Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Malformasi Anorektal

View through CrossRef
Abstrak Atresia ani, yang kini dikenal sebagai malformasi anorektal (MAR) adalah suatu kelainan kongenital yang menunjukkan keadaan tanpa anus atau dengan anus yang tidak sempurna. Malformasi anorektal merupakan kelainan kongenital yang sering kita jumpai pada kasus bedah anak. Lebih dari setengah abad terakhir terjadi perkembangan terapi bedah untuk malformasi anorektal dari cut back sederhana sampai dengan yang sering dikerjakan saat ini, yaitu posterior sagittal anorectoplasty (PSARP).Karena malformasi anorektal merupakan kasus bedah anak yang paling sering dijumpai dan berhubungan dengan tingginya morbiditas maka perlulah para ahli medis dan orang awam segera mengenali diagnosis penyakit kongenital ini. Kata kunci: Atresia ani, malformasi anorektal, posterior sagittal anorectoplasty, kolostomi.  Abstract Imperforata ani that now known as anorectal malformation (ARM) is a congenital disorder that indicates the absence or the imperfect of the ani. Anorectal malformation is a congenital disorder which is often encountered in pediatric surgery. Over the last half century the surgical treatment for anorectal malformation is developed, from the simple cut back to posterior sagittal anorectoplasty (PSARP). Because anorectal malformation is the most common case in pediatric surgery and also associated with high morbidity, it is necessary for immediately medical experts and layman to recognize the diagnosis of this congenital disease.  Keywords: Imperforate ani, anorectal malformation, posterior sagittal anorectoplasty, colostomy.
Title: Malformasi Anorektal
Description:
Abstrak Atresia ani, yang kini dikenal sebagai malformasi anorektal (MAR) adalah suatu kelainan kongenital yang menunjukkan keadaan tanpa anus atau dengan anus yang tidak sempurna.
Malformasi anorektal merupakan kelainan kongenital yang sering kita jumpai pada kasus bedah anak.
Lebih dari setengah abad terakhir terjadi perkembangan terapi bedah untuk malformasi anorektal dari cut back sederhana sampai dengan yang sering dikerjakan saat ini, yaitu posterior sagittal anorectoplasty (PSARP).
Karena malformasi anorektal merupakan kasus bedah anak yang paling sering dijumpai dan berhubungan dengan tingginya morbiditas maka perlulah para ahli medis dan orang awam segera mengenali diagnosis penyakit kongenital ini.
 Kata kunci: Atresia ani, malformasi anorektal, posterior sagittal anorectoplasty, kolostomi.
  Abstract Imperforata ani that now known as anorectal malformation (ARM) is a congenital disorder that indicates the absence or the imperfect of the ani.
Anorectal malformation is a congenital disorder which is often encountered in pediatric surgery.
Over the last half century the surgical treatment for anorectal malformation is developed, from the simple cut back to posterior sagittal anorectoplasty (PSARP).
Because anorectal malformation is the most common case in pediatric surgery and also associated with high morbidity, it is necessary for immediately medical experts and layman to recognize the diagnosis of this congenital disease.
 Keywords: Imperforate ani, anorectal malformation, posterior sagittal anorectoplasty, colostomy.

Related Results

Anorektal Hastalıklar
Anorektal Hastalıklar
Anorektal rahatsızlıklar, sağlık uzmanlarına yapılan birçok ziyaretle sonuçlanmaktadır. Bu bozukluklar hemoroid gibi iyi huylu durumlardan malignite gibi daha ciddi durumlara kadar...
Diagnosis dan Tatalaksana Malformasi Arterivenosus
Diagnosis dan Tatalaksana Malformasi Arterivenosus
Malformasi arteriovenosa (AVM) adalah malformasi vaskular yang ditandai dengan anomali komunikasi antara arteri dan vena tanpa melibatkan kapiler yang normal. AVM mandibula merupak...
Konstipasi Fungsional
Konstipasi Fungsional
Konstipasi merupakan keadaan yang sering ditemukan pada anak dan dapat menimbulkanmasalah sosial maupun psikologis. Berdasarkan patofisiologis, konstipasi dapatdiklasifikasikan men...
Hernia Diafragmatika Kongenital (HDK)
Hernia Diafragmatika Kongenital (HDK)
Hernia diafragmatika kongenital adalah malformasi yang ditandai oleh defek foramen Bochdalek di bagian posterolateral diafragma dimana visera abdomen masuk ke toraks melalui forame...
PERAWATAN SALURAN AKAR INSISIVUS CENTRALIS RAHANG BAWAH PADA ANAK CLEIDOCRANIAL DYSPLASIA
PERAWATAN SALURAN AKAR INSISIVUS CENTRALIS RAHANG BAWAH PADA ANAK CLEIDOCRANIAL DYSPLASIA
Cleidocranial dysplasia adalah sindrom yang ditandai oleh aplasia/hipoplasia klavikula dengan karakteristik malformasi kraniofasial dan adanya gigi berlebih (gigi supernumerary). E...
Embriologi Mata
Embriologi Mata
Embriologi mata merupakan rangkaian proses terbentuknya bagian dari mata. Mata terbentuk dari lapisan ektoderm dan mesoderm. Ektoderm membentuk kelopak mata, epitel kornea, lensa, ...
Tatalaksana Anestesi pada Ebstein’s Anomaly yang menjalani Cone Procedure
Tatalaksana Anestesi pada Ebstein’s Anomaly yang menjalani Cone Procedure
Latar Belakang: Ebstein’s anomaly adalah kelainan kongenital yang ditandai dengan malformasi dan perpindahan apikal dari daun katup trikuspid. Pasien datang dengan rentang umur yan...
Deteksi Virus-Virus pada Kentang di Jawa Barat dengan Menggunakan Teknik Molekuler
Deteksi Virus-Virus pada Kentang di Jawa Barat dengan Menggunakan Teknik Molekuler
ABSTRAK. Gejala infeksi virus ditemukan bervariasi di sentra pertanaman kentang di Jawa Barat (Rancabali, Pangalengan, dan Bayongbong). Diagnosis virus berdasarkan gejala sulit unt...

Back to Top