Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Rasionalitas Terapi Antibiotik Pada Faringitis Akut di Puskesmas Kota Denpasar

View through CrossRef
Latar Belakang: faringitis dapat disebabkan oleh virus dan bakteri. Faringitis merupakan salah satu penyakit yang masuk dalam peringkat ke tiga pada pola 10 penyakit terbanyak di puskesmas tahun 2017. Tujuan: penelitian ini dilakukan untuk mengetahui rasionalitas terapi antibiotik pada faringitis akut berdasarkan diagnose melalui pendekatan skor centor dan berdasarkan parameter tepat dosis, tepat indikasi, tepat waktu pemberian, tepat frekuensi pemerian serta waspada efek samping obat. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan  analisis deskriptif dengan metode retrospektif cross-sectional. Pengambilan data dilakukan dengan pengumpulan sampel berasal dari data sekunder dengan mengobservasi data rekam medis pasien faringitis di Puskesmas Kota Denpasar pada bulan februari – April tahun 2022. Hasil: Dilihat dari rasionalitas terapi antibiotik berdasarkan diagnose melalui pendekatan skor centor didapatkan hasil bahwa 70,22% kasus pada penelitian ini masih belum tepat pemberian antibiotik berdasarkan indikasinya. Dilihat dari rasionalitas penggunaan antibiotik pada faringitis berdasarkan kriteria tepat dosis, tepat indikasi, tepat waktu pemberian, tepat frekuensi pemerian serta waspada efek samping obat. Pasien tidak tepat dosis sebanyak (39,40%) dikarenakan dosis yang diterima lebih rendah dari dosis yang tertera pada literatur. lama pemberian antibiotik pasien yang tidak tepat sebanyak 86,36%. Seluruh pasien tepat frekuensi pemakaian antibiotik dan tidak ada yang mengalami efek samping obat. Simpulan: disimpulkan bahwa rasionalitas terapi antibiotik berdasarkan diagnose melalui pendekatan skor centor di Puskesmas Kota Denpasar masih belum tepat. Saran dari peneliti terhadap petugas agar menuliskan gejala pasien secara detil dan perlu dilakukan evaluasi terhadap penggunaan antibiotika pada faringitis dalam upaya mengurangi penggunaan antibiotika yang tidak perlu sesuai dengan kriteria centor.
Title: Evaluasi Rasionalitas Terapi Antibiotik Pada Faringitis Akut di Puskesmas Kota Denpasar
Description:
Latar Belakang: faringitis dapat disebabkan oleh virus dan bakteri.
Faringitis merupakan salah satu penyakit yang masuk dalam peringkat ke tiga pada pola 10 penyakit terbanyak di puskesmas tahun 2017.
Tujuan: penelitian ini dilakukan untuk mengetahui rasionalitas terapi antibiotik pada faringitis akut berdasarkan diagnose melalui pendekatan skor centor dan berdasarkan parameter tepat dosis, tepat indikasi, tepat waktu pemberian, tepat frekuensi pemerian serta waspada efek samping obat.
Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan  analisis deskriptif dengan metode retrospektif cross-sectional.
Pengambilan data dilakukan dengan pengumpulan sampel berasal dari data sekunder dengan mengobservasi data rekam medis pasien faringitis di Puskesmas Kota Denpasar pada bulan februari – April tahun 2022.
Hasil: Dilihat dari rasionalitas terapi antibiotik berdasarkan diagnose melalui pendekatan skor centor didapatkan hasil bahwa 70,22% kasus pada penelitian ini masih belum tepat pemberian antibiotik berdasarkan indikasinya.
Dilihat dari rasionalitas penggunaan antibiotik pada faringitis berdasarkan kriteria tepat dosis, tepat indikasi, tepat waktu pemberian, tepat frekuensi pemerian serta waspada efek samping obat.
Pasien tidak tepat dosis sebanyak (39,40%) dikarenakan dosis yang diterima lebih rendah dari dosis yang tertera pada literatur.
lama pemberian antibiotik pasien yang tidak tepat sebanyak 86,36%.
Seluruh pasien tepat frekuensi pemakaian antibiotik dan tidak ada yang mengalami efek samping obat.
Simpulan: disimpulkan bahwa rasionalitas terapi antibiotik berdasarkan diagnose melalui pendekatan skor centor di Puskesmas Kota Denpasar masih belum tepat.
Saran dari peneliti terhadap petugas agar menuliskan gejala pasien secara detil dan perlu dilakukan evaluasi terhadap penggunaan antibiotika pada faringitis dalam upaya mengurangi penggunaan antibiotika yang tidak perlu sesuai dengan kriteria centor.

Related Results

Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang sering digunakan dalam pengobatan penyakit. Resistensi terhadap antibiotik menjadi masalah besar diseluruh dunia. Resistensi terhada...
Efektifitas Antibiotik pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik
Efektifitas Antibiotik pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik
Pasien Infeksi ulkus kaki diabetik memerlukan penggunaan antibiotik, antibiotik yang sering digunakan mempunyai sensitifitas rendah dan beberapa pasien pada penggunaannya dalam kea...
Surveilans Retrospektif Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Dengan Luka Bakar
Surveilans Retrospektif Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Dengan Luka Bakar
Luka bakar merupakan salah satu bentuk trauma dengan tingkat risiko infeksi yang tinggi. Modalitas utama pada infeksi akibat luka bakar ialah pemberian antibiotik. Tujuan penelitia...
Cost Effectiveness Analysis Antibiotik Profilaksis pada Pasien Apendisitis di RSUD Anutapura Palu Tahun 2018
Cost Effectiveness Analysis Antibiotik Profilaksis pada Pasien Apendisitis di RSUD Anutapura Palu Tahun 2018
Apendisitis adalah peradangan akibat infeksi pada apendiks yang mana memerlukan penanganan berupa pembedahan untuk mencegah komplikasi perlu dilakukannya apendiktomi atau pengangka...
Analisis Faktor Kepatuhan Pasien dalam Penggunaan Antibiotik Amoxicilin dan Cefadroxil di Puskesmas Wilayah Bati-Bati
Analisis Faktor Kepatuhan Pasien dalam Penggunaan Antibiotik Amoxicilin dan Cefadroxil di Puskesmas Wilayah Bati-Bati
Resistensi antibiotik dapat terjadi karena mudahnya masyarakat mendapatkan antibiotik, kurangnya pengawasan pemerintahterhadap masyarakat tentang, penggunaan antibiotik yang tidak ...
Hubungan Pengetahuan terhadap Sikap dan Perilaku Penggunaan Antibiotik pada Mahasiswa Medis dan Kesehatan Universitas Jember
Hubungan Pengetahuan terhadap Sikap dan Perilaku Penggunaan Antibiotik pada Mahasiswa Medis dan Kesehatan Universitas Jember
Antibiotik merupakan obat yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Penggunaan antibiotik tanpa resep di masyarakat relatif tinggi. Penggunaan antibiotik yang tepat dipeng...
EVALUASI PEMBERIAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS BEDAH DIGESTIF DAN KAITANNYA DENGAN INFEKSI DAERAH OPERASI (IDO) DI RSUP FATMAWATI
EVALUASI PEMBERIAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS BEDAH DIGESTIF DAN KAITANNYA DENGAN INFEKSI DAERAH OPERASI (IDO) DI RSUP FATMAWATI
Penggunaan antibiotik profilaksis dalam tindakan bedah dilakukan untuk mengurangi kejadian Infeksi Daerah Operasi (IDO), diperlukan evaluasi berkala untuk dapat membuat pedoman pen...

Back to Top