Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN PERILAKU SELF MANAGEMENT DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II
View through CrossRef
Diabetes Mellitus Tipe II (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan gangguan metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia akibat penurunan produksi atau resistensi insulin. Pengelolaan diri (self-management) memiliki peran penting dalam mempertahankan kadar glukosa darah agar tetap dalam batas normal. Namun, masih banyak pasien yang mengalami kesulitan dalam menerapkan perilaku pengobatan yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku self-management pengobatan dengan kadar gula darah pada pasien DMT2 di Rumah Sakit Umum Daerah Jailolo. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 56 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Diabetes Self-Management Education (DSME) dan lembar observasi kadar gula darah. Analisis data dilakukan dengan uji Spearman rank pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia lebih dari 50 tahun (57,1%), berjenis kelamin perempuan (64,2%), dan berpendidikan SMP (53,5%). Sebagian besar responden memiliki tingkat self-management pengobatan kategori cukup (50%) dan kadar gula darah dalam batas normal (62,5%). Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self-management pengobatan dengan kadar gula darah (p = 0,000; r = 0,057). Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik kemampuan self-management pasien, semakin optimal pula pengendalian kadar glukosa darah. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan diri pasien Diabetes Mellitus Tipe II.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: HUBUNGAN PERILAKU SELF MANAGEMENT DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II
Description:
Diabetes Mellitus Tipe II (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan gangguan metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia akibat penurunan produksi atau resistensi insulin.
Pengelolaan diri (self-management) memiliki peran penting dalam mempertahankan kadar glukosa darah agar tetap dalam batas normal.
Namun, masih banyak pasien yang mengalami kesulitan dalam menerapkan perilaku pengobatan yang konsisten.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku self-management pengobatan dengan kadar gula darah pada pasien DMT2 di Rumah Sakit Umum Daerah Jailolo.
Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan rancangan cross-sectional.
Sampel penelitian berjumlah 56 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling.
Instrumen penelitian meliputi kuesioner Diabetes Self-Management Education (DSME) dan lembar observasi kadar gula darah.
Analisis data dilakukan dengan uji Spearman rank pada tingkat signifikansi α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia lebih dari 50 tahun (57,1%), berjenis kelamin perempuan (64,2%), dan berpendidikan SMP (53,5%).
Sebagian besar responden memiliki tingkat self-management pengobatan kategori cukup (50%) dan kadar gula darah dalam batas normal (62,5%).
Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self-management pengobatan dengan kadar gula darah (p = 0,000; r = 0,057).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik kemampuan self-management pasien, semakin optimal pula pengendalian kadar glukosa darah.
Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan diri pasien Diabetes Mellitus Tipe II.
Related Results
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN DIET DENGAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DM TIPE 2 PUSKESMAS TRAUMA CENTER SAMARINDA
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN DIET DENGAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DM TIPE 2 PUSKESMAS TRAUMA CENTER SAMARINDA
Diabetes melitus adalah penyakit kronis dengan gangguan metabolisme yang bisa menyebabkan kurangnya insulin. Kepatuhan diet merupakan faktor yang memengaruhi kadar gula darah pende...
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...
Pengaruh Program Diabetes Self Management Education (DSME) Berbasis Keluarga terhadap Penurunan Kadar Gula Darah di Bekasi
Pengaruh Program Diabetes Self Management Education (DSME) Berbasis Keluarga terhadap Penurunan Kadar Gula Darah di Bekasi
Diabetes Self Management Education merupakan suatu proses berkelanjutan yang dilakukan untuk memfasilitasi pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pasien Diabetes Melitus. Penelit...
Pengaruh Konsumsi Gula Pasir Dan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Dalam Darah Pada Penderita Diabetes Millitus Di Desa Bulokarto Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2010
Pengaruh Konsumsi Gula Pasir Dan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Dalam Darah Pada Penderita Diabetes Millitus Di Desa Bulokarto Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2010
Diabetes saat ini menjadi penyakit yang mulai menjangkiti penduduk di Negara-negara berkembang seperti Indonesia. World Healt Organitation (WHO) memperkirakan pada tahun 2030 nanti...
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh
Abstrak
Dukungan keluarga dalam perawatan penderita diabetes melitus sangatlah penting untuk meminimalkan terjadinya komplikasi, serta memperbaiki kadar gula darah serta meningka...
Hubungan Stres dengan Kadar Gula Darah Puasa Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Al-Ihsan Tahun 2024
Hubungan Stres dengan Kadar Gula Darah Puasa Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Al-Ihsan Tahun 2024
Abstract. Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) is a chronic metabolic disorder characterized by hyperglycemia due to cellular resistance to insulin. Proper blood glucose control is esse...
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Health education and promotion about diabetes mellitus
Introduction: Diabetes mellitus in Indonesia is a serious threat to health development. The 2010 NCD World Health Organizatio...
Hubungan Kepatuhan Diet Dengan Kualitas Hidup Pada Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Lut Tawar Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah
Hubungan Kepatuhan Diet Dengan Kualitas Hidup Pada Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Lut Tawar Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah
Diabetes melitus merupakan penyakit degeneratif yang dapat mengakibatkan kematian. Pengobatan pada penderita diabetes melitus adalah untuk mengendalikan kadar gula darah dan mening...

