Javascript must be enabled to continue!
Relevansi Nilai Pendidikan Islam dan Ajaran Tasawuf dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem Padepokan Jabalahad Keraton Surakarta
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat, 2) Ajaran Tasawuf dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat, 3) Relevansi Nilai-nilai Pendidikan Islam dan Ajaran Tasawuf dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat.
Penelitian ini bersifat kepustakaan/library research yakni menghimpun data penelitian dari khazanah literatur dan menjadikan “dunia teks” sebagai objek utama analisisnya. Dalam hal ini penulis menganalisis teks Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat. Selain itu, penulis juga melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi kepada Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat. Metode pengumpulaan data yang digunakan dalam penulisan ini adalah: menggunakan telaah hermeneutik dan wawancara serta dokumentasi.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat, meliputi: a) Nilai-nilai hubungan dengan Pencipta, b) Hubungan manusia dengan manusia (masyarakat) adalah nilai ta’awun (tolong menolong), nilai ‘adalah (keadilan) dan ‘ihsan (berbuat lebih atau terbaik terhadap orang lain), c) Hubungan manusia dengan kehidupan dunia adalah nilai ibtila (ujian), d) Hubungan manusia dengan alam semesta adalah nilai taskhir (pemanfaatan dan pengelolaan) dan nilai pembelajaran, e) Hubungan manusia dengan kehidupan akhirat adalah nilai mas’uliyah (pertanggungjawaban) dan jaza’ (pembalasan), f) Hubungan manusia dengan ilmu adalah nilai fard (kewajiban individual). (2) Ajaran Tasawuf dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat, meliputi: a) Alam Ahadiyah, b) Alam Wahdah, c) Alam Wahidiyah, d) Alam Arwah, e) Alam Mitsal, f) Alam Ajsam, g) Alam Insan Kamil (3) Relevansi Nilai-nilai Pendidikan Islam dan Ajaran Tasawuf dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat, meliputi: Suluk Bismillah digunakan sebagai sarana mendekatkan diri kepada sang pencipta, mempertegas posisi kita sebagai manusia pada posisi insan kamil, maka untuk mencapai insan kamil atau kembali dengan sempurna harus memenuhi dua syarat yaitu khalifatullah fil ard dan abdullah yang taat.
Title: Relevansi Nilai Pendidikan Islam dan Ajaran Tasawuf dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem Padepokan Jabalahad Keraton Surakarta
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat, 2) Ajaran Tasawuf dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat, 3) Relevansi Nilai-nilai Pendidikan Islam dan Ajaran Tasawuf dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat.
Penelitian ini bersifat kepustakaan/library research yakni menghimpun data penelitian dari khazanah literatur dan menjadikan “dunia teks” sebagai objek utama analisisnya.
Dalam hal ini penulis menganalisis teks Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat.
Selain itu, penulis juga melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi kepada Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat.
Metode pengumpulaan data yang digunakan dalam penulisan ini adalah: menggunakan telaah hermeneutik dan wawancara serta dokumentasi.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat, meliputi: a) Nilai-nilai hubungan dengan Pencipta, b) Hubungan manusia dengan manusia (masyarakat) adalah nilai ta’awun (tolong menolong), nilai ‘adalah (keadilan) dan ‘ihsan (berbuat lebih atau terbaik terhadap orang lain), c) Hubungan manusia dengan kehidupan dunia adalah nilai ibtila (ujian), d) Hubungan manusia dengan alam semesta adalah nilai taskhir (pemanfaatan dan pengelolaan) dan nilai pembelajaran, e) Hubungan manusia dengan kehidupan akhirat adalah nilai mas’uliyah (pertanggungjawaban) dan jaza’ (pembalasan), f) Hubungan manusia dengan ilmu adalah nilai fard (kewajiban individual).
(2) Ajaran Tasawuf dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat, meliputi: a) Alam Ahadiyah, b) Alam Wahdah, c) Alam Wahidiyah, d) Alam Arwah, e) Alam Mitsal, f) Alam Ajsam, g) Alam Insan Kamil (3) Relevansi Nilai-nilai Pendidikan Islam dan Ajaran Tasawuf dalam Suluk Bismillah bagi Abdi Dalem di Padepokan Jabalahad Karaton Surakarta Hadiningrat, meliputi: Suluk Bismillah digunakan sebagai sarana mendekatkan diri kepada sang pencipta, mempertegas posisi kita sebagai manusia pada posisi insan kamil, maka untuk mencapai insan kamil atau kembali dengan sempurna harus memenuhi dua syarat yaitu khalifatullah fil ard dan abdullah yang taat.
Related Results
KAJIAN TERITORIALITAS KERATON KANOMAN
KAJIAN TERITORIALITAS KERATON KANOMAN
Abstrak - Keraton Kanoman merupakan salah satu bangunan yang penting dalam sejarah terbentuknya Kota Cirebon. Keraton Kanoman didirikan pada tahun 1678, keraton berfungsi sebagai b...
PENERAPAN KONSEP SENTRALITAS PADA KERATON SURAKARTA HADININGRAT
PENERAPAN KONSEP SENTRALITAS PADA KERATON SURAKARTA HADININGRAT
Abstract - Keraton is a term to describe a place where Javanese ruler and his family lives. Keraton, which regarded as a historical building, holds an important role in development...
Peran Ulama Keraton dalam Kegiatan Ke Islaman Keraton Solo
Peran Ulama Keraton dalam Kegiatan Ke Islaman Keraton Solo
Keraton Solo merupakan salah satu kerajaan Islam yang masih berjaya hingga saat ini. Sebagai kerajaan yang bernafaskan Islam, Keraton Solo memiliki penghulu atau abdi dalem yang be...
Peluang dan Tantangan Pengembangan Pariwisata di Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta
Peluang dan Tantangan Pengembangan Pariwisata di Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta
Abstrak Kawasan cagar budaya Keraton Kasunanan Surakarta yang disebut Baluwarti merupakan kawasan permukiman tradisional yang banyak dihuni oleh abdi dalem dan sentana dalem Kerato...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Peran Tasawuf Dalam Penanaman Pendidikan Karakter
Peran Tasawuf Dalam Penanaman Pendidikan Karakter
Tasawuf sebagai cabang spiritualitas dalam Islam, memiliki peran penting dalam penanaman pendidikan karakter yang berkualitas. Melalui nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, ket...
Suluk Ukkil on the Barong Expressions, motifs and meanings
Suluk Ukkil on the Barong Expressions, motifs and meanings
With its origin dating back to as early as the 500 BC, the ukkil forms part of a centuries-old woodcarving art and tradition of the Suluk, one of the many indigenous ethnic groups ...
Implementasi Nilai-Nilai Tasawuf Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule Tanjunganom Nganjuk
Implementasi Nilai-Nilai Tasawuf Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule Tanjunganom Nganjuk
Di era globalisasi telah terjadi problematika terkikisnya nilai-nilai etika dan moral diberbagai kalangan terutama para remaja. Hal tersebut dapat dilihat banyaknya pergaulan bebas...

