Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK, KUALITAS LAYANAN, DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DI KOTA BOYOLALI

View through CrossRef
Kepatuhan wajib pajak merupakan masalah umum yang terus berlanjut setiap tahun untuk pendapatan negara yang harus ditangani sebaik mungkin. Studi ini bertujuan dalam melihat dampak kualitas pelayanan, sanksi pajak, serta kesadaran wajib pajak, pada kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Samsat Boyolali. Metode pengkajian menggunakan jenis pengkajian kuantitatif. Cakupan responden mencakup 100 orang dari populasi sebanyak 534.990 menggunakan accidental sampling. Metode distribusi kuesioner dijalankan dengan offline serta online. Teknik analisis data memakai analisis regresi linier berganda melalui SPSS V.26. Kesimpulan dari pengkajian ini adalah bahwasanya kesadaran wajib pajak dengan parsial berpengaruh negatif signifikan atas kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor bernilai 0,000<0,05. Sementara itu, sanksi pajak serta kualitas pelayanan dengan parsial berpengaruh positif serta signifikan atas kepatuhan wajib pajak bernilai 0,000<0,05. Dengan simultan, setiap variabel diatas bernilai 0,000<0,05, maka ketiga variabel ini berdampak signifikan pada kepatuhan wajib pajak.   Taxpayer compliance is a common problem that occurs continuously every year for state revenues which must be addressed as well as possible. This discussion study aims to see the influence of taxpayer awareness, service quality and tax sanctions on motor vehicle taxpayer compliance at Samsat Boyolali. The research method uses a quantitative research type. Respondent coverage included 100 people from a population of 534,990 using accidental sampling. Method of distributing questionnaires through offline and online questionnaires. The data analysis technique used includes multiple linear regression analysis with SPSS version 26. The conclusion from the research is that taxpayer awareness partially has a negative and significant effect on motor vehicle taxpayer compliance with a value of 0.000<0.05. Meanwhile, quality and tax sanctions partially have a positive and significant effect on taxpayer compliance with a value of 0.000<0.05. Simultaneously, the third variable has a value of 0.000<0.05, which means that the third variable has a significant effect on taxpayer compliance.
Title: PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK, KUALITAS LAYANAN, DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DI KOTA BOYOLALI
Description:
Kepatuhan wajib pajak merupakan masalah umum yang terus berlanjut setiap tahun untuk pendapatan negara yang harus ditangani sebaik mungkin.
Studi ini bertujuan dalam melihat dampak kualitas pelayanan, sanksi pajak, serta kesadaran wajib pajak, pada kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Samsat Boyolali.
Metode pengkajian menggunakan jenis pengkajian kuantitatif.
Cakupan responden mencakup 100 orang dari populasi sebanyak 534.
990 menggunakan accidental sampling.
Metode distribusi kuesioner dijalankan dengan offline serta online.
Teknik analisis data memakai analisis regresi linier berganda melalui SPSS V.
26.
Kesimpulan dari pengkajian ini adalah bahwasanya kesadaran wajib pajak dengan parsial berpengaruh negatif signifikan atas kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor bernilai 0,000<0,05.
Sementara itu, sanksi pajak serta kualitas pelayanan dengan parsial berpengaruh positif serta signifikan atas kepatuhan wajib pajak bernilai 0,000<0,05.
Dengan simultan, setiap variabel diatas bernilai 0,000<0,05, maka ketiga variabel ini berdampak signifikan pada kepatuhan wajib pajak.
  Taxpayer compliance is a common problem that occurs continuously every year for state revenues which must be addressed as well as possible.
This discussion study aims to see the influence of taxpayer awareness, service quality and tax sanctions on motor vehicle taxpayer compliance at Samsat Boyolali.
The research method uses a quantitative research type.
Respondent coverage included 100 people from a population of 534,990 using accidental sampling.
Method of distributing questionnaires through offline and online questionnaires.
The data analysis technique used includes multiple linear regression analysis with SPSS version 26.
The conclusion from the research is that taxpayer awareness partially has a negative and significant effect on motor vehicle taxpayer compliance with a value of 0.
000<0.
05.
Meanwhile, quality and tax sanctions partially have a positive and significant effect on taxpayer compliance with a value of 0.
000<0.
05.
Simultaneously, the third variable has a value of 0.
000<0.
05, which means that the third variable has a significant effect on taxpayer compliance.

Related Results

Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku. Tujuan penelit...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku. Tujuan penelit...
Determinasi Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor pada Kabupaten Sragen
Determinasi Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor pada Kabupaten Sragen
Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara. Salah satu jenis pajak yaitu pajak kendaraan bermotor. Penerimaan pajak kendaraan bermotor akan meningkatkan pendapatan daerah....
PENGARUH PENGELAKAN PAJAK DAN IMPLEMENTASI PERATURAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK
PENGARUH PENGELAKAN PAJAK DAN IMPLEMENTASI PERATURAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK
Dalam APBN Indonesia, pajak mempunyai kontribusi yang sangat besar terhadap pembiayaan negara. Kontribusi penerimaan pajak terhadap sumber pendanaan negara dari tahun ke tahun sela...

Back to Top