Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tragedi Kanjuruhan dalam Perspektif Media Timur Tengah

View through CrossRef
Abstract. On October 1, 2022, there were riots and incidents after the end of the Indonesian league 1 football match between the Arema FC team and the Persebaya team in the 11th week of the 2022-2023 league 1 season at the Kanjuruhan Stadium in Malang Regency, East Java. The tragedy that claimed 754 people, including 132 dead, 26 seriously injured and 596 slightly or moderately injured, caused deep sorrow for the victims, their families, and the people of Indonesia. This news is taken from the Middle East news website, Al Jazeera. From this background, the researcher took the formulation of the problem of how to analyze the framing of kanjuruhan news in the perspective of the middle east media with the aim of knowing how the framing analysis of kanjuruhan news in the perspective of the middle east media. This study uses qualitative research methods with framing analysis allowed by Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki and uses agenda setting media theory introduced by McCombs and DL Shaw. Framing is an important element in the development of news in a media. So if it is concluded as a whole from news 1 to news 3 from Al Jazera side with the community to demand justice and corner only one party, namely the police. Abstrak. Tanggal 1 Oktober 2022 terjadi kerusuhan dan insiden pasca berakhirnya pertandingan sepak bola liga 1 Indonesia antara tim Arema FC dan tim Persebaya pada pekan ke-11 liga 1 musim 2022- 2023 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tragedi yang  merenggut 754 orang, termasuk 132 meninggal dunia, 26 luka berat dan 596 luka ringan atau sedang, menimbulkan kesedihan mendalam bagi para korban, keluarganya, dan masyarakat Indonesia. Pemberitaan ini di ambil dari laman berita Timur Tengah yaitu Al Jazeera. Dari latar belakang tersebut peneliti mengambil rumusan masalah bagaimana analisis framing pemberitaan kanjuruhan dalam prespektif media timur tengah dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana analisis framing pemberitaan kanjuruhan dalam prespektif media timur tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis framing yang di perkenlkan oleh Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki serta menggunakan teori agenda setting media yang di perkenalkan oleh McCombs dan DL Shaw. Framing menjadi elemen penting dalam perkembangan pemberitaan di suatu media. Sehingga jika disimpulkan secara keseluruhan dari berita 1 hingga berita 3 dari al jazera berpihak kepada masyarakat untuk menuntut keadilan serta menyudutkan satu pihak saja yakni pihak kepolisian.
Title: Tragedi Kanjuruhan dalam Perspektif Media Timur Tengah
Description:
Abstract.
On October 1, 2022, there were riots and incidents after the end of the Indonesian league 1 football match between the Arema FC team and the Persebaya team in the 11th week of the 2022-2023 league 1 season at the Kanjuruhan Stadium in Malang Regency, East Java.
The tragedy that claimed 754 people, including 132 dead, 26 seriously injured and 596 slightly or moderately injured, caused deep sorrow for the victims, their families, and the people of Indonesia.
This news is taken from the Middle East news website, Al Jazeera.
From this background, the researcher took the formulation of the problem of how to analyze the framing of kanjuruhan news in the perspective of the middle east media with the aim of knowing how the framing analysis of kanjuruhan news in the perspective of the middle east media.
This study uses qualitative research methods with framing analysis allowed by Zhongdang Pan and Gerald M.
Kosicki and uses agenda setting media theory introduced by McCombs and DL Shaw.
Framing is an important element in the development of news in a media.
So if it is concluded as a whole from news 1 to news 3 from Al Jazera side with the community to demand justice and corner only one party, namely the police.
Abstrak.
Tanggal 1 Oktober 2022 terjadi kerusuhan dan insiden pasca berakhirnya pertandingan sepak bola liga 1 Indonesia antara tim Arema FC dan tim Persebaya pada pekan ke-11 liga 1 musim 2022- 2023 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Tragedi yang  merenggut 754 orang, termasuk 132 meninggal dunia, 26 luka berat dan 596 luka ringan atau sedang, menimbulkan kesedihan mendalam bagi para korban, keluarganya, dan masyarakat Indonesia.
Pemberitaan ini di ambil dari laman berita Timur Tengah yaitu Al Jazeera.
Dari latar belakang tersebut peneliti mengambil rumusan masalah bagaimana analisis framing pemberitaan kanjuruhan dalam prespektif media timur tengah dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana analisis framing pemberitaan kanjuruhan dalam prespektif media timur tengah.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis framing yang di perkenlkan oleh Zhongdang Pan and Gerald M.
Kosicki serta menggunakan teori agenda setting media yang di perkenalkan oleh McCombs dan DL Shaw.
Framing menjadi elemen penting dalam perkembangan pemberitaan di suatu media.
Sehingga jika disimpulkan secara keseluruhan dari berita 1 hingga berita 3 dari al jazera berpihak kepada masyarakat untuk menuntut keadilan serta menyudutkan satu pihak saja yakni pihak kepolisian.

Related Results

PEMBERITAAN TRAGEDI KANJURUHAN DALAM TAYANGAN YOUTUBE NARASI MATA NAJWA: ANALISIS WACANA KRITIS VAN DIJK
PEMBERITAAN TRAGEDI KANJURUHAN DALAM TAYANGAN YOUTUBE NARASI MATA NAJWA: ANALISIS WACANA KRITIS VAN DIJK
Pada tanggal 1 Oktober 2022, terjadi kekacauan pasca pertandingan sepak bola Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang yang menimbulkan korban sebanyak ...
Peran Komnas Ham Dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan Di Kabupaten Malang
Peran Komnas Ham Dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan Di Kabupaten Malang
Setiap manusia memiliki hak-hak yang melekat, yang hanya dapat dilaksanakan jika semua individu ataupun kelompok diberikan hak serta kebebasan yang sama. Hak Asasi Manusia (HAM) la...
Ekonomi syariah-03112220013-fika musfika
Ekonomi syariah-03112220013-fika musfika
PANDANGAN DASAR EKONOMI ISLAM Pandangan Dasar Ekonomi Islam menyatakan bahwa ekonomi Islam memandang bahwa kelangkaan (kelangkaan) bukanlah masalah yang asasi dari ekonomi manusia....
Pandangan dasar ekonomi islam
Pandangan dasar ekonomi islam
Pandangan Dasar Ekonomi Islam menyatakan bahwa ekonomi Islam memandang bahwa kelangkaan (kelangkaan) bukanlah masalah yang asasi dari ekonomi manusia. Sehingga persoalan produksi, ...
Penegakan Hukum terhadap Supporter Sepak Bola dalam Tragedi Kanjuruan Ditinjau dari Perspektif Hak Asasi Manusia
Penegakan Hukum terhadap Supporter Sepak Bola dalam Tragedi Kanjuruan Ditinjau dari Perspektif Hak Asasi Manusia
Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui Hak Asasi Manusia dalam tyragedi sepak bola kenjuruhan di indoneisa. Dunia persepakbolaan Indonesia memiliki tragedi kelam tepatnya tangga...
GERAKAN SOSIAL VIRTUAL MENYIKAPI TRAGEDI KANJURUHAN
GERAKAN SOSIAL VIRTUAL MENYIKAPI TRAGEDI KANJURUHAN
Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 129 orang penonton usia pertandingan Arema Malang FC dengan Surabaya FC menimbulkan gejolak di masyarakat Indonesia. Gejolak atas teagedi maut in...
SPEECH LEVEL OF SASAK LANGUAGE AT RARANG TENGAH VILLAGE
SPEECH LEVEL OF SASAK LANGUAGE AT RARANG TENGAH VILLAGE
This research is intended to describe the forms of Sasak language speech levels, with sub-focus, the domains of the Sasak Alus language (Base Alus) use in the Rarang Tengah communi...

Back to Top