Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya terhadap Kecerdasan Interpersonal Mahasiswa Di Sekolah Tinggi Katolik  Santo Yakobus Merauke

View through CrossRef
Topik ini diinspirasi oleh situasi dan kondisi yang terjadi di Kampus Sekolah Tinggi Katolik  Santo Yakobus Merauke bahwa cukup banyak mahasiswa yang lebih dominan memiliki pergaulan yang berdampak pada kecerdasan interpersonal sehingga skripsi ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh  pergaulan teman sebaya terhadap kecerdasan interpersonal mahasiswa di Sekolah Tinggi Katolik  Santo Yakobus Merauke. Jenis penelitian ini adalah kuantitaif  dengan model analisis regresi. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik  Santo Yakobus Merauke dari semester II-XII sebanyak 132 orang. Instrumen yang digunakan ialah angket dengan model skala semantik yang dikembangkan dalam 98 pernyataan dengan dua variabel yakni pergaulan teman sebaya (50) dan kecerdasan interpersonal (48). Dari hasil uji validitas pada taraf signifikan 5 %, N=132 orang dengan nilai kritis 0,1 dan hasil uji reliabilitas pergaulan teman sebaya diperoleh koefisien alpha sebesar 0,903 berarti reliabilitas instrumen sedang dan reliabilitas kecerdasan inerpersonal diperoleh koefisien alpha sebesar 0,908 berarti reliabilitas instrumen sangat tinggi. Dari hasil uji regresi linier sederhana dengan taraf signifikan 5%, diperoleh nilai r² sebesar 0,473 (47,3%) yang berarti terdapat pengaruh meskipun pengaruhnya lemah, artinya pergaulan teman sebaya tidak terlalu berdampak secara signifikan terhadap kecerdasan interpersonal mahasiswa. Variabel lain yang yag berpengaruh terhadap kecerdasan interpersonal mahasiswa sebesar 52,7% , yang menunjukan bahwa Ha di terima dan Ho ditolak. Hal ini berarti pergulan teman sebaya berpengaruh terhadap kecerdasan interpersonal mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar mahasiswa perlu untuk meningkatkan pergaulan entah itu di lingkup kampus maupun di luar kampus serta ada dukungan dari para dosen. Dalam upaya meningkatkan pergaulan dalam dunia pendidikan yakni menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, inklusif dan mendukung. Peningkatan interaksi antar teman sebaya berpotensi menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan kondusif untuk perkembangan pribadi mahasiswa.
Sekolah Tinggi Katolik Touye Paapaa Deiyai Keuskupan Timika
Title: Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya terhadap Kecerdasan Interpersonal Mahasiswa Di Sekolah Tinggi Katolik  Santo Yakobus Merauke
Description:
Topik ini diinspirasi oleh situasi dan kondisi yang terjadi di Kampus Sekolah Tinggi Katolik  Santo Yakobus Merauke bahwa cukup banyak mahasiswa yang lebih dominan memiliki pergaulan yang berdampak pada kecerdasan interpersonal sehingga skripsi ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh  pergaulan teman sebaya terhadap kecerdasan interpersonal mahasiswa di Sekolah Tinggi Katolik  Santo Yakobus Merauke.
Jenis penelitian ini adalah kuantitaif  dengan model analisis regresi.
Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik  Santo Yakobus Merauke dari semester II-XII sebanyak 132 orang.
Instrumen yang digunakan ialah angket dengan model skala semantik yang dikembangkan dalam 98 pernyataan dengan dua variabel yakni pergaulan teman sebaya (50) dan kecerdasan interpersonal (48).
Dari hasil uji validitas pada taraf signifikan 5 %, N=132 orang dengan nilai kritis 0,1 dan hasil uji reliabilitas pergaulan teman sebaya diperoleh koefisien alpha sebesar 0,903 berarti reliabilitas instrumen sedang dan reliabilitas kecerdasan inerpersonal diperoleh koefisien alpha sebesar 0,908 berarti reliabilitas instrumen sangat tinggi.
Dari hasil uji regresi linier sederhana dengan taraf signifikan 5%, diperoleh nilai r² sebesar 0,473 (47,3%) yang berarti terdapat pengaruh meskipun pengaruhnya lemah, artinya pergaulan teman sebaya tidak terlalu berdampak secara signifikan terhadap kecerdasan interpersonal mahasiswa.
Variabel lain yang yag berpengaruh terhadap kecerdasan interpersonal mahasiswa sebesar 52,7% , yang menunjukan bahwa Ha di terima dan Ho ditolak.
Hal ini berarti pergulan teman sebaya berpengaruh terhadap kecerdasan interpersonal mahasiswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar mahasiswa perlu untuk meningkatkan pergaulan entah itu di lingkup kampus maupun di luar kampus serta ada dukungan dari para dosen.
Dalam upaya meningkatkan pergaulan dalam dunia pendidikan yakni menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, inklusif dan mendukung.
Peningkatan interaksi antar teman sebaya berpotensi menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan kondusif untuk perkembangan pribadi mahasiswa.

Related Results

Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Background: Mental health is said to be good when the brain feels calm and relaxed, allowing a person to appreciate others and enjoy everyday life. People who have mental health ar...
Pengaruh Pendidikan Dalam Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Di Ma Yapmi Dumai
Pengaruh Pendidikan Dalam Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Di Ma Yapmi Dumai
Penelitian dilakukan untuk mengetahui Pendidikan Dalam Keluarga Dalam Pembentukan Karakter Siswa, Pergaulan Teman Sebaya Dalam Pembentukan Karakter Siswa, dan untuk mengetahui peng...
Pengaruh Rakan Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Murid Sekolah Rendah Di Pekan Nanas Daerah Pontian
Pengaruh Rakan Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Murid Sekolah Rendah Di Pekan Nanas Daerah Pontian
Rakan sebaya merupakan individu yang berkait rapat dengan setiap orang murid. Dalam proses pembelajaran, rakan sebaya memainkan peranan yang penting untuk mempengaruhi motivasi bel...
DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BASIC LIFE SUPPORT DI STIKES MEDISTRA INDONESIA
DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BASIC LIFE SUPPORT DI STIKES MEDISTRA INDONESIA
Pendahuluan: Basic Life Support merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki mahasiswa keperawatan melihat tingginya kejadian kegawatdaruratan. Melakukan basic life support dengan...
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KECERDASAN SPIRITUAL DAN PERILAKU BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN AKUNTANSI
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KECERDASAN SPIRITUAL DAN PERILAKU BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN AKUNTANSI
penelitian  ini berjudul Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual Dan Perilaku Belajar Terhadap Pemahaman Akuntansi. (Studi Kasus pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Angkat...
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Abstract. Human Resource Management that is managed with full effort is necessary in order to improve the results of good employee performance, because employee performance is one ...
IDENTIFIKASI MULTIPLE INTELLIGENCE MAHASISWA PROGRAM STUDI PGSD STKIP NU INDRAMAYU
IDENTIFIKASI MULTIPLE INTELLIGENCE MAHASISWA PROGRAM STUDI PGSD STKIP NU INDRAMAYU
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Multiple Intelligence mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP NU Indramayu. Multiple Intelligence merupakan sala...

Back to Top