Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

<b>Pengamatan Kelas <i>Amphibia </i>Katak (<i>Anura</i>)</b>

View through CrossRef
Amphibi merupakan hewan yang mempunyai 2 fase kehidupan, yaitu kehidupan di air dan darat. Pada kedua fase menunjukkan sifat antara ikan dan reptil. Hal ini membuktikan bahwa amphibi merupakan suatu kelompok chordata yang pertama kali keluar dari kehidupan air (Boolootian, 1979). Lubang hidung katak terletak di bagian depan kepala, lebih tepatnya di atas mulut. Lubang hidung ini berfungsi untuk pernapasan dan penciuman. Katak bernapas melalui hidungnya saat berada di darat, tetapi bisa bernapas melalui kulit atau rongga mulutnya saat berada dalam air. Pengamatan morfologi katak menunjukkan bahwa struktur tubuhnya sangat adaptif untuk kehidupan di dua habitat, yaitu darat dan air. Fitur-fitur seperti lidah yang lengket, gigi yang kuat, dan ekstremitas dengan selaput memfasilitasi katak dalam berburu mangsa, bergerak di air, dan melompat dengan efisien. Sistem pernapasan katak yang fleksibel, yang memungkinkan pernapasan melalui kulit dan paru-paru, juga menunjang kelangsungan hidupnya dalam kondisi lingkungan yang berbeda.
Title: <b>Pengamatan Kelas <i>Amphibia </i>Katak (<i>Anura</i>)</b>
Description:
Amphibi merupakan hewan yang mempunyai 2 fase kehidupan, yaitu kehidupan di air dan darat.
Pada kedua fase menunjukkan sifat antara ikan dan reptil.
Hal ini membuktikan bahwa amphibi merupakan suatu kelompok chordata yang pertama kali keluar dari kehidupan air (Boolootian, 1979).
Lubang hidung katak terletak di bagian depan kepala, lebih tepatnya di atas mulut.
Lubang hidung ini berfungsi untuk pernapasan dan penciuman.
Katak bernapas melalui hidungnya saat berada di darat, tetapi bisa bernapas melalui kulit atau rongga mulutnya saat berada dalam air.
Pengamatan morfologi katak menunjukkan bahwa struktur tubuhnya sangat adaptif untuk kehidupan di dua habitat, yaitu darat dan air.
Fitur-fitur seperti lidah yang lengket, gigi yang kuat, dan ekstremitas dengan selaput memfasilitasi katak dalam berburu mangsa, bergerak di air, dan melompat dengan efisien.
Sistem pernapasan katak yang fleksibel, yang memungkinkan pernapasan melalui kulit dan paru-paru, juga menunjang kelangsungan hidupnya dalam kondisi lingkungan yang berbeda.

Related Results

KEANEKARAGAMAN JENIS AMFIBI (ORDO ANURA) DI KAWASAN HUTAN RUMAH PELANGI SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
KEANEKARAGAMAN JENIS AMFIBI (ORDO ANURA) DI KAWASAN HUTAN RUMAH PELANGI SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Rumah Pelangi forest area has an area of 105 ha, made to preserve and maintain the biodiversity in the surrounding environment including types of amphibians. The research aims to r...
PENERAPAN MOTIF KATAK PADA KERIS DHAPUR BETOK PAMOR UDAN MAS
PENERAPAN MOTIF KATAK PADA KERIS DHAPUR BETOK PAMOR UDAN MAS
ABSTRAKKatak (kodok) merupakan salah satu hewan yang cukup populer dalam kehidupan masyarakat Jawa. Katak (kodok) dalam habitatnya sering dijumpai pada tumbuhan teratai yang hidupn...
Penentuan Daya Saing Melalui Pendekatan Resource Based View Ekowisata Batu Katak
Penentuan Daya Saing Melalui Pendekatan Resource Based View Ekowisata Batu Katak
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sumberdaya dan kemampuan dalam bisnis di Ekowisata Batu Katak dengan menggunakan analisis Valueable, Rare, unImitability...
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning Terhadap Kesadaran Metakognisi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Larutan Penyangga
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning Terhadap Kesadaran Metakognisi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Larutan Penyangga
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning terhadap kesadaran metakognisi dan hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga. ...
Inventarisasi Amfibi Ordo Anura Di Kawasan Curug Cigumawang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang-Banten
Inventarisasi Amfibi Ordo Anura Di Kawasan Curug Cigumawang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang-Banten
Amfibi terutama ordo Anura merupakan salah satu komponen ekosistem yang berperan penting dalam aspek ekologis maupun ekonomis, kurangnya pengetahuan serta informasi masyarakat terk...
MANAJEMEN DAN INTERAKSI SISWA DALAM KELAS
MANAJEMEN DAN INTERAKSI SISWA DALAM KELAS
Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan prinsip-prinsip manajemen kelas, pendekatan dalam manajemen kelas, dan kondisi fisik kelas. Prinsip-prinsip manajamen k...
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN EDUTAINMENT TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA BABUL MAGHFIRAH
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN EDUTAINMENT TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA BABUL MAGHFIRAH
Proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru mengakibatkan siswa menjadi sangat pasif pada saat proses berlangsung. Hal ini dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran yan...
ANALISIS DEFORMASI GUNUNG SINABUNG BERDASARKAN DATA PENGAMATAN GPS PERIODE 2017-2018
ANALISIS DEFORMASI GUNUNG SINABUNG BERDASARKAN DATA PENGAMATAN GPS PERIODE 2017-2018
Gunung Sinabung merupakan salah satu gunung api aktif yang ada di Indonesia yang terletak di provinsi Sumatera Utara. Gunung Sinabung tercatat tidak pernah meletus sejak tahun 1600...

Back to Top