Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN UNTUK PERTANIAN DI KABUPATEN MAJELENGKA, JAWA BARAT
View through CrossRef
Abstrak:Pencarian data curah hujan dan suhu Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dimaksudkan agar dalam pendayagunaan lahan yang digunakan sesuai dengan kemampuannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan lahan di Kabupaten Majalengka berdasarkan curah hujan dan suhu serta mengevaluasi kesesuaian antara penggunaan penggunaan lahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Pada penelitian ini menggunakan bahan berupa data curah hujan dan suhu serta komoditas unggulan di daerah Majalengka, Jawa Barat. Selama periode tahun 2010-2019 data curah hujan di Kabupaten Majalengka dengan curah hujan tahunan terendah yaitu sebesar 1.457 mm/tahun yang terjadi pada tahun 2019 dan tertinggi sebesar yaitu sebesar 7.170 mm/tahun pada tahun 2014 periode tahun 2010-2019 rata-rata suhu Kabupaten Majalengka yaitu 27°C hingga 27.7°C. Suhu udara dan curah hujan tersebut masih cocok untuk tanaman-tanaman seperti padi sawah, jagung, kacang kedelai padi sawah, jagung dan kacang kedelai.
Kata Kunci: evaluasi kemampuan lahan, curah hujan, suhu, Majalengka, komoditas unggul
The search for rainfall and temperature data in Majalengka Regency, West Java is intended to make use of the land in accordance with its capabilities. The purpose of this study is to find out about the ability of land in Majalengka Regency based on rainfall and temperature and evaluate the suitability between land use in the form of superior commodity crops and land capability that has been determined. This study uses data search or searching methods, in the search method there are two ways, namely by linear search and binary search. In this study using material in the form of rainfall and temperature data and leading commodities in the majalengka area, west Java. During the 2010-2019 period rainfall data in Majalengka Regency with the lowest annual rainfall was 1,457 mm / year which occurred in 2019 and the highest amounted to 7,170 mm / year in 2014 the period 2010-2019 the average temperature of the Regency Majalengka is 27 ° C to 27.7 ° C. The temperature and rainfall are still suitable for plants such as lowland rice, corn, soybean, lowland rice, corn and soybeans.
Title: EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN UNTUK PERTANIAN DI KABUPATEN MAJELENGKA, JAWA BARAT
Description:
Abstrak:Pencarian data curah hujan dan suhu Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dimaksudkan agar dalam pendayagunaan lahan yang digunakan sesuai dengan kemampuannya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan lahan di Kabupaten Majalengka berdasarkan curah hujan dan suhu serta mengevaluasi kesesuaian antara penggunaan penggunaan lahan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Pada penelitian ini menggunakan bahan berupa data curah hujan dan suhu serta komoditas unggulan di daerah Majalengka, Jawa Barat.
Selama periode tahun 2010-2019 data curah hujan di Kabupaten Majalengka dengan curah hujan tahunan terendah yaitu sebesar 1.
457 mm/tahun yang terjadi pada tahun 2019 dan tertinggi sebesar yaitu sebesar 7.
170 mm/tahun pada tahun 2014 periode tahun 2010-2019 rata-rata suhu Kabupaten Majalengka yaitu 27°C hingga 27.
7°C.
Suhu udara dan curah hujan tersebut masih cocok untuk tanaman-tanaman seperti padi sawah, jagung, kacang kedelai padi sawah, jagung dan kacang kedelai.
Kata Kunci: evaluasi kemampuan lahan, curah hujan, suhu, Majalengka, komoditas unggul
The search for rainfall and temperature data in Majalengka Regency, West Java is intended to make use of the land in accordance with its capabilities.
The purpose of this study is to find out about the ability of land in Majalengka Regency based on rainfall and temperature and evaluate the suitability between land use in the form of superior commodity crops and land capability that has been determined.
This study uses data search or searching methods, in the search method there are two ways, namely by linear search and binary search.
In this study using material in the form of rainfall and temperature data and leading commodities in the majalengka area, west Java.
During the 2010-2019 period rainfall data in Majalengka Regency with the lowest annual rainfall was 1,457 mm / year which occurred in 2019 and the highest amounted to 7,170 mm / year in 2014 the period 2010-2019 the average temperature of the Regency Majalengka is 27 ° C to 27.
7 ° C.
The temperature and rainfall are still suitable for plants such as lowland rice, corn, soybean, lowland rice, corn and soybeans.
.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
Analisis Spasial Tekanan Penduduk Terhadap Lahan Pertanian di Daerah Aliran Sungai Laeya Kabupaten Konawe Selatan
Analisis Spasial Tekanan Penduduk Terhadap Lahan Pertanian di Daerah Aliran Sungai Laeya Kabupaten Konawe Selatan
Population pressure on agricultural land is one of the important parameters to determine the level of environmental quality in watersheds (DAS). High population pressure on agricul...
Kajian Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Non Pertanian di Kabupaten Bireuen
Kajian Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Non Pertanian di Kabupaten Bireuen
Penggunaan lahan pemukiman di Kabupaten Bireuen, berkembang sangat pesat dalam kurun waktu 2006 hingga 2011, yaitu seluas 8.967,76 ha atau 4,99 %, sehingga mencapai 13.272,94 ha at...
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN PENDUDUK DI KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN PENDUDUK DI KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perubahan fungsi lahan pertanian, 2) Dampaknya alih fungsi lahan terhadap kehidupan pendudukyang meliputi luas kepemilikan lahan, alih...
KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA SISTEM PERTANIAN LAHAN KERING DALAM KEBUDAYAAN MANGGARAI
KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA SISTEM PERTANIAN LAHAN KERING DALAM KEBUDAYAAN MANGGARAI
Penelitian ini mengkaji karakteristik dan dinamika sistem pertanian lahan kering dalam kebudayaan Manggarai, lambang identitas masyarakat Manggarai sebagai anggota kelompok etnik M...
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Daerah Aliran Sungai (DAS) Telake seluas sekitar 358.405,70 ha berada di wilayah Kalimantan Timur. Selain itu, juga terdapat aktivitas pemanfaatan sumber daya alam. Dalam penelitia...
Analisis Karakteristik Fisik Kondisi Lahan di Kabupaten Bandung Barat
Analisis Karakteristik Fisik Kondisi Lahan di Kabupaten Bandung Barat
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisik kondisi lahan di Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis da...

