Javascript must be enabled to continue!
PEMANFAATAN BATIK MOTIF GAJAH OLING BANYUWANGI DALAM PENGEMBANGAN BUSANA KASUAL
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan kualitas pengembangan busana kasual dengan memanfaatkan Batik Gajah Oling. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan PPE yang meliputi tahap Planning, Production, dan Evaluation. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah melalui uji validitas oleh ahli instrumen. Data penelitian diperoleh dari penilaian dua orang ahli busana dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini menghasilkan produk berupa busana kasual berbahan Batik Gajah Oling. Proses pengembangan diawali dengan tahap perencanaan yang mencakup analisis konsep dan desain busana kasual, serta perencanaan penggunaan bahan Batik Gajah Oling. Tahap selanjutnya adalah produksi yang meliputi proses pemotongan bahan, proses penjahitan, serta evaluasi hingga tahap penyelesaian akhir. Tahap terakhir adalah evaluasi, yaitu penilaian kualitas produk busana kasual hasil pengembangan yang dilakukan oleh dua orang ahli busana. Berdasarkan hasil penilaian ahli busana, kualitas produk memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 95,5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan busana kasual berbahan Batik Gajah Oling termasuk dalam kategori sangat baik.
Universitas Pendidikan Ganesha
Title: PEMANFAATAN BATIK MOTIF GAJAH OLING BANYUWANGI DALAM PENGEMBANGAN BUSANA KASUAL
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan kualitas pengembangan busana kasual dengan memanfaatkan Batik Gajah Oling.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan PPE yang meliputi tahap Planning, Production, dan Evaluation.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah melalui uji validitas oleh ahli instrumen.
Data penelitian diperoleh dari penilaian dua orang ahli busana dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini menghasilkan produk berupa busana kasual berbahan Batik Gajah Oling.
Proses pengembangan diawali dengan tahap perencanaan yang mencakup analisis konsep dan desain busana kasual, serta perencanaan penggunaan bahan Batik Gajah Oling.
Tahap selanjutnya adalah produksi yang meliputi proses pemotongan bahan, proses penjahitan, serta evaluasi hingga tahap penyelesaian akhir.
Tahap terakhir adalah evaluasi, yaitu penilaian kualitas produk busana kasual hasil pengembangan yang dilakukan oleh dua orang ahli busana.
Berdasarkan hasil penilaian ahli busana, kualitas produk memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 95,5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan busana kasual berbahan Batik Gajah Oling termasuk dalam kategori sangat baik.
.
Related Results
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
ABSTRAK Batik merupakan salah satu perwujudan dari kebudayaan Indonesia yang dituangkan dalam selembar kain. Batik Grobogan merupakan salah satu ikon yang menggambarkan karakterist...
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MOTIF BATIK INCUNG
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MOTIF BATIK INCUNG
Abstrak: Motif batik Incung dalam motif batik yang hanya terdapat di wilayah Kerinci (Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh) yang menjadikan batik ini menjadi batik khas dari wil...
BATIK TULIS KHAS SRAGEN DENGAN SUMBER IDE MOTIF GAJAH PURBA
BATIK TULIS KHAS SRAGEN DENGAN SUMBER IDE MOTIF GAJAH PURBA
ABSTRAK Duwi Wahyu Hidayat. C0913017. 2019. Batik Tulis khas Sragen dengan Sumber Ide Gajah Purba. Tugas Akhir : Program Studi Kriya Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain Universi...
Utilization of Cigarette Box Waste to Become a Mangrove Batik Printer in Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District
Utilization of Cigarette Box Waste to Become a Mangrove Batik Printer in Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District
There are not many uses of mangroves as natural batik dyes, due to the lack of information available about these natural ingredients. The process of using natural colors in batik t...
PELATIHAN BATIK TULIS ARIMBI SEBAGAI VALUE CO-CREATION KAMPOENG DJAWI WONOSALAM
PELATIHAN BATIK TULIS ARIMBI SEBAGAI VALUE CO-CREATION KAMPOENG DJAWI WONOSALAM
Abstract: Local wisdom can support in overcoming various problems that exist in the community. Local wisdom which is part of cultural heritage has the potential to be used as a dev...
Penciptaan Batik Inspirasi Tradisi Boyong Grobog
Penciptaan Batik Inspirasi Tradisi Boyong Grobog
Abstract. The Boyong Grobog Carnival is one of the original traditions of Grobogan which commemorates the anniversary of Grobogan Regency and is always celebrated by the people eve...
PENGEMBANGAN MOTIF KEMBANG TURI DAN KOI UNTUK INOVASI BATIK KEMBANG TURI BLITAR
PENGEMBANGAN MOTIF KEMBANG TURI DAN KOI UNTUK INOVASI BATIK KEMBANG TURI BLITAR
Batik Kembang Turi dari Kampung Wisata Kembang Turi Blitar menjadi salah satu produk unggulan wisata Kota Blitar sejak diresmikan tahun 2018. Motif kembang turi, ikan koi, serta ke...
INTERPRETASI VISUAL MOTIF BATIK KOMBINASI BIOTA LAUT DAN TARI TRADISIONAL REMO TRISNAWATI SITUBONDO
INTERPRETASI VISUAL MOTIF BATIK KOMBINASI BIOTA LAUT DAN TARI TRADISIONAL REMO TRISNAWATI SITUBONDO
Keberagaman motif batik berkembang sejalan dengan modernisasi, letak geografis, adat istiadat, lingkungan, hingga kebudayaan daerah. Daerah kabupaten Situbondo memiliki ciri khas m...

