Javascript must be enabled to continue!
Edukasi dan Fasilitasi Pemetaan Titik Rawan dan Titik Aman Longsor sebagai Strategi Mitigasi Daerah Rawan Bencana Masyarakat Desa Cikoneng
View through CrossRef
Background: Desa Cikoneng, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung merupakan wilayah dengan potensi rawan longsor yang tinggi. Rendahnya pemahaman masyarakat dan LINMAS mengenai mitigasi bencana menjadi faktor penyebab tingginya kerentanan desa terhadap dampak longsor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui edukasi, fasilitasi pemetaan partisipatif titik rawan dan titik aman, serta pelatihan simulasi mitigasi bencana. Metode: Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi awal dan penyuluhan mitigasi bencana, pemetaan titik rawan dan titik aman, pelatihan teknis dan simulasi mitigasi bencana, serta fasilitasi peralatan siaga bencana. Hasil: Kegiatan ini menghasilkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan LINMAS mengenai mitigasi bencana. Peta rawan dan aman longsor berhasil disusun, disertai pemasangan rambu di lokasi strategis. Pelatihan dan simulasi memperkuat keterampilan praktis tanggap darurat, sementara fasilitasi peralatan mendukung kelembagaan LINMAS agar lebih siap menghadapi bencana. Kesimpulan: Pemahaman dan keterampilan dalam mitigasi bencana menjadi faktor kunci dalam menurunkan risiko dan meningkatkan ketangguhan masyarakat Desa Cikoneng. Penerapan metode edukasi, pemetaan partisipatif, serta simulasi terbukti efektif dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
University of Muhammadiyah Prof. Hamka (UHAMKA)
Title: Edukasi dan Fasilitasi Pemetaan Titik Rawan dan Titik Aman Longsor sebagai Strategi Mitigasi Daerah Rawan Bencana Masyarakat Desa Cikoneng
Description:
Background: Desa Cikoneng, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung merupakan wilayah dengan potensi rawan longsor yang tinggi.
Rendahnya pemahaman masyarakat dan LINMAS mengenai mitigasi bencana menjadi faktor penyebab tingginya kerentanan desa terhadap dampak longsor.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui edukasi, fasilitasi pemetaan partisipatif titik rawan dan titik aman, serta pelatihan simulasi mitigasi bencana.
Metode: Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi awal dan penyuluhan mitigasi bencana, pemetaan titik rawan dan titik aman, pelatihan teknis dan simulasi mitigasi bencana, serta fasilitasi peralatan siaga bencana.
Hasil: Kegiatan ini menghasilkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan LINMAS mengenai mitigasi bencana.
Peta rawan dan aman longsor berhasil disusun, disertai pemasangan rambu di lokasi strategis.
Pelatihan dan simulasi memperkuat keterampilan praktis tanggap darurat, sementara fasilitasi peralatan mendukung kelembagaan LINMAS agar lebih siap menghadapi bencana.
Kesimpulan: Pemahaman dan keterampilan dalam mitigasi bencana menjadi faktor kunci dalam menurunkan risiko dan meningkatkan ketangguhan masyarakat Desa Cikoneng.
Penerapan metode edukasi, pemetaan partisipatif, serta simulasi terbukti efektif dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Kabupaten Lampung Barat merupakan kabupaten yang terletak pada geografis ketinggian 50 sampai >1.000 km². Penggunaan lahan permukiman pada kondisi geografis Kabupaten Lampung Ba...
MITIGASI BENCANA BERDASARKAN TINGKAT RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR
MITIGASI BENCANA BERDASARKAN TINGKAT RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR
Bencana Tanah longsor merupakan jenis bencana dengan intensitas kejadian tertinggi ke tiga di Indonesia pada tahun 2020. Longsor yang terjadi membawa dampak timbulnya korban jiwa ...
STRATEGI MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA SNEPO KECAMATAN SLAHUNG KABUPATEN PONOROGO
STRATEGI MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA SNEPO KECAMATAN SLAHUNG KABUPATEN PONOROGO
Hampir setiap tahun saat musim hujan tiba, bencana tanah longsor menghantui penduduk Desa Snepo Kecamatan Slahung kabupaten Ponorogo. Tanah longsor terbesar terjadi pada tahun 2017...
Analisis Geologi Kejadian Longsor Di Desa Wolotolo Kecamatan Detusoku Kabupaten Ende
Analisis Geologi Kejadian Longsor Di Desa Wolotolo Kecamatan Detusoku Kabupaten Ende
Bencana tanah longsor telah melanda ruas jalan Ende-Maumere Kilometer 17, Desa Wolotolo, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada hari Minggu malam, ta...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SEMBALUN TIMBA GADING KABUPATEN LOMBOK TIMUR DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT TANGGUH BENCANA
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SEMBALUN TIMBA GADING KABUPATEN LOMBOK TIMUR DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT TANGGUH BENCANA
Desa Sembalun Timba Gading merupakan bagian dari 6 desa dan kelurahan yang terletak di kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur, provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa ini terletak di...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
Sosialisasi Kelembagaan dalam Manajemen Bencana berbasis Community Governance di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar
Sosialisasi Kelembagaan dalam Manajemen Bencana berbasis Community Governance di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar
Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar merupakan daerah rawan bencana khususnya tanah longsor. Pada tahun 2022 jumlah korban bencana terbanyak berasal dari Kecamatan Ngargoyoso...

