Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pelayanan Kefarmasian Dalam Pengelolaan Obat (DAGUSIBU) Sebagai Upaya Edukasi Kepada Warga Mojosongo

View through CrossRef
Hampir setiap rumah tangga pasti mempunyai persediaan obat-obatan. Pengawasan penggunaan obat harus secara benar untuk menghindari kesalahan penggunaan obat ataupun penyalahgunaan obat. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah dengan menerapkan program DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, Buang) sehingga perlu dilakukan edukasi obat melalui DAGUSIBU. DAGUSIBU merupakan konsep mendasar kefarmasian dalam penggunaan obat secara rasional oleh pasien. Pengetahuan DAGUSIBU sangat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan rasionalitas penggunaan obat. Berdasarkan survei awal kesadaran warga Mertoudan, Mojosongo akan bahaya penyalahgunaan dan penyimpanan obat masih minim. Mitra pengabdian yaitu ibu-ibu PKK di Mertoudan. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Mertoudan, Mojosongo ini telah terlaksana dengan baik dan mendapatkan respon antusias dari peserta dapat dilihat dari masyarakat yang banyak mengajukan pertanyaan. Peserta memahami materi sosialisasi DAGUSIBU yang diberikan, dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan sesudah edukasi.
Title: Pelayanan Kefarmasian Dalam Pengelolaan Obat (DAGUSIBU) Sebagai Upaya Edukasi Kepada Warga Mojosongo
Description:
Hampir setiap rumah tangga pasti mempunyai persediaan obat-obatan.
Pengawasan penggunaan obat harus secara benar untuk menghindari kesalahan penggunaan obat ataupun penyalahgunaan obat.
Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah dengan menerapkan program DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, Buang) sehingga perlu dilakukan edukasi obat melalui DAGUSIBU.
DAGUSIBU merupakan konsep mendasar kefarmasian dalam penggunaan obat secara rasional oleh pasien.
Pengetahuan DAGUSIBU sangat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan rasionalitas penggunaan obat.
Berdasarkan survei awal kesadaran warga Mertoudan, Mojosongo akan bahaya penyalahgunaan dan penyimpanan obat masih minim.
Mitra pengabdian yaitu ibu-ibu PKK di Mertoudan.
Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Mertoudan, Mojosongo ini telah terlaksana dengan baik dan mendapatkan respon antusias dari peserta dapat dilihat dari masyarakat yang banyak mengajukan pertanyaan.
Peserta memahami materi sosialisasi DAGUSIBU yang diberikan, dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan sesudah edukasi.

Related Results

Sosialisasi Dagusibu Di Kecamatan Seberang Ulu 2, Palembang
Sosialisasi Dagusibu Di Kecamatan Seberang Ulu 2, Palembang
Penggunaan obat erat hubungannya dengan terapi penyakit, karena obat digunakan untuk mencegah penyakit, mengobati penyakit, mendiagnosa penyakit, maupun untuk pemeliharaan kesehata...
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Desa Kuang Baru Lombok Timur tentang Perilaku Dagusibu Obat
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Desa Kuang Baru Lombok Timur tentang Perilaku Dagusibu Obat
Inisiatif DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) sangat krusial untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui edukasi penggunaan obat yang benar. Swamedikasi yang tidak tepa...
Pusatnya Obat Aborsi Cytotec Asli 085713148808 Pelabuhan Ratu Jual Obat Penggugur Kandungan Janin Asli Telat Bulan Di Pelabuhan Ratu
Pusatnya Obat Aborsi Cytotec Asli 085713148808 Pelabuhan Ratu Jual Obat Penggugur Kandungan Janin Asli Telat Bulan Di Pelabuhan Ratu
Pusatnya Obat Aborsi Cytotec Asli Pelabuhan Ratu 085713148808 Dan Jual Obat Penggugur Kandungan Janin Telat Datang Bulan Di kota Pelabuhan Ratu. Produk Obat Cytotec Asli Aman Sampa...
Pusatnya Obat Aborsi Cytotec Asli 085713148808 Pati Jual Obat Penggugur Kandungan Janin Asli Telat Bulan Di Pati
Pusatnya Obat Aborsi Cytotec Asli 085713148808 Pati Jual Obat Penggugur Kandungan Janin Asli Telat Bulan Di Pati
Pusatnya Obat Aborsi Cytotec Asli Pati 085713148808 Dan Jual Obat Penggugur Kandungan Janin Telat Bulan Di Kota Pati Produk Obat Cytotec Asli Aman Sampai Tuntas, Mampu gugurkan Keh...

Back to Top