Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH BEBERAPA VARIABEL FUNDAMENTAL TERHADAP PERTUMBUHAN MODAL SENDIRI

View through CrossRef
Dalam usaha mengembangkan industri makanan dan minuman ringan diperlukan pembiayaan yang cukup besar, dibutuhkan alternatif sumber pembiayaan. Ada dua jenis modal dalam perusahaan yaitu modal asing dan modal sendiri. Saat perusahaan ingin mempertahankan posisi solvabilitas dan likuiditas tentunya diperlukan modal sendiri yang memadai, namun demikian bila pertumbuhan modal sendiri berlebihan dapat memperkecil rentabilitas modal sendiri, pada lain hal dapat meningkatkan biaya modal. Pertumbuhan modal sendiri dapat dipengaruhi oleh beberapa variabel fundamental. Penelitian ini dilakukan pada 21 populasi perusahaan consumer goods 16 sampel yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama kurun waktu lima tahun (2010-2015). Data yang digunakan di sini adalah pooling data time series pada periode tahun (2010-2015) terhadap perusahaan consumer goods yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Penelitian ini menggunakan uji regresi linier berganda menggunakan alat bantu SPSS, yang mana x1= Debt to Equity Ratio, x2= Earning Per Share, x3= beban bunga, x4= beban pajak,     x5 = ROE, x6= Pertumbuhan Penjualan, Y=Pertumbuhan Modal Sendiri. Dari hasil penelitian hanya terdapat satu variabel yang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan modal sendiri yaitu Return on Equity (ROE).  Sementara itu tiga variabel independent lainnya yaitu struktur modal, beban bunga dan pertumbuhan penjualan juga mempunyai pengaruh positif terhadap pertumbuhan modal sendiri meskipun tidak signifikan.  Sedangkan dua variabel independen lainnya yaitu Earnings per share dan beban pajak berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan modal sendiri
Title: PENGARUH BEBERAPA VARIABEL FUNDAMENTAL TERHADAP PERTUMBUHAN MODAL SENDIRI
Description:
Dalam usaha mengembangkan industri makanan dan minuman ringan diperlukan pembiayaan yang cukup besar, dibutuhkan alternatif sumber pembiayaan.
Ada dua jenis modal dalam perusahaan yaitu modal asing dan modal sendiri.
Saat perusahaan ingin mempertahankan posisi solvabilitas dan likuiditas tentunya diperlukan modal sendiri yang memadai, namun demikian bila pertumbuhan modal sendiri berlebihan dapat memperkecil rentabilitas modal sendiri, pada lain hal dapat meningkatkan biaya modal.
Pertumbuhan modal sendiri dapat dipengaruhi oleh beberapa variabel fundamental.
Penelitian ini dilakukan pada 21 populasi perusahaan consumer goods 16 sampel yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama kurun waktu lima tahun (2010-2015).
Data yang digunakan di sini adalah pooling data time series pada periode tahun (2010-2015) terhadap perusahaan consumer goods yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber data yang digunakan adalah data sekunder.
Penelitian ini menggunakan uji regresi linier berganda menggunakan alat bantu SPSS, yang mana x1= Debt to Equity Ratio, x2= Earning Per Share, x3= beban bunga, x4= beban pajak,     x5 = ROE, x6= Pertumbuhan Penjualan, Y=Pertumbuhan Modal Sendiri.
Dari hasil penelitian hanya terdapat satu variabel yang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan modal sendiri yaitu Return on Equity (ROE).
  Sementara itu tiga variabel independent lainnya yaitu struktur modal, beban bunga dan pertumbuhan penjualan juga mempunyai pengaruh positif terhadap pertumbuhan modal sendiri meskipun tidak signifikan.
  Sedangkan dua variabel independen lainnya yaitu Earnings per share dan beban pajak berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan modal sendiri.

Related Results

PENGARUH KUALITAS SDM TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI
PENGARUH KUALITAS SDM TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI
Pertumbuhan merupakan kinerja pokok dalam perekonomian suatu Negara. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan tentunya adalah pertumbuhan yang berkualitas, dimana pertumbuhan yang terja...
Pengaruh ESG, CSR, dan Keputusan Investasi terhadap Nilai Perusahaan
Pengaruh ESG, CSR, dan Keputusan Investasi terhadap Nilai Perusahaan
Abstrak Purpose ― Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang dampak variabel Corporate Social Responsibility (CSR), Struktur Modal, dan Profitabilitas terhadap...
PENGARUH FASILITAS TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA BPJS KESEHATAN PADA RSU SITI HAJAR MEDAN
PENGARUH FASILITAS TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA BPJS KESEHATAN PADA RSU SITI HAJAR MEDAN
Penelitian pada RSU Siti Hajar Medan mengambil sampel dalam pasien pengguna BPJS Kesehatan yang berjumlah 75 orang. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasi...
Factors Affecting Share Prices With the Role of Capital Structure as Intervening
Factors Affecting Share Prices With the Role of Capital Structure as Intervening
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, struktur asset, pertumbuhan penjualan dan tingkat suku bunga terhadap harga saham dengan struktur modal sebagai...
Pengaruh Variabel Demografi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahapan Menuju Bonus Demografi
Pengaruh Variabel Demografi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahapan Menuju Bonus Demografi
Kajian yang berjudul Pengaruh Variabel Demografi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Barat tahapan Menuju Bonus Demogerafi  bertujuan untuk  menganalisis variabel p...
PENGARUH PENGAWASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN PASIR BELENGKONG KABUPATEN PASER
PENGARUH PENGAWASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN PASIR BELENGKONG KABUPATEN PASER
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengawasan kerja terhadap kinerja pegawai, dan mengetahui variabel yang dominan terhadap variabel kinerja pegawai. ...

Back to Top