Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Profil Senyawa Daidzein Umbi Bengkuang Serta Potensinya pada Tikus Putih Betina

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika senyawa berbasis bahan aktif daidzein dalam umbi bengkuang serta potensinya pada uterus dan tulang.Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen pola Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan pemberian air perasan umbi bengkuang dan senyawa sintetis daidzein pada 24 ekor tikus putih jenis Sprague Dawley umur 5 bulan, bobot badan 170-220 gram, selama 24 hari. Hewan coba dikelompokkan menjadi 3 kelompok perlakuan kontrol pemberian senyawa sintetis daidzein, dan pemberian air perasan umbi bengkuang, masing-masing hewan coba dilakukan pengulangan 8 kali. Takaran daidzein diberikan berdasarkan kadar daidzein pada 1,5 ml perasan umbi bengkuang. Pengambilan darah dilakukan pada 3 fraksi (jam ke-8, 16, dan 24 setelah perlakuan). Pembedahan dan pengambilan organ uterus dan tulang dilakukan hari ke-25, pembuatan preparat jaringan dengan pewarnaan HE. Hasil analisis HPLC kadar daidzein umbi bengkuang 108,831mg/100 g, kadar daidzein dalam serum darah pada 3 fraksi masing-masing adalah 96138,371 pg/1000 g, 130413,443 pg/1000 g dan 165991,504 pg/1000 g. Retensi daidzein umbi bengkuang dalam organ pada 3 fraksi masing-masing adalah 302819364,7 pg/ekor, 302818702,3 pg/ekor, dan 302818019,3 pg/ekor. Uji Oneway Anova jaringan miometrium dan osteoblas nilai P < 0,05. Kesimpulan menunjukkan bahwa umbi bengkuang mengandung senyawa daidzein mirip estrogen yang berpengaruh terhadap miometrium, tulang, dan serum.
Center for Open Science
Title: Profil Senyawa Daidzein Umbi Bengkuang Serta Potensinya pada Tikus Putih Betina
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika senyawa berbasis bahan aktif daidzein dalam umbi bengkuang serta potensinya pada uterus dan tulang.
Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen pola Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan pemberian air perasan umbi bengkuang dan senyawa sintetis daidzein pada 24 ekor tikus putih jenis Sprague Dawley umur 5 bulan, bobot badan 170-220 gram, selama 24 hari.
Hewan coba dikelompokkan menjadi 3 kelompok perlakuan kontrol pemberian senyawa sintetis daidzein, dan pemberian air perasan umbi bengkuang, masing-masing hewan coba dilakukan pengulangan 8 kali.
Takaran daidzein diberikan berdasarkan kadar daidzein pada 1,5 ml perasan umbi bengkuang.
Pengambilan darah dilakukan pada 3 fraksi (jam ke-8, 16, dan 24 setelah perlakuan).
Pembedahan dan pengambilan organ uterus dan tulang dilakukan hari ke-25, pembuatan preparat jaringan dengan pewarnaan HE.
Hasil analisis HPLC kadar daidzein umbi bengkuang 108,831mg/100 g, kadar daidzein dalam serum darah pada 3 fraksi masing-masing adalah 96138,371 pg/1000 g, 130413,443 pg/1000 g dan 165991,504 pg/1000 g.
Retensi daidzein umbi bengkuang dalam organ pada 3 fraksi masing-masing adalah 302819364,7 pg/ekor, 302818702,3 pg/ekor, dan 302818019,3 pg/ekor.
Uji Oneway Anova jaringan miometrium dan osteoblas nilai P < 0,05.
Kesimpulan menunjukkan bahwa umbi bengkuang mengandung senyawa daidzein mirip estrogen yang berpengaruh terhadap miometrium, tulang, dan serum.

Related Results

Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Suplementasi Calcitriol Menurunkan Risiko Osteoporosis Tikus Ovariektomi
Suplementasi Calcitriol Menurunkan Risiko Osteoporosis Tikus Ovariektomi
Suplemen calcitriol memicu pembentukan tulang, namun juga meningkatkan resorpsi tulang. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji efektivitas calcitriol dalam menurunkan risiko osteo...
Uji aktivitas antijamur ekstrak etanol eleutherine americana. merr. terhadap trichophyton tonsurans secara in vitro
Uji aktivitas antijamur ekstrak etanol eleutherine americana. merr. terhadap trichophyton tonsurans secara in vitro
Dermatofitosis adalah infeksi pada epidermis kulit, rambut dan kuku disebabkan oleh jamur dermatofita. Salah satu spesies dermatofita yang tersebar di seluruh dunia yaitu Trichophy...
Optimasi Konsentrasi Ammonium Nitrat dan Sukrosa pada Media Cair terhadap Pembentukan Umbi
Optimasi Konsentrasi Ammonium Nitrat dan Sukrosa pada Media Cair terhadap Pembentukan Umbi
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendapatkan konsentrasi Ammonium nitrat dan sukrosa yang optimal untuk menghasilkan umbi mikro yang besar dengan waktu pembentukan umbi yang le...
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Konsumsi kentang terus meningkat seiring meningkatnya penduduk, namun total produksinya mengalami penurunan pada tahun 2015, maka diperlukan usaha memperoleh varietas yang berprodu...

Back to Top