Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dinamika Islam Kontemporer

View through CrossRef
Di Indonesia, terdapat beberapa pola atau bentuk pemikiran Islam dalam membumikan Islam. Pandangan ini berkembang dari pra kemerdekaan hingga pasca kemerdekaan hingga masa reformasi. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika Islam kontemporer. Metode penulisan artikel ini adalah studi literatur dengan mencari literatur di buku, artikel dan jurnal ilmiah. Hasil dari kajian ini adalah dinamika Islam kontemporer yang terdiri dari Islam kultural, Islam struktural dan Islam pascatradisional. Islam struktural dan Islam kultural merupakan dua pandangan Islam yang ada di Indonesia dimana jika Islam struktural dikaitkan dengan relasi Islam yang berkaitan dengan urusan politik maka berorientasi pada kekuatan Islam kultural, yaitu pandangan Islam yang berorientasi pada budaya masyarakat. , tidak fokus pada kekuasaan, berdakwah langsung kepada rakyat. masyarakat yang lebih menggambarkan karakter dan pola pemahaman yang sebenarnya. Islam struktural dan Islam kultural masing-masing memiliki tujuan mulia yaitu membumikan nilai-nilai Islam, berupa hukum dengan Islam politiknya dan berupa pemahaman langsung masyarakat awam dengan Islam kulturalnya. Post-tradisionalisme adalah gerakan lompat tradisi, yaitu upaya memperbaharui tradisi secara terus menerus dalam konteks dialog dengan modernitas sehingga menghasilkan tradisi baru yang sama sekali berbeda dengan tradisi sebelumnya. Esensi post-tradisionalisme adalah mentransformasikan dan merevitalisasi tradisi tetapi tidak meninggalkan tradisi. Dengan demikian, dalam post-tradisionalisme terdapat nilai-nilai kesinambungan dan perubahan.
Title: Dinamika Islam Kontemporer
Description:
Di Indonesia, terdapat beberapa pola atau bentuk pemikiran Islam dalam membumikan Islam.
Pandangan ini berkembang dari pra kemerdekaan hingga pasca kemerdekaan hingga masa reformasi.
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika Islam kontemporer.
Metode penulisan artikel ini adalah studi literatur dengan mencari literatur di buku, artikel dan jurnal ilmiah.
Hasil dari kajian ini adalah dinamika Islam kontemporer yang terdiri dari Islam kultural, Islam struktural dan Islam pascatradisional.
Islam struktural dan Islam kultural merupakan dua pandangan Islam yang ada di Indonesia dimana jika Islam struktural dikaitkan dengan relasi Islam yang berkaitan dengan urusan politik maka berorientasi pada kekuatan Islam kultural, yaitu pandangan Islam yang berorientasi pada budaya masyarakat.
, tidak fokus pada kekuasaan, berdakwah langsung kepada rakyat.
masyarakat yang lebih menggambarkan karakter dan pola pemahaman yang sebenarnya.
Islam struktural dan Islam kultural masing-masing memiliki tujuan mulia yaitu membumikan nilai-nilai Islam, berupa hukum dengan Islam politiknya dan berupa pemahaman langsung masyarakat awam dengan Islam kulturalnya.
Post-tradisionalisme adalah gerakan lompat tradisi, yaitu upaya memperbaharui tradisi secara terus menerus dalam konteks dialog dengan modernitas sehingga menghasilkan tradisi baru yang sama sekali berbeda dengan tradisi sebelumnya.
Esensi post-tradisionalisme adalah mentransformasikan dan merevitalisasi tradisi tetapi tidak meninggalkan tradisi.
Dengan demikian, dalam post-tradisionalisme terdapat nilai-nilai kesinambungan dan perubahan.

Related Results

Formulasi Konsep Moderasi Islam M Mucharom Syifa
Formulasi Konsep Moderasi Islam M Mucharom Syifa
Abstract: The religious phenomenon of Islam in post-reform Indonesia is thought to have experienced extremism and radicalism. The explosion of terrorism in the name of Islam ...
REFORMULASI MAQĀṢID AL-SYARĪ’AH KONTEMPORER: SISTEM NILAI SEBAGAI TAWARAN JASSER AUDA MENUJU HUKUM ISLAM HUMANIS
REFORMULASI MAQĀṢID AL-SYARĪ’AH KONTEMPORER: SISTEM NILAI SEBAGAI TAWARAN JASSER AUDA MENUJU HUKUM ISLAM HUMANIS
Abstrak Tulisan ini merupakan studi tokoh pemikiran Jasser Auda yang menawarkan maqāṣid al-syarī’ah dengan pendekatan sistem. Tawaran yang dihasilkan Auda merupakan hasil dialekti...
Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu Terhadap Paham Islam Moderat
Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu Terhadap Paham Islam Moderat
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan persepsi Masyarakat Kota Bengkulu terhadap Paham Islam Moderat, kemudian dari temuan data dilapangan akan dilakukan analisis secara m...
Historiografi Islam Indonesia Kontemporer (Studi Kajian Buku Api Sejarah Karya Ahmad Mansur Suryanegara)
Historiografi Islam Indonesia Kontemporer (Studi Kajian Buku Api Sejarah Karya Ahmad Mansur Suryanegara)
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisi kontesktual historiografi Islam kontemporer dalam buku Api Sejarah karya Ahmad Mansur Suryanegara dan mendeskripsikan riwayat hidu...
HADITS SEBAGAI SUMBER PEMBENTUKAN KARAKTER DALAM PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER
HADITS SEBAGAI SUMBER PEMBENTUKAN KARAKTER DALAM PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER
Hadits merupakan salah satu sumber utama dalam pembentukan karakter dalam pendidikan Islam kontemporer. Pendidikan Islam kontemporer berusaha memadukan nilai-nilai Islam dengan rea...
EKONOMI ISLAM DAN KAPITALISME (Merunut Benih Kapitalisme dalam Ekonomi Islam)
EKONOMI ISLAM DAN KAPITALISME (Merunut Benih Kapitalisme dalam Ekonomi Islam)
A discussion of the modern economic system, usually refers to two major systems, namely capitalism based on the capital markets (capital) and guided socialism which tried to solve ...
DINAMIKA KEAGAMAAN MASYARAKAT KOMTEMPORER JEPANG PADA FILM OKURIBITO
DINAMIKA KEAGAMAAN MASYARAKAT KOMTEMPORER JEPANG PADA FILM OKURIBITO
Abstrak: Melalui film, kita dapat melihat banyak aspek dari suatu negara dan zamannya: budaya, moralitas dan agama, dan itulah dinamika agama dalam kehidupan dan kematian. Film-fil...
Perkembangan Pendidikan Islam di Nusantara: Dari Pengajian hingga Era Kontemporer
Perkembangan Pendidikan Islam di Nusantara: Dari Pengajian hingga Era Kontemporer
Artikel ini mengkaji perkembangan historis pendidikan Islam di Nusantara, mulai dari bentuk awalnya sebagai pengajian di masjid hingga transformasinya di era kontemporer. Menggunak...

Back to Top