Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KEMAMPUAN DAN KLASIFIKASI PENGGUNAAN LAHAN UNTUK PERTANIAN DI KABUPATEN PARIAMAN, SUMATERA BARAT

View through CrossRef
Abstrak: Jenis  data  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah berupa data sekunder yaitu berupa data yang diperoleh  berbagai  sumber instansi  yang terdiri dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Padang Pariaman dalam angka 2020, kemudian data suhu dan kelembaban 10 tahun terakhir, data produk unggulan (pertanian, perkebunan, hortikultura) Kabupaten Padang Pariaman tersebut diolah ke dalam microsoft excel, dan data berupa kebutuhan pupuk pada komuditas unggul tersebut.  Kabupaten Padang Pariaman mempunyai iklim tropis dengan suhu maksimum rata-rata sebesar 25,7°C, sedangkan rata-rata kelembaban pada kabupaten Padang Pariaman memiliki tingkat kelembaban 86,4%. Dengan kondisi iklim suhu dan kelembabantersebut, terdapat beberapa jenis komoditas unggulan pertanian pada kabupaten tersebut seperti padi, dan ubi kayu. Pada komoditas unggulan perkebunan yaitu tanaman kakao, kelapa sawit dan karet, sedangkan komoditas unggulan hortikultura adalah duku, terung, danmanggis. Pemupukan dilakukan harus sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing tanaman dan cara pemberian harus tepat agar tidak merugikan dan tidak merusak lingkungan akibat kelebihan konsentrasi serta waktu dan cara aplikasinya.    
Title: KEMAMPUAN DAN KLASIFIKASI PENGGUNAAN LAHAN UNTUK PERTANIAN DI KABUPATEN PARIAMAN, SUMATERA BARAT
Description:
Abstrak: Jenis  data  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah berupa data sekunder yaitu berupa data yang diperoleh  berbagai  sumber instansi  yang terdiri dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Padang Pariaman dalam angka 2020, kemudian data suhu dan kelembaban 10 tahun terakhir, data produk unggulan (pertanian, perkebunan, hortikultura) Kabupaten Padang Pariaman tersebut diolah ke dalam microsoft excel, dan data berupa kebutuhan pupuk pada komuditas unggul tersebut.
  Kabupaten Padang Pariaman mempunyai iklim tropis dengan suhu maksimum rata-rata sebesar 25,7°C, sedangkan rata-rata kelembaban pada kabupaten Padang Pariaman memiliki tingkat kelembaban 86,4%.
Dengan kondisi iklim suhu dan kelembabantersebut, terdapat beberapa jenis komoditas unggulan pertanian pada kabupaten tersebut seperti padi, dan ubi kayu.
Pada komoditas unggulan perkebunan yaitu tanaman kakao, kelapa sawit dan karet, sedangkan komoditas unggulan hortikultura adalah duku, terung, danmanggis.
Pemupukan dilakukan harus sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing tanaman dan cara pemberian harus tepat agar tidak merugikan dan tidak merusak lingkungan akibat kelebihan konsentrasi serta waktu dan cara aplikasinya.
   .

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
Analisis Spasial Tekanan Penduduk Terhadap Lahan Pertanian di Daerah Aliran Sungai Laeya Kabupaten Konawe Selatan
Analisis Spasial Tekanan Penduduk Terhadap Lahan Pertanian di Daerah Aliran Sungai Laeya Kabupaten Konawe Selatan
Population pressure on agricultural land is one of the important parameters to determine the level of environmental quality in watersheds (DAS). High population pressure on agricul...
DINAMIKA PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUUWATU DAN KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
DINAMIKA PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUUWATU DAN KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui dan menganalisis dinamika penggunaan lahan di Kecamatan Puuwatu dan Kecamatan Baruga Kota Kendari pada tahun 2008 hingga 2014, (2) Me...
Kajian Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Non Pertanian di Kabupaten Bireuen
Kajian Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Non Pertanian di Kabupaten Bireuen
Penggunaan lahan pemukiman di Kabupaten Bireuen, berkembang sangat pesat dalam kurun waktu 2006 hingga 2011, yaitu seluas 8.967,76 ha atau 4,99 %, sehingga mencapai 13.272,94 ha at...
KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA SISTEM PERTANIAN LAHAN KERING DALAM KEBUDAYAAN MANGGARAI
KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA SISTEM PERTANIAN LAHAN KERING DALAM KEBUDAYAAN MANGGARAI
Penelitian ini mengkaji karakteristik dan dinamika sistem pertanian lahan kering dalam kebudayaan Manggarai, lambang identitas masyarakat Manggarai sebagai anggota kelompok etnik M...
Ritual Pemajangan Foto Ungku Saliah di Kedai Etnik Minang Pariaman
Ritual Pemajangan Foto Ungku Saliah di Kedai Etnik Minang Pariaman
This article aims to explain the ritual of displaying portraits of Ungku Saliah in shops by the Minang Pariaman ethnic group. The existence of this ritual explains that there is a ...
PENGARUH PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP PERTUMBUHAN PRODUKSI PERTANIAN DI KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2015-2019
PENGARUH PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP PERTUMBUHAN PRODUKSI PERTANIAN DI KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2015-2019
Terbatasnya ketersediaan lahan dan banyaknya tingkat kebutuhan terhadap lahan menyebabkan permasalahan perebutan penggunaan lahan dengan nilai keuntungan yang tinggi dan ekonomis d...

Back to Top