Javascript must be enabled to continue!
Analisis dampak perilaku sterilisasi terhadap kesehatan kucing betina domestik (Felis domesticus) di Puskeswan Makassar
View through CrossRef
Kucing (Felis domesticus) adalah hewan karnivora yang tersebar luas berkat kemampuannya beradaptasi. Namun, populasi kucing yang terus meningkat menjadi masalah, terutama di perkotaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses sterilisasi pada kucing betina serta untuk mengidentifikasi manfaat yang diperoleh setelah sterilisasi dilakukan pada kucing betina. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini lebih berfokus pada data kualitatif yang diperoleh dari wawancara, observasi langsung, serta dokumentasi. Berdasarkan pengamatan terhadap lima kucing betina yang disterilkan, sterilisasi terbukti berdampak positif pada perubahan perilaku. Sebelum disterilkan, kucing cenderung gelisah, agresif, aktif berlebihan, dan berkeliaran. Setelah sterilisasi, kucing menjadi lebih tenang, jinak, dan banyak beristirahat. Prosedur ini efektif mengurangi kecemasan, agresivitas, dan hiperaktivitas, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka.
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Title: Analisis dampak perilaku sterilisasi terhadap kesehatan kucing betina domestik (Felis domesticus) di Puskeswan Makassar
Description:
Kucing (Felis domesticus) adalah hewan karnivora yang tersebar luas berkat kemampuannya beradaptasi.
Namun, populasi kucing yang terus meningkat menjadi masalah, terutama di perkotaan.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses sterilisasi pada kucing betina serta untuk mengidentifikasi manfaat yang diperoleh setelah sterilisasi dilakukan pada kucing betina.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif.
Penelitian ini lebih berfokus pada data kualitatif yang diperoleh dari wawancara, observasi langsung, serta dokumentasi.
Berdasarkan pengamatan terhadap lima kucing betina yang disterilkan, sterilisasi terbukti berdampak positif pada perubahan perilaku.
Sebelum disterilkan, kucing cenderung gelisah, agresif, aktif berlebihan, dan berkeliaran.
Setelah sterilisasi, kucing menjadi lebih tenang, jinak, dan banyak beristirahat.
Prosedur ini efektif mengurangi kecemasan, agresivitas, dan hiperaktivitas, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka.
Related Results
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Pada Kucing Dengan Menggunakan Metode Naïve Bayes
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Pada Kucing Dengan Menggunakan Metode Naïve Bayes
Kucing merupakan salah satu hewan terlucu dan banyak digemari oleh banyak orang. Kucing bisa dijadikan teman dan penghilang stress oleh pencinta kucing karena tingkah lakunya yang ...
Strategi Pengembangan Usaha Alat Sterilisasi Buah Menggunakan Ozone-Box
Strategi Pengembangan Usaha Alat Sterilisasi Buah Menggunakan Ozone-Box
Alat sterilisasi ozone-box merupakan alat yang digunakan untuk proses sterilisasi buah dengan menggunakan teknologi ozon yang efektif untuk mengatasi cemaran mikroba dan kimiawi. P...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Sindrom Pernapasan Akut Parah Akibat Infeksi Virus Corona-2 (Sars Cov-2) pada Kucing Bengal
Sindrom Pernapasan Akut Parah Akibat Infeksi Virus Corona-2 (Sars Cov-2) pada Kucing Bengal
Sindrom pernapasan akut yang parah coronavirus-2 (SARS CoV-2) adalah agen etiologi covid-19 merupakan agen jenis baru yang sebelumnya belum pernah diidentifikasi pada manusia atau ...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Adolescent reproductive health is a healthy condition involving the reproductive systems, functions, components and processes possessed by adolescents. Adolescents who are unable t...
Studi Histologi Paru-Paru Kambing Peranakan Etawah
Studi Histologi Paru-Paru Kambing Peranakan Etawah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur histologi paru-paru kambing peranakan etawah. Enam puluh empat sampel berupa paru-paru, dari kambing peranakan etawah jantan dan ...
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi pemerintah Kota Makassar dalam pemuli...

