Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Makna dan pengalaman anggota Purple Lovers Community dalam mengartikulasikan warna ungu

View through CrossRef
The meaning and experiences of Purple Lovers Community members in articulating the color purple In Indonesia, the phenomenon of fans or fanatics of the color purple can be seen from the loyalty or activities of a person or group that always involves the color purple in their daily activities. Various forms of daily activities of purple lovers can be found through the way they dress, decorate their rooms, and personal items they own. This study aims to see the meaning and experience of members of the purple lover’s community in articulating the color purple. The study used a qualitative method that focused on the tradition of phenomenological research. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the color purple for community members is not just a color but a symbol of identity and a glue that unites each individual with different backgrounds but who have the same love and appreciation for the aesthetics and meaning of the color. The meaning of the color purple in this community is formed and strengthened through social interaction between members. The interaction that exists between community members towards the color purple creates a different meaning and experience for each member of the community. Communication and events experienced by members of the Purple Lovers Community with their environment form a transactional communication experience. Di Indonesia, fenomena penggemar atau fanatik terhadap warna ungu dapat terlihat dari kesetiaan maupun aktivitas seseorang atau kelompok yang selalu melibatkan warna ungu dalam setiap kegiatan hariannya. Berbagai bentuk kegiatan sehari-sehari penyuka warna ungu ini dapat dijumpai lewat cara berpakaian, dekorasi ruangan maupun barang-barang pribadi yang mereka miliki. Penelitian ini bertujuan untuk melihat makna dan pengalaman anggota purple lovers community dalam mengartikulasikan warna ungu. Penelitian menggunakan metode kualitatif yang berfokus pada tradisi penelitian fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan warna ungu bagi anggota komunitas bukan hanya sekedar warna, melainkan simbol identitas dan perekat yang menyatukan tiap individu dengan latar belakang yang berbeda namun memiliki kesamaan cinta dan apresiasi terhadap estetika dan makna warna tersebut. Makna warna ungu pada komunitas ini terbentuk dan diperkuat melalui interaksi sosial antaranggota. Interaksi yang terjalin antar anggota komunitas terhadap warna ungu menciptakan masing-masing makna dan pengalaman yang berbeda bagi setiap anggota komunitas. Komunikasi dan peristiwa yang dialami anggota komunitas Purple Lovers Community dengan lingkunganya membentuk sebuah pengalaman komunikasi yang sifatnya transaksional.
Title: Makna dan pengalaman anggota Purple Lovers Community dalam mengartikulasikan warna ungu
Description:
The meaning and experiences of Purple Lovers Community members in articulating the color purple In Indonesia, the phenomenon of fans or fanatics of the color purple can be seen from the loyalty or activities of a person or group that always involves the color purple in their daily activities.
Various forms of daily activities of purple lovers can be found through the way they dress, decorate their rooms, and personal items they own.
This study aims to see the meaning and experience of members of the purple lover’s community in articulating the color purple.
The study used a qualitative method that focused on the tradition of phenomenological research.
Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation.
The results of the study show that the color purple for community members is not just a color but a symbol of identity and a glue that unites each individual with different backgrounds but who have the same love and appreciation for the aesthetics and meaning of the color.
The meaning of the color purple in this community is formed and strengthened through social interaction between members.
The interaction that exists between community members towards the color purple creates a different meaning and experience for each member of the community.
Communication and events experienced by members of the Purple Lovers Community with their environment form a transactional communication experience.
Di Indonesia, fenomena penggemar atau fanatik terhadap warna ungu dapat terlihat dari kesetiaan maupun aktivitas seseorang atau kelompok yang selalu melibatkan warna ungu dalam setiap kegiatan hariannya.
Berbagai bentuk kegiatan sehari-sehari penyuka warna ungu ini dapat dijumpai lewat cara berpakaian, dekorasi ruangan maupun barang-barang pribadi yang mereka miliki.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat makna dan pengalaman anggota purple lovers community dalam mengartikulasikan warna ungu.
Penelitian menggunakan metode kualitatif yang berfokus pada tradisi penelitian fenomenologi.
Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan warna ungu bagi anggota komunitas bukan hanya sekedar warna, melainkan simbol identitas dan perekat yang menyatukan tiap individu dengan latar belakang yang berbeda namun memiliki kesamaan cinta dan apresiasi terhadap estetika dan makna warna tersebut.
Makna warna ungu pada komunitas ini terbentuk dan diperkuat melalui interaksi sosial antaranggota.
Interaksi yang terjalin antar anggota komunitas terhadap warna ungu menciptakan masing-masing makna dan pengalaman yang berbeda bagi setiap anggota komunitas.
Komunikasi dan peristiwa yang dialami anggota komunitas Purple Lovers Community dengan lingkunganya membentuk sebuah pengalaman komunikasi yang sifatnya transaksional.

Related Results

Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Abstrak. Mi merupakan salah satu makanan olahan tepung terigu yang terkenal di Indonesia dan Asia. Mi basah merupakan salah satu jenis mi paling banyak digunakan di masyarakat. Pad...
PENGARUH SUBSTITUSI UBI JALAR UNGUTERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK COOKIES UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas var Ayamurasaki)
PENGARUH SUBSTITUSI UBI JALAR UNGUTERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK COOKIES UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas var Ayamurasaki)
Ubi jalar ungu atau Ipomea batatas var Ayamurasaki merupakan salah satu tanaman yang berasal dari Amerika Selatan yang sukses dikembangkan di Indonesia sebagai tanaman pangan. Umbi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Gunung Kawi: Olahan Ketela Ungu Memberdayakan Masyarakat
Gunung Kawi: Olahan Ketela Ungu Memberdayakan Masyarakat
Purple sweet potato Gunung Kawi is only sold raw, the price is very cheap. This causes the farmers to suffer losses. On the other hand, quite a lot of Wonosari Gunung Kawi resident...
Upaya Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Banjari Ranting IPNU IPPNU Gresik
Upaya Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Banjari Ranting IPNU IPPNU Gresik
Urgensi Pendidikan Agama Islam pada generasi muda (remaja) ialah untuk merealisasikan cita-cita yang mulia yakni masyarakat Islam yang selaras dengan perintah Allah SWT sebagai upa...
Pengalaman dalam Bahasa Indonesia: Kategorisasi dan Metafora Konseptual
Pengalaman dalam Bahasa Indonesia: Kategorisasi dan Metafora Konseptual
Riset ini bertujuan untuk menelusuri konsep pengalaman sebagai dasar pemikiran linguistik kognitif secara umum dalam bahasa Indonesia. Data bebas konteks dalam penelitian ini adala...
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...

Back to Top