Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kelayakan Usaha Rumahan Gula Merah Kelapa Di Desa Pasiang

View through CrossRef
Gula merah kelapa merupakan salah satu bahan yang berperan penting dalam industri pangan, pada tingkat industri skala kecil, industri skala menengah, maupun pada industri skala besar, sehingga memberikan peluang besar dalam meningkatkan perekonomian suatu daerah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha rumahan gula merah kelapa di Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Adapun metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu metode yang menggunakan seluruh populasi sebagai sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan. Berdasarkan hasil penelitian, menggunakan analisis B/C rasio sebesar 1,77. Hal ini menunjukkan standar nilai dari B/C Ratio lebih dari 1 yang mengartikan bahwa usaha rumahan gula merah kelapa menguntungkan atau layak untuk diusahakan. Sedangkan berdasarkan hasil analisis titik impas atau Break Even Point, usaha rumahan gula kelapa di desa Pasiang masih layak dikembangkan. Dalam perhitungan Break Even Point menunjukkan nilai pada titik impas untuk beratnya gula merah kelapa adalah 56 kg dan nilai dalam Rupiah adalah Rp520.568 rupiah. Usaha rumahan gula merah kelapa di desa Pasiang menghasilkan rata-rata 523 kg per bulan, mencapai BEP di atas 56 kg, dan nilai berbasis Rp mencapai BEP di atas Rp 520.568, melebihi rata-rata pendapatan bulanan sebesar Rp 4.369.764. Dari kedua perhitungan tersebut, nilai yang dihasilkan adalah dua kali lipat dari nilai BEP, sehingga menunjukkan nilai yang sangat layak.
Title: Analisis Kelayakan Usaha Rumahan Gula Merah Kelapa Di Desa Pasiang
Description:
Gula merah kelapa merupakan salah satu bahan yang berperan penting dalam industri pangan, pada tingkat industri skala kecil, industri skala menengah, maupun pada industri skala besar, sehingga memberikan peluang besar dalam meningkatkan perekonomian suatu daerah.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha rumahan gula merah kelapa di Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar.
Adapun metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu metode yang menggunakan seluruh populasi sebagai sampel.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan.
Berdasarkan hasil penelitian, menggunakan analisis B/C rasio sebesar 1,77.
Hal ini menunjukkan standar nilai dari B/C Ratio lebih dari 1 yang mengartikan bahwa usaha rumahan gula merah kelapa menguntungkan atau layak untuk diusahakan.
Sedangkan berdasarkan hasil analisis titik impas atau Break Even Point, usaha rumahan gula kelapa di desa Pasiang masih layak dikembangkan.
Dalam perhitungan Break Even Point menunjukkan nilai pada titik impas untuk beratnya gula merah kelapa adalah 56 kg dan nilai dalam Rupiah adalah Rp520.
568 rupiah.
Usaha rumahan gula merah kelapa di desa Pasiang menghasilkan rata-rata 523 kg per bulan, mencapai BEP di atas 56 kg, dan nilai berbasis Rp mencapai BEP di atas Rp 520.
568, melebihi rata-rata pendapatan bulanan sebesar Rp 4.
369.
764.
Dari kedua perhitungan tersebut, nilai yang dihasilkan adalah dua kali lipat dari nilai BEP, sehingga menunjukkan nilai yang sangat layak.

Related Results

INDUSTRI GULA KELAPA DAN PRODUK OLAHANNYA DI DESA SUNGAI KUPAH KABUPATEN KUBU RAYA
INDUSTRI GULA KELAPA DAN PRODUK OLAHANNYA DI DESA SUNGAI KUPAH KABUPATEN KUBU RAYA
AbstrakDesa Sungai Kupah merupakan salah satu daerah penghasil gula kelapa. Gula kelapa yang diproduksi belum ada label kemasan, masih banyak mitra menggunakan pengawet kimia denga...
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...
ANALISIS AGROINDUSTRI GULA KELAPA
ANALISIS AGROINDUSTRI GULA KELAPA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya rata-rata biaya dan rata-rata penerimaan pada agroindustri gula kelapa per bulan di Desa Sukamulya Kecamatan Purwa...
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK TURUNAN KELAPA DI DESA MUMPA KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK TURUNAN KELAPA DI DESA MUMPA KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Pengolahan kelapa menjadi produk turunan kelapa bertujuan untuk meningkatkan nilai tambahnya. Produk turunan kelapa yang diusahakan di Desa Mumpa adalah gula kelapa dan kopra. Tuju...
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kebiasaan masyarakat bali yang cukup gemar mengonsumsi rujak semakin membuat eksistensi rujak gula bali semakin melejit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gula are...
Analisis Kelayakan Usaha Gula Semut di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat
Analisis Kelayakan Usaha Gula Semut di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jumlah pendapatan usaha gula semut yang di kembangkan di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat ; (2) mengetahui kelayakan usaha gu...

Back to Top