudah banyak menjelaskan perdebatan para nabi dan rasul dengan kaumnya. Oleh karena itu penelitan itu bertujuan untuk menganalisa proses perdebatan dan argumentasi Nabi Nuh dalam Al-Qur’an. Peneltiian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa argumentasi Nabi Nuh mengandung unsur enam elemen argumentasi Toulmin yaitu claim, ground, warrant, backing, modal qualifier, dan rebuttal, sehingga argumen-argumen tersebut kuat dan sulit atau tidak bisa dibantah lagi.
Title: ARGUMENTASI NABI NUH ATAS KEABSAHANNYA SEBAGAI RASUL (ANALISIS ARGUMENTASI TOULMIN ATAS MUJÂDALAH NABI NUH DAN KAUMNYA)
Description:
Mujâdalah (debat) merupakan salah satu metode da’wah yang telah dipraktikan oleh para nabi dan rasul sebagaimana yang disebutkan dalam surat An-Nahl: 125.
Dalam proses debat, argumentasi memiliki peranan yang sangat urgen, ketiadaan cara berargumentasi akan melahirkan debat yang tidak berkesudahan.
Al-Qur’an sudah banyak menjelaskan perdebatan para nabi dan rasul dengan kaumnya.
Oleh karena itu penelitan itu bertujuan untuk menganalisa proses perdebatan dan argumentasi Nabi Nuh dalam Al-Qur’an.
Peneltiian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa argumentasi Nabi Nuh mengandung unsur enam elemen argumentasi Toulmin yaitu claim, ground, warrant, backing, modal qualifier, dan rebuttal, sehingga argumen-argumen tersebut kuat dan sulit atau tidak bisa dibantah lagi.

Related Results

Metode Dakwah Nabi Nuh ‘Alahissalam Kepada Kaumnya Agar Beriman Kepada Allah Dalam Surah Nuh
Metode Dakwah Nabi Nuh ‘Alahissalam Kepada Kaumnya Agar Beriman Kepada Allah Dalam Surah Nuh
Dakwah adalah kegiatan yang dirancang untuk menyambut, mengajak, dan membujuk seseorang untuk berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya. Agar dapat diterima oleh mad’u, dakwah i...
Fatwa Sesat Syiah dan Legitimasi Kekerasan
Fatwa Sesat Syiah dan Legitimasi Kekerasan
Abstract Recently, Shi’a-Sunni’s controversy in Indonesia increase dramatically as occurring as geo-political clash in the Middle East, particularly between Saudi Arabia and...
Teaching Tolstoy with Toulmin
Teaching Tolstoy with Toulmin
In a memorial essay on the philosopher Stephen Toulmin (1922–2009), the author discusses ideas that he and Toulmin drew, over the years, from their reading and coteaching of Tolsto...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Resensi Buku: Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru (DR.CLETUS GROENEN OFM)
Resensi Buku: Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru (DR.CLETUS GROENEN OFM)
Kisah Para Rasul berisikan Tindakan dan kejadian-kejadian luar biasa,hal-hal yang mennentukan sejarah selanjutnya.Judul “(Kisah)para Rasul” sebearnya kurang tepat melihat isi kitab...
Persepsi Pemahaman Argumentasi Ilmiah Peserta Didik di MTsN 11 Tasikmalaya
Persepsi Pemahaman Argumentasi Ilmiah Peserta Didik di MTsN 11 Tasikmalaya
Hasil penelitian di beberapa daerah di Indonesia dan beberapa negara menunjukkan keterampilan argumentasi peserta didik masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikas...

Back to Top