Javascript must be enabled to continue!
Analisis Pesan Satire Sosial Politik dalam Pertunjukan Kabaret Bandung "Kemelut Nafash Tirani"
View through CrossRef
Abstract. Cabaret is a form of performing arts that has various aspects, the main of which are music, satirical comedy, dance, and drama. This is why researchers choose cabaret performances as the object of research. Research has achievements to understand the meaning of denotations, connotations, and myths in socio-political satirical messages contained in dialogues and scenes of the performance "Kemelut Napash Tirani" so that the meaning of satirical messages in social reality contained in this kabaret bandung show can be known. This research uses qualitative research methods with semiotic analysis from Roland Barthes. Data were collected through observation and documentation. Meanwhile, to test the validity of this data, researchers used data triangulation techniques by cross-comparing the data that was successfully obtained. The results of this study show that the art of kabaret bandung can be a means of social and political criticism through the form of satire on the performance stage so that it cannot be charged by law for those who feel insinuated and so that the satire delivered is more entertaining without reducing the essence of criticism in the satire.
Abstrak. Kabaret merupakan suatu bentuk seni pertunjukan yang memiliki beragam aspek yang utamanya adalah musik, komedi satire, tari, dan drama. Ini lah mengapa peneliti memilih pertunjukan kabaret sebagai objek penelitian. Penelitian memiliki capaian untuk memahami makna denotasi, konotasi, dan mitos pada pesan satire sosial politik yang terdapat dalam dialog dan adegan pertunjukan “Kemelut Nafash Tirani” supaya bisa diketahui pemaknaan pesan satire pada realita sosial yang terdapat pada pertunjukan kabaret bandung ini. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan analisis semiotika dari Roland Barthes. Data yang dikumpulkan melalui proses observasi dan dokumentasi. Sementara untuk menguji keabsahan data ini, peneliti menggunakan teknik triangulasi data dengan membandingkan silang data yang berhasil didapatkan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan kesenian kabaret bandung dapat menjadi sarana kritik sosial dan politik melalui bentuk satire di panggung pertunjukan agar tidak dapat dijerat oleh undang-undang bagi pihak yang merasa tersindir serta supaya satire yang disampaikan lebih menghibur tanpa mengurangi esensi dari kritik dalam satire tersebut.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Analisis Pesan Satire Sosial Politik dalam Pertunjukan Kabaret Bandung "Kemelut Nafash Tirani"
Description:
Abstract.
Cabaret is a form of performing arts that has various aspects, the main of which are music, satirical comedy, dance, and drama.
This is why researchers choose cabaret performances as the object of research.
Research has achievements to understand the meaning of denotations, connotations, and myths in socio-political satirical messages contained in dialogues and scenes of the performance "Kemelut Napash Tirani" so that the meaning of satirical messages in social reality contained in this kabaret bandung show can be known.
This research uses qualitative research methods with semiotic analysis from Roland Barthes.
Data were collected through observation and documentation.
Meanwhile, to test the validity of this data, researchers used data triangulation techniques by cross-comparing the data that was successfully obtained.
The results of this study show that the art of kabaret bandung can be a means of social and political criticism through the form of satire on the performance stage so that it cannot be charged by law for those who feel insinuated and so that the satire delivered is more entertaining without reducing the essence of criticism in the satire.
Abstrak.
Kabaret merupakan suatu bentuk seni pertunjukan yang memiliki beragam aspek yang utamanya adalah musik, komedi satire, tari, dan drama.
Ini lah mengapa peneliti memilih pertunjukan kabaret sebagai objek penelitian.
Penelitian memiliki capaian untuk memahami makna denotasi, konotasi, dan mitos pada pesan satire sosial politik yang terdapat dalam dialog dan adegan pertunjukan “Kemelut Nafash Tirani” supaya bisa diketahui pemaknaan pesan satire pada realita sosial yang terdapat pada pertunjukan kabaret bandung ini.
Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan analisis semiotika dari Roland Barthes.
Data yang dikumpulkan melalui proses observasi dan dokumentasi.
Sementara untuk menguji keabsahan data ini, peneliti menggunakan teknik triangulasi data dengan membandingkan silang data yang berhasil didapatkan.
Hasil dari penelitian ini memperlihatkan kesenian kabaret bandung dapat menjadi sarana kritik sosial dan politik melalui bentuk satire di panggung pertunjukan agar tidak dapat dijerat oleh undang-undang bagi pihak yang merasa tersindir serta supaya satire yang disampaikan lebih menghibur tanpa mengurangi esensi dari kritik dalam satire tersebut.
Related Results
Seni Pertunjukan Kabaret sebagai Media Kampanye
Seni Pertunjukan Kabaret sebagai Media Kampanye
Abstract. Kabaret Bandung is a modern art performance that is popular among young people, especially in West Java. The hallmark of Bandung Cabaret is the use of audio playback, whi...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
PENGGUNAAN PARIKAN LUDRUK DALAM KOMUNIKASI POLITIK
PENGGUNAAN PARIKAN LUDRUK DALAM KOMUNIKASI POLITIK
Abstract
Communication is the main part used as a means of delivering messages in order to achieve the goals. Political communication is carried out in various way...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON
Topeng Panji Cirebon merupakan jenis topeng yang ditarikan di awal pertunjukan, namun paling sulit ditarikan. Gerak dan musiknya sangat berlawanan. Gerak yang banya...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK
Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
Peran Majelis Taklim Al-Magfirah melalui Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Talise
Peran Majelis Taklim Al-Magfirah melalui Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Talise
Peran Majelis Taklim Al-Magfirah Melalui Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah Terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Talise Untuk menyampaikan pesan da...

