Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Literatur Review : Senyawa Bioaktif sebagai Inhibitor Enzim Diabetes Melitus

View through CrossRef
AbstrakDiabetes melitus merupakan penyakit metabolik jangka panjang yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah, yang dapat disebabkan oleh kurangnya produksi insulin atau resistensi terhadap kerja insulin. Salah satu pendekatan dalam terapi diabetes adalah dengan menghambat enzim ­penting yang mengatur kadar glukosa darah, seperti Sodium-Glucose Cotransporter 2 (SGLT-2), Glycogen Synthase Kinase-3 Beta (GSK-3β), Aldosa Reduktase (AR), dan Protein Tirosin Fosfatase 1B (PTP1B). Berbagai senyawa bioaktif dari sumber alam telah menunjukkan potensi sebagai inhibitor enzim-enzim tersebut. Studi in silico, in vitro dan in vivo yang dilakukan menunjukkan bahwa senyawa flavonoid, terpenoid, dan polifenol dari tanaman seperti Caesalpinia crista L., Smallanthus sonchifolius, Caesalpinia sappan L., Syzygium polyanthum, Crocus sativus L., dan Orthosiphon stamineus Benth. berinteraksi secara kuat dengan target enzim. Senyawa seperti 3,4-Dicaffeoylquinic acid, kaempferol-7-O-glucoside, luteolin, quercetin, dan sinensetin menunjukkan afinitas tinggi serta efek farmakologis dalam menurunkan kadar glukosa darah. Artikel ini merangkum studi terbaru mengenai mekanisme kerja senyawa bioaktif sebagai inhibitor enzim diabetes dan pendekatan in silico untuk pengembangan terapi yang lebih aman dan efektif. Kata kunci: Diabetes melitus, inhibitor enzim, senyawa bioaktif, in silico
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Literatur Review : Senyawa Bioaktif sebagai Inhibitor Enzim Diabetes Melitus
Description:
AbstrakDiabetes melitus merupakan penyakit metabolik jangka panjang yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah, yang dapat disebabkan oleh kurangnya produksi insulin atau resistensi terhadap kerja insulin.
Salah satu pendekatan dalam terapi diabetes adalah dengan menghambat enzim ­penting yang mengatur kadar glukosa darah, seperti Sodium-Glucose Cotransporter 2 (SGLT-2), Glycogen Synthase Kinase-3 Beta (GSK-3β), Aldosa Reduktase (AR), dan Protein Tirosin Fosfatase 1B (PTP1B).
Berbagai senyawa bioaktif dari sumber alam telah menunjukkan potensi sebagai inhibitor enzim-enzim tersebut.
Studi in silico, in vitro dan in vivo yang dilakukan menunjukkan bahwa senyawa flavonoid, terpenoid, dan polifenol dari tanaman seperti Caesalpinia crista L.
, Smallanthus sonchifolius, Caesalpinia sappan L.
, Syzygium polyanthum, Crocus sativus L.
, dan Orthosiphon stamineus Benth.
berinteraksi secara kuat dengan target enzim.
Senyawa seperti 3,4-Dicaffeoylquinic acid, kaempferol-7-O-glucoside, luteolin, quercetin, dan sinensetin menunjukkan afinitas tinggi serta efek farmakologis dalam menurunkan kadar glukosa darah.
Artikel ini merangkum studi terbaru mengenai mekanisme kerja senyawa bioaktif sebagai inhibitor enzim diabetes dan pendekatan in silico untuk pengembangan terapi yang lebih aman dan efektif.
 Kata kunci: Diabetes melitus, inhibitor enzim, senyawa bioaktif, in silico.

Related Results

Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Health education and promotion about diabetes mellitus Introduction: Diabetes mellitus in Indonesia is a serious threat to health development. The 2010 NCD World Health Organizatio...
Potensi Peptida Bioaktif pada Pangan Fungsional sebagai Antiobesitas
Potensi Peptida Bioaktif pada Pangan Fungsional sebagai Antiobesitas
Senyawa bioaktif memiliki mekanisme kerja yang kompleks dalam tubuh, termasuk kemampuan untuk menghambat enzim terkait metabolisme glukosa, meningkatkan insulin, dan mengikat asam ...
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh
Abstrak Dukungan keluarga dalam perawatan penderita diabetes melitus sangatlah penting untuk meminimalkan terjadinya komplikasi, serta memperbaiki kadar gula darah serta meningka...
Kandungan Enzim Papain pada Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Metabolisme Tubuh
Kandungan Enzim Papain pada Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Metabolisme Tubuh
atau dalam sistem metabolisme. Pepaya mengandung enzim proteolitik atau enzim pemecah protein yang disebut dengan enzim papain. Enzim papin berfungsi memecah protein pada makanan m...
Production of Lipase Enzyme by Marine Actinobacteria With Various pH and Temperature
Production of Lipase Enzyme by Marine Actinobacteria With Various pH and Temperature
Abstract: The demand for enzymes as biocatalysts in industry is very high. Research and development of different types of enzymes from different sources has started. One very impor...
Determinan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Kelurahan Talang Bakung Kota Jambi
Determinan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Kelurahan Talang Bakung Kota Jambi
Prevalensi diabetes melitus meningkat secara global, nasional, maupun regional, dan sebagian besar merupakan diabetes melitus tipe 2, dapat menyebabkan komplikasi, kerugian ekonomi...

Back to Top