Javascript must be enabled to continue!
PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN KEMISKINAN
View through CrossRef
Advances in science have brought great changes in human life. Progress has brought mankind on earth to be king over all of God's creation. Genesis 1:28 has been understood indefinitely; Humans feel they have great power on earth, as a result, the earth suffers, nature cries because the earth is the object of exploitation of scientific progress. Humans have an increasing desire to dominate and exploit the earth. Greed becomes a lifestyle and indifference to others and the environment as if it is a normal thing and is tolerated. Even though it is undeniable that scientific progress has brought new hope for humans, humans have become wild animals for their natural environment and for each other. This study aims to analyze poverty as an economic and ecological problem in which human actions on the natural environment are involved, humans are the main actors of all life activities. The writing method used is Christian ethical theology with an approach to economic theology and ecological theology. The results of this paper are first, humans feel they have great power to change the world and the universe, resulting in environmental damage and poverty. Second, poverty is considered a personal problem and not a social problem, so they feel they do not have a social responsibility to help the poor. Third, technological advances have brought many changes, both positive and negative.
Kemajuan ilmu pengetahuan telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Kemajuan telah membawa umat manusia di bumi menjadi raja atas segala ciptaan Tuhan. Kejadian 1:28 telah dipahami secara bebas tanpa batas; manusia merasa memiliki kekuasaan yang besar di bumi, akibatnya bumi menjadi menderita, alam menangis karena bumi menjadi obyek eksploitasi kemajuan ilmu pengetahuan. Manusia memiliki hasrat yang meningkat untuk menguasai dan mengeksploitasi bumi. Keserakahan menjadi gaya hidup dan ketidakpedulian terhadap sesama dan lingkungan seakan suatu hal biasa dan ditolerir. Sekalipun tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan ilmu pengetahuan telah membawa pengharapan baru bagi manusia, namun dibalik itu juga manusia telah menjadi binatang buas bagi alam lingkungannya dan bagi sesamanya. Kajian ini bertujuan untuk menganalisa kemiskinan sebagai masalah ekonomi dan ekologi di mana di dalamnya tercakup tindakan manusia terhadap lingkungan alam, manusia menjadi pemeran utama dari keseluruhan aktifitas kehidupan tersebut. Metode penulisan yang digunakan adalah bidang teologi etika Kristen dengan pendekatan teologi ekonomi dan teologi ekologi. Hasil dari penulisan ini adalah pertama, manusia merasa memiliki kuasa besar untuk mengubah dunia alam semesta, akibatnya terjadi kerusakan lingkungan dan kemiskinan. Kedua, kemiskinan dianggap sebagai masalah pribadi dan bukan masalah sosial, sehingga merasa tidak memiliki tanggung jawab sosial masyarakat dalam membantu orang miskin. Ketiga, kemajuan teknologi telah membawa banyak perubahan baik secara positip maupun negatif.
Sekolah Tinggi Teologi Moriah
Title: PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN KEMISKINAN
Description:
Advances in science have brought great changes in human life.
Progress has brought mankind on earth to be king over all of God's creation.
Genesis 1:28 has been understood indefinitely; Humans feel they have great power on earth, as a result, the earth suffers, nature cries because the earth is the object of exploitation of scientific progress.
Humans have an increasing desire to dominate and exploit the earth.
Greed becomes a lifestyle and indifference to others and the environment as if it is a normal thing and is tolerated.
Even though it is undeniable that scientific progress has brought new hope for humans, humans have become wild animals for their natural environment and for each other.
This study aims to analyze poverty as an economic and ecological problem in which human actions on the natural environment are involved, humans are the main actors of all life activities.
The writing method used is Christian ethical theology with an approach to economic theology and ecological theology.
The results of this paper are first, humans feel they have great power to change the world and the universe, resulting in environmental damage and poverty.
Second, poverty is considered a personal problem and not a social problem, so they feel they do not have a social responsibility to help the poor.
Third, technological advances have brought many changes, both positive and negative.
Kemajuan ilmu pengetahuan telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia.
Kemajuan telah membawa umat manusia di bumi menjadi raja atas segala ciptaan Tuhan.
Kejadian 1:28 telah dipahami secara bebas tanpa batas; manusia merasa memiliki kekuasaan yang besar di bumi, akibatnya bumi menjadi menderita, alam menangis karena bumi menjadi obyek eksploitasi kemajuan ilmu pengetahuan.
Manusia memiliki hasrat yang meningkat untuk menguasai dan mengeksploitasi bumi.
Keserakahan menjadi gaya hidup dan ketidakpedulian terhadap sesama dan lingkungan seakan suatu hal biasa dan ditolerir.
Sekalipun tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan ilmu pengetahuan telah membawa pengharapan baru bagi manusia, namun dibalik itu juga manusia telah menjadi binatang buas bagi alam lingkungannya dan bagi sesamanya.
Kajian ini bertujuan untuk menganalisa kemiskinan sebagai masalah ekonomi dan ekologi di mana di dalamnya tercakup tindakan manusia terhadap lingkungan alam, manusia menjadi pemeran utama dari keseluruhan aktifitas kehidupan tersebut.
Metode penulisan yang digunakan adalah bidang teologi etika Kristen dengan pendekatan teologi ekonomi dan teologi ekologi.
Hasil dari penulisan ini adalah pertama, manusia merasa memiliki kuasa besar untuk mengubah dunia alam semesta, akibatnya terjadi kerusakan lingkungan dan kemiskinan.
Kedua, kemiskinan dianggap sebagai masalah pribadi dan bukan masalah sosial, sehingga merasa tidak memiliki tanggung jawab sosial masyarakat dalam membantu orang miskin.
Ketiga, kemajuan teknologi telah membawa banyak perubahan baik secara positip maupun negatif.
Related Results
DAMPAK ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH (ZIS) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KEMISKINAN DAN PERCEPATAN PENGENTASAN KEMISKINAN
DAMPAK ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH (ZIS) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KEMISKINAN DAN PERCEPATAN PENGENTASAN KEMISKINAN
Tujuan Penelitian: Untuk menganalisa dampak pendistribusian ZIS dalam mereduksi tingkat kemiskinan dan mempercepat proses pengentasan kemiskinan dengan mengambil studi kasus Lembag...
Analisis Kemiskinan di Provinsi D.I Yogyakarta
Analisis Kemiskinan di Provinsi D.I Yogyakarta
Abstract. Poverty is a serious problem that exists in Indonesia, especially the Province in D.I Yogyakarta. Poverty occurs due to various factors, including the high unemployment r...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pesan dari Managing Editor
Pesan dari Managing Editor
Salam sejahtera,
Untuk volume 17 edisi 2 tahun 2019, Jurnal Psikologi Sosial (JPS) menerbitkan tujuh naskah dengan topik yang menyentuh berbagai fenomena di masyarakat Indonesia. ...
DAMPAK PENGELUARAN MILITER, INVESTASI, DAN PERTUMBUHAN PDB TERHADAP KEMISKINAN DI INDONESIA
DAMPAK PENGELUARAN MILITER, INVESTASI, DAN PERTUMBUHAN PDB TERHADAP KEMISKINAN DI INDONESIA
Tingkat kemiskinan Indonesia adalah 10,14% pada tahun 2021, artinya sekitar 27,54 juta penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan. Selain itu, ketimpangan pendapatan masih ...
Analisis Tingkat Kemiskinan Tahun 2023 Di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember
Analisis Tingkat Kemiskinan Tahun 2023 Di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember
Kemiskinan di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Jember, tetap menjadi tantangan besar yang kompleks dan multidimensional. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Jember meningkat s...
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
Perkembangan Bayi/Balita seharusnya sesuai dengan tahapan perkembangan. Stimulasi perkembangan hendaknya dilakukan secara rutin sehingga bayi/balita tidak mengalami keterlambatan....
Pengantar Filsafat Ilmu Pengetahuan
Pengantar Filsafat Ilmu Pengetahuan
Kajian ini bertujuan Untuk mengetahui pengertian filsafat ilmu pengetahuan, mengetahui perbedaan ilmu dan pengetahuan, serta mengatui tujuan, objek dan lingkup kajian filsafat ilmu...

