Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pelatihan Tenun Tingkat Pemula pada Kelompok Tenun Palas, Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai

View through CrossRef
Kain tenun adalah salah satu kerajinan khas budaya Melayu yang terkenal di Provinsi Riau. Masyarakat Kota Dumai, Provinsi Riau memiliki perhatian pada pelestarian kain tenun Melayu, contohnya Kelompok Tenun Palas, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur. Di sisi lain, Kelompok Tenun Palas adalah kelompok baru yang menghadapi 2 permasalahan, di antaranya: minimnya pengetahuan dan kemampuan terkait kewirausahaan kerajinan tenun. Oleh karena itu, PT Pertamina Refinery Unit II Dumai menginisiasi kegiatan Pelatihan Tenun Tingkat Pemula dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan untuk menenun. Secara teknis, Pelatihan Tenun berisi 4 tahap pelaksanaan, di antaranya: tahap perencanaan, tahap pengorganisasian, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Metode pelatihan yang digunakan yakni ceramah materi dan praktik dalam waktu 7 hari diikuti 11 peserta. Selain itu, terdapat 2 target yang dicapai, yaitu tingkat partisipasi dan peningkatan kapasitas.
Title: Pelatihan Tenun Tingkat Pemula pada Kelompok Tenun Palas, Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai
Description:
Kain tenun adalah salah satu kerajinan khas budaya Melayu yang terkenal di Provinsi Riau.
Masyarakat Kota Dumai, Provinsi Riau memiliki perhatian pada pelestarian kain tenun Melayu, contohnya Kelompok Tenun Palas, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur.
Di sisi lain, Kelompok Tenun Palas adalah kelompok baru yang menghadapi 2 permasalahan, di antaranya: minimnya pengetahuan dan kemampuan terkait kewirausahaan kerajinan tenun.
Oleh karena itu, PT Pertamina Refinery Unit II Dumai menginisiasi kegiatan Pelatihan Tenun Tingkat Pemula dalam program Corporate Social Responsibility (CSR).
Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan untuk menenun.
Secara teknis, Pelatihan Tenun berisi 4 tahap pelaksanaan, di antaranya: tahap perencanaan, tahap pengorganisasian, tahap implementasi, dan tahap evaluasi.
Metode pelatihan yang digunakan yakni ceramah materi dan praktik dalam waktu 7 hari diikuti 11 peserta.
Selain itu, terdapat 2 target yang dicapai, yaitu tingkat partisipasi dan peningkatan kapasitas.

Related Results

PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2017 DI KELURAHAN TAUBONTO
PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2017 DI KELURAHAN TAUBONTO
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bentuk partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2017 di Kelurahan Taubonto...
PPPUD DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN TENUN CORAK INSANG DI KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA
PPPUD DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN TENUN CORAK INSANG DI KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA
PPPUD of Product Diversification of Corak Insang Weaving at Kampung Wisata Tenun KhatulistiwaAbstact. Since established on 16th of November 2018 as a woven tourist village area, th...
Pengembangan Minat dan Bakat Siswa di Desa Perkebunan Tanjung Kasau (SDN 10 Perkebunan Tanjung Kasau dan MTS Islamiyah Tanjung Kasau)
Pengembangan Minat dan Bakat Siswa di Desa Perkebunan Tanjung Kasau (SDN 10 Perkebunan Tanjung Kasau dan MTS Islamiyah Tanjung Kasau)
Di Desa Perkebunan Tanjung Kasau, banyak para siswa yang tidak tahu minat dan bakat mereka masing-masing serta sekolah yang kurang aktif dalam melakukan kegiatan pengembangan minat...
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
<p>ABSTRACT<br />Sintang’s Dayak ikat weaving, which is one of the cultural artifacts of Sintang District, West Kalimantan, is used by indigenous peoples (Dayak tribes)...
KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIK PERLINDUNGAN MOTIF LUBENG TENUN TROSO
KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIK PERLINDUNGAN MOTIF LUBENG TENUN TROSO
Motif lubeng merupakan salah satu motif tenun troso yang perlu untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan nyata. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan problema...
Kerajinan Kain Tenun Pewarna Alam di Kabupaten Buton (Suatu Strategi Pengembangan)
Kerajinan Kain Tenun Pewarna Alam di Kabupaten Buton (Suatu Strategi Pengembangan)
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data leb...
ANALISIS KETERSEDIAAN PRASARANA DAN SARANA PERMUKIMAN NELAYAN DI KELURAHAN LAKOLOGOU KECAMATAN KOKALUKUNA KOTA BAUBAU
ANALISIS KETERSEDIAAN PRASARANA DAN SARANA PERMUKIMAN NELAYAN DI KELURAHAN LAKOLOGOU KECAMATAN KOKALUKUNA KOTA BAUBAU
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis kondisi lingkungan permukiman di tinjau dari aspek fisik (prasarana dan sarana), sosial dan ekonomi masyarakat di Kelurah...

Back to Top