Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan

View through CrossRef
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien BPJS rawat jalan di Rumah Sakit Cakra Husada Klaten. Jenis penelitian adalah deskriptif yaitu mendeskrepsikan kepuasan pasien BPJS rawat jalan. Dengan pendekatan cross sectional. Instrument penelitian adalah kuisioner tertutup. Populasinya adalah seluruh pasien BPJS rawat jalan yang berkunjung di Rumah Sakit Cakra Husada Klaten dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling yaitu penentuan sampel secara kebetulan atau siapa saja yang kebetulan bertemu dengan peneliti dapat dijadikan sampel yang besarnya 50 responden. Analisis data penelitian ini adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pasien tertinggi terhadap dimensi mutu kompetensi teknik yaitu pasien yang menyatakan kurang puas sebanyak 46% dan terendah pada pasien yang menyatakan cukup puas sebanyak 2%, dimensi mutu akses atau keterjangkauan tertinggi pada pasien yang menyatakan puas sebanyak 44% dan terendah pada pasien yang menyatakan kurang puas sebanyak 14%, dimensi mutu ketepatan waktu tertinggi pada pasien yang menyatakan puas sebanyak 36% dan terendah pada pasien yang menyatakan kurang puas sebanyak 30%, dimensi mutu hubungan antar manusia tertinggi pada pasien yang menyatakan cukup puas sebanyak 42% dan terendah pada pasien yang menyatakan  kurang puas sebanyak 20%, dimensi mutu efisiensi tertinggi pada pasien yang menyatakan kurang  puas sebanyak 44% dan terendah pada pasien yang menyatakan puas sebanyak 14%, dimensi mutu kelangsungan pelayanan tertinggi pada pasien yang menyatakan cukup puas sebanyak 40% dan terendah pada pasien yang menyatakan kurang puas sebanyak 26%, dimensi mutu keamanan tertinggi pada pasien yang menyatakan cukup puas sebanyak 48% dan terendah pada pasien yang menyatakan puas sebanyak 24%, serta dimensi mutu kenyamanan tertinggi pada pasien yang menyatakan kurang puas sebanyak 54% dan terendah pada pasien yang menyatakan puas sebanyak 14%. Simpulan penelitian ini bahwa sebagian besar responden merasa puas pada dimensi akses atau keterjangkauan dan dimensi ketepatan waktu, sedangkan sebagian besar responden yang merasa cukup puas yaitu pada dimensi hubungan antar manusia, kelangsungan pelayanan dan keamanan. Untuk pasien yang sebagian besar merasa kurang puas pada dimensi efisiensi dan kenyamanan. Faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien adalah waktu tunggu pasien yang lama sehingga pasien bosan serta fasilitas yang disediakan kurang memuaskan pasien. Sarannya adalah peningkatan kualitas pelayanan dengan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di rumah sakit sehingga pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar
Title: Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Description:
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien BPJS rawat jalan di Rumah Sakit Cakra Husada Klaten.
Jenis penelitian adalah deskriptif yaitu mendeskrepsikan kepuasan pasien BPJS rawat jalan.
Dengan pendekatan cross sectional.
Instrument penelitian adalah kuisioner tertutup.
Populasinya adalah seluruh pasien BPJS rawat jalan yang berkunjung di Rumah Sakit Cakra Husada Klaten dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling yaitu penentuan sampel secara kebetulan atau siapa saja yang kebetulan bertemu dengan peneliti dapat dijadikan sampel yang besarnya 50 responden.
Analisis data penelitian ini adalah deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pasien tertinggi terhadap dimensi mutu kompetensi teknik yaitu pasien yang menyatakan kurang puas sebanyak 46% dan terendah pada pasien yang menyatakan cukup puas sebanyak 2%, dimensi mutu akses atau keterjangkauan tertinggi pada pasien yang menyatakan puas sebanyak 44% dan terendah pada pasien yang menyatakan kurang puas sebanyak 14%, dimensi mutu ketepatan waktu tertinggi pada pasien yang menyatakan puas sebanyak 36% dan terendah pada pasien yang menyatakan kurang puas sebanyak 30%, dimensi mutu hubungan antar manusia tertinggi pada pasien yang menyatakan cukup puas sebanyak 42% dan terendah pada pasien yang menyatakan  kurang puas sebanyak 20%, dimensi mutu efisiensi tertinggi pada pasien yang menyatakan kurang  puas sebanyak 44% dan terendah pada pasien yang menyatakan puas sebanyak 14%, dimensi mutu kelangsungan pelayanan tertinggi pada pasien yang menyatakan cukup puas sebanyak 40% dan terendah pada pasien yang menyatakan kurang puas sebanyak 26%, dimensi mutu keamanan tertinggi pada pasien yang menyatakan cukup puas sebanyak 48% dan terendah pada pasien yang menyatakan puas sebanyak 24%, serta dimensi mutu kenyamanan tertinggi pada pasien yang menyatakan kurang puas sebanyak 54% dan terendah pada pasien yang menyatakan puas sebanyak 14%.
Simpulan penelitian ini bahwa sebagian besar responden merasa puas pada dimensi akses atau keterjangkauan dan dimensi ketepatan waktu, sedangkan sebagian besar responden yang merasa cukup puas yaitu pada dimensi hubungan antar manusia, kelangsungan pelayanan dan keamanan.
Untuk pasien yang sebagian besar merasa kurang puas pada dimensi efisiensi dan kenyamanan.
Faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien adalah waktu tunggu pasien yang lama sehingga pasien bosan serta fasilitas yang disediakan kurang memuaskan pasien.
Sarannya adalah peningkatan kualitas pelayanan dengan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di rumah sakit sehingga pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.

Related Results

Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan
Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien adalah hasil penilaian pasien terhadap pel...
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kepuasan Pasien BPJS Rawat Jalan
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kepuasan Pasien BPJS Rawat Jalan
Kemenkes RI menyatakan kualitas pelayanan kesehatan merupakan segala hal yang meliputi kinerja yang menunjukkan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan, tidak saja yang dapat meni...
Pengaruh Mutu Layanan Tenaga Kesehatan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Di Puskesmas Wanakaya Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu
Pengaruh Mutu Layanan Tenaga Kesehatan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Di Puskesmas Wanakaya Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu
Abstrak Nilai IKM Puskesmas Wanakaya tahun 2021 adalah sebesar 61,55 yang masuk dalam kategori tidak puas. Kepuasan pasien adalah keadaan senang atau bahagia yang dialami pas...
Kepuasan Pasien BPJS Kesehatan pada Pelayanan Kesehatan di Klinik Haji Medan Mabar
Kepuasan Pasien BPJS Kesehatan pada Pelayanan Kesehatan di Klinik Haji Medan Mabar
BPJS Kesehatan adalah Jaminan Kesehatan Nasional dengan salah satu fokus utamanya adalah meningkat kepuasan pesertanya yaitu penduduk Indonesia dengan target kepuasan pada tahun 20...
Pengaruh kinerja petugas kesehatan pada tingkat kepuasan pasien
Pengaruh kinerja petugas kesehatan pada tingkat kepuasan pasien
The performance of health workers and patient satisfaction Background: Patient satisfaction related to the quality of health services by knowing the level of patient satisfaction, ...
Analisis Kepuasan Pasien Rawat Jalan terhadap Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung
Analisis Kepuasan Pasien Rawat Jalan terhadap Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung
ABSTRACK                                                                 The drug administration worldview has moved from drug direction to medication and patient direction. Fulfil...
"PENURUNAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN AKAN MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN"
"PENURUNAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN AKAN MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN"
Latar belakang : Sebagai institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karakteristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahun kesehatan, kemajuan, tekno...

Back to Top