Javascript must be enabled to continue!
PROMOSI KESEHATAN TENTANG BAHAYA KONSUMSI KECUBUNG DI PUSKESMAS BANJARMASIN INDAH
View through CrossRef
Abstract: Kecubung is a plant that contains atropine and scopolamine compoundswhich can cause hallucinatory effects. Kecubung has the potential to be misused, sohealth promotion of amethyst is needed. The aim of this activity is to increaseknowledge regarding the dangers of consuming Amethyst (Datura metel) at theBanjarmasin Indah Community Health Center. The method used was leaflet, pre testand post test to assess understanding regarding the dangers of consuming amethyst. Theresults of this activity show an increase in understanding of the dangers of consumingamethyst with an average pretest score of 65% and a post test score with an averagescore of 91%. This shows an increase in understanding regarding the dangers ofconsuming amethyst after health promotion was carried out. Health promotion isimportant to increase public knowledge and awareness regarding the dangers ofconsuming amethyst.
Keywords: Health Promotion; Kecubung
Abstrak: Kecubung merupakan tanaman yang mengandung senyawa atropin danskopolamin yang dapat menyebabkan efek halusinasi. Kecubung berpotensidisalahgunakan sehingga diperlukan promosi kesehatan terhadap kecubung. Tujuankegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan terkait bahaya konsumsi Kecubung(Datura metel) di Puskesmas Banjarmasin Indah. Metode yang digunakan penggunaanleaflet, pre test dan post test untuk menilai pengetahuan terkait bahaya konsumsikecubung. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan bahaya konsumsikecubung dengan rata-rata nilai pre test 65% dan nilai post test dengan nilai rata-rata91%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terkait bahaya konsumsikecubung setelah dilakukan promosi kesehatan. Promosi kesehatan penting untukmeningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait bahaya konsumsikecubung.
Kata kunci: Promosi Kesehatan; Kecubung
Universitas Mulawarman
Title: PROMOSI KESEHATAN TENTANG BAHAYA KONSUMSI KECUBUNG DI PUSKESMAS BANJARMASIN INDAH
Description:
Abstract: Kecubung is a plant that contains atropine and scopolamine compoundswhich can cause hallucinatory effects.
Kecubung has the potential to be misused, sohealth promotion of amethyst is needed.
The aim of this activity is to increaseknowledge regarding the dangers of consuming Amethyst (Datura metel) at theBanjarmasin Indah Community Health Center.
The method used was leaflet, pre testand post test to assess understanding regarding the dangers of consuming amethyst.
Theresults of this activity show an increase in understanding of the dangers of consumingamethyst with an average pretest score of 65% and a post test score with an averagescore of 91%.
This shows an increase in understanding regarding the dangers ofconsuming amethyst after health promotion was carried out.
Health promotion isimportant to increase public knowledge and awareness regarding the dangers ofconsuming amethyst.
Keywords: Health Promotion; Kecubung
Abstrak: Kecubung merupakan tanaman yang mengandung senyawa atropin danskopolamin yang dapat menyebabkan efek halusinasi.
Kecubung berpotensidisalahgunakan sehingga diperlukan promosi kesehatan terhadap kecubung.
Tujuankegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan terkait bahaya konsumsi Kecubung(Datura metel) di Puskesmas Banjarmasin Indah.
Metode yang digunakan penggunaanleaflet, pre test dan post test untuk menilai pengetahuan terkait bahaya konsumsikecubung.
Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan bahaya konsumsikecubung dengan rata-rata nilai pre test 65% dan nilai post test dengan nilai rata-rata91%.
Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terkait bahaya konsumsikecubung setelah dilakukan promosi kesehatan.
Promosi kesehatan penting untukmeningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait bahaya konsumsikecubung.
Kata kunci: Promosi Kesehatan; Kecubung.
Related Results
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT
INDONESIA
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT
INDONESIA
Terkait dengan penatalaksanaan pandemi Corona virus disesase-19 (Covid-19), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah memberikan pedoman bagi tenaga kesehatan tentang pengelom...
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
Kehamilan merupakan masa yang dimulai dari pembuahan atau bertemunya sel telur dengan sperma sampai dengan lahirnya janin. Lamanya kehamilan normal yaitu 40 minggu. Kehamilan ini d...
Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok
Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok
Referral System for Individual Health Services states that health services are conducted in stages according to medical needs, starting from basic, second, and then third level hea...
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Kasus kematian ibu bersalin di Kabupaten Pati dalam tiga tahun terakhir cenderung meningkat pada tahun 2009 sampai 2011, padahal di kabupaten Pati sudah terdapat 3 puskesmas PONED....
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA MASA NIFAS DI TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA MASA NIFAS DI TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG
Masa nifas adalah periode kritis setelah melahirkan dimana risiko komplikasi kesehatan tinggi bagi ibu, diketahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas di ...
MEMBUAT FEEDS SOSIAL MEDIA INSTAGRAM SEBAGAI SALAH SATU MEDIA PROMOSI WISATA AGRO LEMBAH KECUBUNG
MEMBUAT FEEDS SOSIAL MEDIA INSTAGRAM SEBAGAI SALAH SATU MEDIA PROMOSI WISATA AGRO LEMBAH KECUBUNG
Wisata Agro Lembah Kecubung is the first natural tourist destination in Penanggungan Village, Trawas District, Mojokerto Regency. Lembah Kecubung is taken from the name of a spring...
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H Ayat (1) dan UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pasal 5 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kesehatan. UU 1945 Pasal 28H Ayat (1) men...
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Tanah Garam Kota Solok
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Tanah Garam Kota Solok
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menganalisis risiko dan merekomendasikan upaya pengendalian pada Puskesmas Tanah Garam Kota Solok.Jenis penelitian adalah te...

