Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Revitalisasi Pendidikan Islam: Tinjauan Pemikiran Hasan Al Banna

View through CrossRef
Hasan al Banna merupakan salah seorang tokoh al Banna sebagai Pembaharu Islam Abad ke-20. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan pemikiran Hasan al Banna sebagai salah satu tokoh penting dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode library research yang bertujuan untuk mendeskriptif keterkaitan pendidikan islam dengan paradigma pendidikan saat ini, sehingga penelitian ini diharapakan mampu menggali khazanah keilmuan tentang pokok-pokok pemikiran Hasan al Banna. Hasil diskursus menjelaskan bahwa Hasan al Banna memandang bahwa pengembangan akal merupakan kebutuhan pokok bagi setiap muslim yang bisa menunjang keberhasilan dan kesuksesan keyakinan. Dengan pengetahuan dan pengembangan potensi akalnya, manusia akan menjadi paham atas sesuatu yang diyakini dan Islam tidak tidak membenarkan penganutnya menjadi muqallid. Oleh sebab ini, Hasan al Banna menempatkan pembentukan akal sebagai prinsip utama pendidikan dengan didasarkan pada pemahaman al Qur’an yang menermpatkan akal atau ilmu lebih dahulu daripada iman dan taat. Dapat disimpulkan bahwa pemikiran Hasan al Banna dalam dunia pendidikan Islam memberikan konsep pendidikan insan kamil yang merujuk manusia paripurna sebagai khalifah di Dunia.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Revitalisasi Pendidikan Islam: Tinjauan Pemikiran Hasan Al Banna
Description:
Hasan al Banna merupakan salah seorang tokoh al Banna sebagai Pembaharu Islam Abad ke-20.
Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan pemikiran Hasan al Banna sebagai salah satu tokoh penting dalam pendidikan Islam.
Penelitian ini menggunakan metode library research yang bertujuan untuk mendeskriptif keterkaitan pendidikan islam dengan paradigma pendidikan saat ini, sehingga penelitian ini diharapakan mampu menggali khazanah keilmuan tentang pokok-pokok pemikiran Hasan al Banna.
Hasil diskursus menjelaskan bahwa Hasan al Banna memandang bahwa pengembangan akal merupakan kebutuhan pokok bagi setiap muslim yang bisa menunjang keberhasilan dan kesuksesan keyakinan.
Dengan pengetahuan dan pengembangan potensi akalnya, manusia akan menjadi paham atas sesuatu yang diyakini dan Islam tidak tidak membenarkan penganutnya menjadi muqallid.
Oleh sebab ini, Hasan al Banna menempatkan pembentukan akal sebagai prinsip utama pendidikan dengan didasarkan pada pemahaman al Qur’an yang menermpatkan akal atau ilmu lebih dahulu daripada iman dan taat.
Dapat disimpulkan bahwa pemikiran Hasan al Banna dalam dunia pendidikan Islam memberikan konsep pendidikan insan kamil yang merujuk manusia paripurna sebagai khalifah di Dunia.

Related Results

PEMIKIRAN PENDIDIKAN NASIONALISME HASAN AL BANNA
PEMIKIRAN PENDIDIKAN NASIONALISME HASAN AL BANNA
Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah, pertama untuk mengetahui bagaimana pemikiran pendidikan nasinoalisme Hasan al Banna. Kedua, mengetahui bagaimana relevansi pemikiran pendidik...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
REKONSTRUKSI PEMIKIRAN HASAN HANAFI DALAM BIDANG TEOLOGI ISLAM
REKONSTRUKSI PEMIKIRAN HASAN HANAFI DALAM BIDANG TEOLOGI ISLAM
Secara teoritis Teologi Islam yang bersifat dialektis menurut Hasan Hanafi lebih mengarah pada mempertahankan doktrin dan memelihara kemurniannya. Teologi tidah hanya merupakan ide...
Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia
Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia
Produk pemikiran hukum Islam di Indonesia terdiri dari produk pemikiran fikih, produk pemikiran fatwa ulama, produk pemikiran keputusan pengadilan (yurisprudensi), produk pemikiran...
Pendidikan Islam Perspektif Mohammad Natsir Dan Hasan Langgulung
Pendidikan Islam Perspektif Mohammad Natsir Dan Hasan Langgulung
Jurnal ini bertujuan mendapatkan deskripsi tentang pendidikan islam dalam perspektif Mohammad Natsir dan Hasan Langgulung. Subjek jurnal ini fokus pada pemikiran  Muhammad Natsir d...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL NAMBANGAN DI KOTA SURABAYA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL NAMBANGAN DI KOTA SURABAYA
Pasar tradisional merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian suatu negara, namun pada saat ini kondisi pasar tradisional terancam dikarenakan semakin berkembangnya pasa...
RELEVANSI PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM MUHAMMAD IQBAL TERHADAP TANTANGAN PENDIDIKAN MODERN
RELEVANSI PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM MUHAMMAD IQBAL TERHADAP TANTANGAN PENDIDIKAN MODERN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran pendidikan Islam Muhammad Iqbal dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern. Pemikiran Iqbal yang mengintegr...
PENDIDIKAN ISLAM TRANFSORMATIF PERSPEKTIF AZYUMARDI AZRA (PEMIKIRAN MODERNISASI DAN REKONSTRUKSI PENDIDIKAN ISLAM)
PENDIDIKAN ISLAM TRANFSORMATIF PERSPEKTIF AZYUMARDI AZRA (PEMIKIRAN MODERNISASI DAN REKONSTRUKSI PENDIDIKAN ISLAM)
Modernisasi Pendidikan Islam merupakan keniscayaan sejarah yang penuh dengan perubahan. Modernisasi pendidikan Islam merupakan refleksi dari respon positif para pembaharu muslim at...

Back to Top