Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Representasi tentang Eksistensi Perempuan pada Iklan Teh Sariwangi

View through CrossRef
Ditengah perjuangan kaum feminis yang memperjuangkan kesetaraan gender, praktikpraktik budaya patriarki terus mensubdordinasi perempuan pada hampir seluruh aktivitas kehidupan. Hal tersebut disebabkan oleh budaya patriarki yang sudah mengakar sejak lama di Indonesia. Teh Sariwangi merilis sebuah iklan yang berjudul “#MariBicara dengan Pasangan Bersama Hangatnya SariWangi”. Iklan tersebut menceritakan kisah seorang istri yang mencoba meminta izin suaminya untuk tetap bisa bekerja di luar rumah. Dengan menggarisbawahi perempuan yang memperjuangkan eksistensinya di dalam budaya patriarki. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana eksistensi perempuan dalam budaya patriarki pada iklan Teh Sariwangi Versi #maribicara Dengan Pasangan Bersama Hangatnya Sariwangi dengan menggunakan metode penelitian semiotika John Fiske yang terbagi menjadi tiga level yaitu; level realitas yang terdiri dari kode tampilan, gesture, perilaku, ekspresi, dan percakapan; level representasi yang terdiri dari kode kamera, musik, karakter, editing, setting; level ideologi yang ditemukan adalah eksistensi perempuan. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ini ditemukan sebuah ideologi eksistensi perempuan dibalik iklan ini. Eksistensi perempuan praktis diluncurkan dalam adegan pada iklan. Ditunjukan dengan adanya sejarah perempuan, mitos perempuan, dan perempuan masa kini yang diperlihatkan melalui level realitas dan representasi pada iklan. Kata Kunci : Eksistensi Perempuan, Patriarki, Semiotika, Iklan
Title: Representasi tentang Eksistensi Perempuan pada Iklan Teh Sariwangi
Description:
Ditengah perjuangan kaum feminis yang memperjuangkan kesetaraan gender, praktikpraktik budaya patriarki terus mensubdordinasi perempuan pada hampir seluruh aktivitas kehidupan.
Hal tersebut disebabkan oleh budaya patriarki yang sudah mengakar sejak lama di Indonesia.
Teh Sariwangi merilis sebuah iklan yang berjudul “#MariBicara dengan Pasangan Bersama Hangatnya SariWangi”.
Iklan tersebut menceritakan kisah seorang istri yang mencoba meminta izin suaminya untuk tetap bisa bekerja di luar rumah.
Dengan menggarisbawahi perempuan yang memperjuangkan eksistensinya di dalam budaya patriarki.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana eksistensi perempuan dalam budaya patriarki pada iklan Teh Sariwangi Versi #maribicara Dengan Pasangan Bersama Hangatnya Sariwangi dengan menggunakan metode penelitian semiotika John Fiske yang terbagi menjadi tiga level yaitu; level realitas yang terdiri dari kode tampilan, gesture, perilaku, ekspresi, dan percakapan; level representasi yang terdiri dari kode kamera, musik, karakter, editing, setting; level ideologi yang ditemukan adalah eksistensi perempuan.
Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.
Dari hasil penelitian ini ditemukan sebuah ideologi eksistensi perempuan dibalik iklan ini.
Eksistensi perempuan praktis diluncurkan dalam adegan pada iklan.
Ditunjukan dengan adanya sejarah perempuan, mitos perempuan, dan perempuan masa kini yang diperlihatkan melalui level realitas dan representasi pada iklan.
Kata Kunci : Eksistensi Perempuan, Patriarki, Semiotika, Iklan.

Related Results

Pengaruh Citra Merek Terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian Teh Botol Sosro
Pengaruh Citra Merek Terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian Teh Botol Sosro
Brand image is one of teh key factors in influencing consumer buying behavior, especially in teh packaged beverage industry. Teh sosro bottle is one of teh most popular brands of t...
Representasi Cantik Pada Iklan Televisi Nivea Pearl & Beauty Deo Versi Abel Cantika (Analisis Semiotik Charles Sanders Pierce)
Representasi Cantik Pada Iklan Televisi Nivea Pearl & Beauty Deo Versi Abel Cantika (Analisis Semiotik Charles Sanders Pierce)
Penelitian ini didasarkan maraknya konstruksi perempuan cantik dalam iklan media massa. Salah satu industri kecantikan yang memanfaatkan bagaimana iklan dalam menggambarkan kecanti...
POLA KOMERSIALISASI TEH HIJAU PADA INDUSTRI HOSPITALITY : PANDANGAN PELAKU USAHA
POLA KOMERSIALISASI TEH HIJAU PADA INDUSTRI HOSPITALITY : PANDANGAN PELAKU USAHA
Teh adalah produk yang dikonsumsi secara luas dinikmati oleh konsumen di seluruh dunia. Popularitasnya adalah karena manfaat kesehatannya yang terbukti secara ilmiah jika dikonsums...
Tubuh dan Seksualitas Perempuan dalam Iklan Resik V dan Sumber Ayu
Tubuh dan Seksualitas Perempuan dalam Iklan Resik V dan Sumber Ayu
ABSTRAKPenelitian ini membahas tubuh dan seksualitas perempuan dalam iklan ResikV dan Sumber Ayu. Iklan yang diteliti adalah Resik V Khasiat Manjakani versi InnekeKhoeserawati dan ...
Representasi Domestifikasi Peran Ibu dalam Iklan Nutella Mummypedia
Representasi Domestifikasi Peran Ibu dalam Iklan Nutella Mummypedia
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui representasi domestifikasi peran ibu dalam iklan Nutella Mummypedia dimana ditampilkan bahwa yang berperan mengurus anak adalah perempuan seb...
Representasi Lelaki Ideal dalam Iklan Djarum 76 Versi Pengen Ganteng Tahun 2010
Representasi Lelaki Ideal dalam Iklan Djarum 76 Versi Pengen Ganteng Tahun 2010
Penelitian ini terfokus pada representasi maskulinitas dan lelaki ideal dalam iklan Djarum 76 Pengen Ganteng Tahun 2010. Iklan ini memberikan gambaran bahwa menjadi pria ideal haru...
DAMPAK USAHA TEH JUMA TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT SARIMATONDANG
DAMPAK USAHA TEH JUMA TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT SARIMATONDANG
Usaha teh memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat. Minuman teh telah menjadi bagian integral dari budaya dan kehidupan sehari-hari banyak negara di seluruh...

Back to Top