Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Fasilitas Ruang Khusus Pada Sekolah Inklusi Binar Indonesia (Bindo) di Bandung

View through CrossRef
ABSTRAK     Diterbitkannya Rencana Induk Pengembangan Pendidikan Inklusif Tingkat Nasional Tahun 2019 – 2024, memperkuat keinginan pemerintah dalam membuat konsep sekolah pendidikan inklusi. Sekolah Inklusi merupakan sebuah pelayanan pendidikan dimana Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) belajar bersama satu ruang dengan anak normal. Mereka belajar bersama, meskipun kemungkinan materi yang diberikan berbeda. Saat ini belum ada standar fasilitas kebutuhan ruang untuk sekolah inklusi. Penelitian ini menganalisa kebutuhan ruang, persyaratan ruang sekolah yang dapat mendukung proses belajar pada sekolah inklusi. Analisa kebutuhan ruang untuk sekolah inklusi ini berdasarkan karakteristik umum yang terdapat pada anak lamban belajar, kesulitan belajar, autis dan Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD). Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah metodologi kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah inklusi harus memiliki ruang-ruang khusus yang merupakan bagian dari penanganan anak-anak berkebutuhan khusus, ruang tersebut memiliki persyaratan ruang yang spesifik sesuai dengan karaktek anak yang ditangani. Ruang khusus tersebut diantaranya: (a) Ruang Belajar Individu yang digunakan untuk anak belajar bersama guru secara individual atau bisa juga secara kelompok dengan jumlah siswa terbatas, yaitu maksimum 5 siswa, (b) Ruang Renung dibutuhkan untuk anak yang sedang mengamuk atau tantrum berat, (c) Ruang konsultasi dipergunakan untuk orang tua berkonsultasi dengan  guru , psikolog dan pedagog di sekolah.Kata kunci: inklusi, anak berkebutuhan khusus (ABK), metode kualitatif deskriptif, ruang-ruang khusus. AbstraCTThe issuance of the National Level Inclusive Education Development Master Plan for 2019-2024, strengthens the government's desire to conceptualize inclusive education schools. Inclusive School is an educational service where children with special needs (ABK) study in one room with normal children. They studied together, even though the material might be different. Currently, there are no standard facilities for the space requirements for inclusive schools. This study analyzes space requirements and school space requirements that can support the learning process in inclusive schools. The analysis of space requirements for inclusive schools is based on general characteristics found in slow learners, learning difficulties, autism and Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD). The method used in this research is descriptive qualitative methodology. The results of this study indicate that inclusive schools must have special rooms which are part of the handling of children with special needs, these spaces have specific space requirements in accordance with the characteristics of the children being handled. These special rooms include: (a) Individual Study Rooms which are used for children to study with the teacher individually or in groups with a limited number of students, namely a maximum of 5 students, (b) The Reflection Room is needed for children who are raging or heavy tantrums, (c) The consultation room is used for parents to consult with teachers, psychologists and pedagogues in schools.Keywords: inclusive, special needs student, descriptive qualitative method, special rooms
Title: Fasilitas Ruang Khusus Pada Sekolah Inklusi Binar Indonesia (Bindo) di Bandung
Description:
ABSTRAK     Diterbitkannya Rencana Induk Pengembangan Pendidikan Inklusif Tingkat Nasional Tahun 2019 – 2024, memperkuat keinginan pemerintah dalam membuat konsep sekolah pendidikan inklusi.
Sekolah Inklusi merupakan sebuah pelayanan pendidikan dimana Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) belajar bersama satu ruang dengan anak normal.
Mereka belajar bersama, meskipun kemungkinan materi yang diberikan berbeda.
Saat ini belum ada standar fasilitas kebutuhan ruang untuk sekolah inklusi.
Penelitian ini menganalisa kebutuhan ruang, persyaratan ruang sekolah yang dapat mendukung proses belajar pada sekolah inklusi.
Analisa kebutuhan ruang untuk sekolah inklusi ini berdasarkan karakteristik umum yang terdapat pada anak lamban belajar, kesulitan belajar, autis dan Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD).
Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah metodologi kualitatif deskriptif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah inklusi harus memiliki ruang-ruang khusus yang merupakan bagian dari penanganan anak-anak berkebutuhan khusus, ruang tersebut memiliki persyaratan ruang yang spesifik sesuai dengan karaktek anak yang ditangani.
Ruang khusus tersebut diantaranya: (a) Ruang Belajar Individu yang digunakan untuk anak belajar bersama guru secara individual atau bisa juga secara kelompok dengan jumlah siswa terbatas, yaitu maksimum 5 siswa, (b) Ruang Renung dibutuhkan untuk anak yang sedang mengamuk atau tantrum berat, (c) Ruang konsultasi dipergunakan untuk orang tua berkonsultasi dengan  guru , psikolog dan pedagog di sekolah.
Kata kunci: inklusi, anak berkebutuhan khusus (ABK), metode kualitatif deskriptif, ruang-ruang khusus.
 AbstraCTThe issuance of the National Level Inclusive Education Development Master Plan for 2019-2024, strengthens the government's desire to conceptualize inclusive education schools.
Inclusive School is an educational service where children with special needs (ABK) study in one room with normal children.
They studied together, even though the material might be different.
Currently, there are no standard facilities for the space requirements for inclusive schools.
This study analyzes space requirements and school space requirements that can support the learning process in inclusive schools.
The analysis of space requirements for inclusive schools is based on general characteristics found in slow learners, learning difficulties, autism and Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD).
The method used in this research is descriptive qualitative methodology.
The results of this study indicate that inclusive schools must have special rooms which are part of the handling of children with special needs, these spaces have specific space requirements in accordance with the characteristics of the children being handled.
These special rooms include: (a) Individual Study Rooms which are used for children to study with the teacher individually or in groups with a limited number of students, namely a maximum of 5 students, (b) The Reflection Room is needed for children who are raging or heavy tantrums, (c) The consultation room is used for parents to consult with teachers, psychologists and pedagogues in schools.
Keywords: inclusive, special needs student, descriptive qualitative method, special rooms.

Related Results

Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Analisis Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Sosial Ekonomi di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
Analisis Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Sosial Ekonomi di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui: (1) ketersediaan fasilitas pelayanan sosial (fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan) di Kecamatan Batang kuis dan (2) Ketersediaan pel...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
PENATAAN KELAS PADA PAUD INKLUSI
PENATAAN KELAS PADA PAUD INKLUSI
Abstrak: Penerapan program sekolah inklusi pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat ini dirasa masih kurangnya kesiapan sekolah dalam menyenlenggarakan sistem inklusi. Salah satu...
PENDIDIKAN INKLUSI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR
PENDIDIKAN INKLUSI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR
Peserta didik berkebutuhan khusus yang bersekolah di sekolah dasar umum sering kali mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran dan menjadi kendala bagi guru ketika mengajar d...
PERAN RUANG KOMUNAL DALAM MENCIPTAKAN SENSE OF COMMUNITY STUDI KOMPARASI PERUMAHAN TERENCANA DAN PERUMAHAN TIDAK TERENCANA
PERAN RUANG KOMUNAL DALAM MENCIPTAKAN SENSE OF COMMUNITY STUDI KOMPARASI PERUMAHAN TERENCANA DAN PERUMAHAN TIDAK TERENCANA
Sense of community merupakan penentu signifikan kualitas hidup secara umum dan kepuasan dalam kesejahteraan. Dalam kehidupan bermukim, anggotanya harus memiliki sense of community ...
Event Management Bandung Sneaker Season
Event Management Bandung Sneaker Season
Abstract. Bandung Sneaker Season is the first sneakers and streetwear event to be held in Bandung, an annual event that was first created in 2018 by Maks.co Event Organizer. At the...

Back to Top