Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Muatan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Falsafah Hidup Masyarakat Sasak “Lombok Mirah Sasak Adi”

View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menunjukkan keterkaitan antara muatan nilai pancasila dengan falsafah hidup masyarakat Sasak Lombok Mirah Sasak Adi (kejujuran adalah permata yang utama), sebagai sistem nilai utama yang melandasi berbagai pola perilaku, produk kebudayaan serta tradisi masyarakat Sasak. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review, data-data diperoleh dengan melakukan analisa terhadap muatan informasi dari berbagai literatur dengan menggunakan panduan protokol PRISMA. Langkah penelitian diawali dengan merumuskan topik penelitian, kemudian mencari informasi dan data yang dibutuhkan melalui artikel-artikel ilmiah yang bersumber dari google scholar, scopus, dan berbagai website jurnal. Selanjutnya dilakukan analisis terhadap hasil ataupun temuan penelitian yang menunjukan adanya keterkaitan atau relevansi antara nilai-nilai Pancasila dengan falsafah hidup masyarakat Sasak .Hasil analisis diantaranya bahwa muatan nilai-nilai setiap sila dalam pancasila telah termuat dalam falsafah Lombok Mirah Sasak Adi khususnya dalam 3 lapisan nilai turunannya, yakni nilai Tindih (hubungan manusia dengan Tuhan) yang memuat nilai-nilai dalam sila pertama, kemudian Maliq (hubungan antar sesama manusia) yang memuat nilai-nilai dalam sila kedua dan sila kelima, kemudian Merang (peran individu dalam masyarakat) yang memuat nilai-nilai sila ketiga dan keempat. Selain itu berbagai mutan nilai pancasila juga termanifestasi dan termuat dalam berbagai produk budaya, pola perilaku dan keseharian masyarakat Sasak.Pancasila as the philosophy and foundation of the state is a crystallization of various cultures and traditional knowledge of Indonesia. However, efforts to advance its relevance and to use various cultural aspects to introduce the values in Pancasila have not yet been optimally implemented. Therefore, this research is conducted to explore and demonstrate the relevance between the values in Pancasila and the life philosophy of the Sasak community of Lombok Mirah Sasak Adi. This study uses a systematic literature review approach following the PRISMA protocol to analyze 291 articles obtained from the Scopus database, Google Scholar, and various journal websites. Through a meticulous selection process, only 32 articles met the established inclusion criteria and were deemed suitable for further analysis. The results of this study indicate that the values of each principle in Pancasila are contained within the philosophy of Lombok Mirah Sasak Adi, particularly in its three layers of derivative values: Tindih value (the relationship between humans and God) which encompasses the values of the first principle, Maliq value (the relationship between humans) which encompasses the values of the second and fifth principles, and Merang value (the role of individuals in society) which encompasses the values of the third and fourth principles. The findings of this research are very important in efforts to strengthen the public's understanding of Pancasila values and also serve as a foundation for the implementation of Pancasila education to be more optimal and provide a deeper understanding.
Title: Muatan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Falsafah Hidup Masyarakat Sasak “Lombok Mirah Sasak Adi”
Description:
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menunjukkan keterkaitan antara muatan nilai pancasila dengan falsafah hidup masyarakat Sasak Lombok Mirah Sasak Adi (kejujuran adalah permata yang utama), sebagai sistem nilai utama yang melandasi berbagai pola perilaku, produk kebudayaan serta tradisi masyarakat Sasak.
Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review, data-data diperoleh dengan melakukan analisa terhadap muatan informasi dari berbagai literatur dengan menggunakan panduan protokol PRISMA.
Langkah penelitian diawali dengan merumuskan topik penelitian, kemudian mencari informasi dan data yang dibutuhkan melalui artikel-artikel ilmiah yang bersumber dari google scholar, scopus, dan berbagai website jurnal.
Selanjutnya dilakukan analisis terhadap hasil ataupun temuan penelitian yang menunjukan adanya keterkaitan atau relevansi antara nilai-nilai Pancasila dengan falsafah hidup masyarakat Sasak .
Hasil analisis diantaranya bahwa muatan nilai-nilai setiap sila dalam pancasila telah termuat dalam falsafah Lombok Mirah Sasak Adi khususnya dalam 3 lapisan nilai turunannya, yakni nilai Tindih (hubungan manusia dengan Tuhan) yang memuat nilai-nilai dalam sila pertama, kemudian Maliq (hubungan antar sesama manusia) yang memuat nilai-nilai dalam sila kedua dan sila kelima, kemudian Merang (peran individu dalam masyarakat) yang memuat nilai-nilai sila ketiga dan keempat.
Selain itu berbagai mutan nilai pancasila juga termanifestasi dan termuat dalam berbagai produk budaya, pola perilaku dan keseharian masyarakat Sasak.
Pancasila as the philosophy and foundation of the state is a crystallization of various cultures and traditional knowledge of Indonesia.
However, efforts to advance its relevance and to use various cultural aspects to introduce the values in Pancasila have not yet been optimally implemented.
Therefore, this research is conducted to explore and demonstrate the relevance between the values in Pancasila and the life philosophy of the Sasak community of Lombok Mirah Sasak Adi.
This study uses a systematic literature review approach following the PRISMA protocol to analyze 291 articles obtained from the Scopus database, Google Scholar, and various journal websites.
Through a meticulous selection process, only 32 articles met the established inclusion criteria and were deemed suitable for further analysis.
The results of this study indicate that the values of each principle in Pancasila are contained within the philosophy of Lombok Mirah Sasak Adi, particularly in its three layers of derivative values: Tindih value (the relationship between humans and God) which encompasses the values of the first principle, Maliq value (the relationship between humans) which encompasses the values of the second and fifth principles, and Merang value (the role of individuals in society) which encompasses the values of the third and fourth principles.
The findings of this research are very important in efforts to strengthen the public's understanding of Pancasila values and also serve as a foundation for the implementation of Pancasila education to be more optimal and provide a deeper understanding.

Related Results

LOKALITAS SASAK DALAM NOVEL GURU DANE DAN GURU ONYEH KARYA SALMAN FARIS
LOKALITAS SASAK DALAM NOVEL GURU DANE DAN GURU ONYEH KARYA SALMAN FARIS
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud lokalitas Sasak dalam novel Guru Dane dan Guru Onyeh karya Salman Faris, dan (2) fungsi lokalitas Sasak dalam membangun cer...
Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris
Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode ...
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
AbstrakArtikel ini akan membahas reduplikasi bahasa Sasak di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur dengan teori reduplikasi terdistribusi dari Framton. Dengan teori ini, penulis berh...
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
Book Pancasila Dasar Negara Paripurna is the work of Prof. Dr. Tukiran Taniredja, MM and Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. that was written to commemorate and make all Indonesian people awa...
Menelusuri Nilai Pancasila dalam Pembentukan Undang-Undang di Indonesia
Menelusuri Nilai Pancasila dalam Pembentukan Undang-Undang di Indonesia
Penelitian ini mengkaji peran penting nilai Pancasila dalam proses pembentukan undang-undang di Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila memiliki kedudukan yang sangat strategis ...
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Abstract. One Thesis Title : Development of Halal Tourism Strategy on Lombok Island Lombok Island is one of the islands in West Nusa Tenggara Province which has a variety of superi...
Makna Falsafah Budaya Tallu Lolona
Makna Falsafah Budaya Tallu Lolona
Kebudayaan merupakan hakikat hidup manusia. Karena itu manusia sering disebut makhluk berbudaya karena berbudaya adalah tugas dari Allah. Manusia sebagai makhluk yang memiliki akal...
PILIHAN BAHASA REMAJA SASAK KOTA MATARAM
PILIHAN BAHASA REMAJA SASAK KOTA MATARAM
ABSTRAK Aspek kebahasaan dan konteks sosial diluar kebahasaan memiliki keterkaitan yang mempengaruhi situasi kebahasaan suatu kelompok masyarakat. Proses pemilihan bahasa khususny...

Back to Top