Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR DENGAN KEJADIAN PUTING LECET PADA IBU NIFAS DI PMB ERLYN FERRYAWATI KABUPATEN LUMAJANG

View through CrossRef
Pendahuluan: Permasalahan yang sering terjadi pada ibu menyusui adalah teknik menyusui yang salah sehingga mengakibatkan puting pecah-pecah, dimana bayi tidak menyusu sampai ke areola. Puting pecah-pecah merupakan salah satu masalah dalam menyusui yang disebabkan oleh adanya trauma pada puting susu saat menyusui. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teknik menyusui yang benar dengan kejadian puting pecah-pecah pada ibu nifas 3-10 hari di PMB Erlyn Ferryawati Kabupaten Lumajang. Metode: Penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang menyusui selama 3-10 hari di PMB Erlyn Ferryawati Kabupaten Lumajang periode Januari-Maret 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar checklist dan lembar observasi. Uji statistik dianalisis dengan uji chi-square. Hasil dan Analisis : Sebagian besar teknik menyusui ibu nifas selama 3-10 hari berada pada kategori sesuai, dan tidak mengalami puting pecah-pecah. Hasil uji Chi-Square diperoleh p-value 0,011< 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan teknik menyusui yang benar dengan kejadian puting pecah-pecah pada ibu nifas 3-10 hari di PMB Erlyn Ferryawati Kabupaten Lumajang. Diskusi: Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat meningkatkan program penyuluhan dan edukasi mengenai teknik menyusui yang benar untuk mencegah puting pecah-pecah.Kata Kunci: Teknik Menyusui, Puting Retak, Ibu Nifas
Title: HUBUNGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR DENGAN KEJADIAN PUTING LECET PADA IBU NIFAS DI PMB ERLYN FERRYAWATI KABUPATEN LUMAJANG
Description:
Pendahuluan: Permasalahan yang sering terjadi pada ibu menyusui adalah teknik menyusui yang salah sehingga mengakibatkan puting pecah-pecah, dimana bayi tidak menyusu sampai ke areola.
Puting pecah-pecah merupakan salah satu masalah dalam menyusui yang disebabkan oleh adanya trauma pada puting susu saat menyusui.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teknik menyusui yang benar dengan kejadian puting pecah-pecah pada ibu nifas 3-10 hari di PMB Erlyn Ferryawati Kabupaten Lumajang.
Metode: Penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional.
Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang menyusui selama 3-10 hari di PMB Erlyn Ferryawati Kabupaten Lumajang periode Januari-Maret 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan menggunakan purposive sampling.
Instrumen penelitian menggunakan lembar checklist dan lembar observasi.
Uji statistik dianalisis dengan uji chi-square.
Hasil dan Analisis : Sebagian besar teknik menyusui ibu nifas selama 3-10 hari berada pada kategori sesuai, dan tidak mengalami puting pecah-pecah.
Hasil uji Chi-Square diperoleh p-value 0,011< 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan teknik menyusui yang benar dengan kejadian puting pecah-pecah pada ibu nifas 3-10 hari di PMB Erlyn Ferryawati Kabupaten Lumajang.
Diskusi: Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat meningkatkan program penyuluhan dan edukasi mengenai teknik menyusui yang benar untuk mencegah puting pecah-pecah.
Kata Kunci: Teknik Menyusui, Puting Retak, Ibu Nifas.

Related Results

Inverted nipples: a postpartum care case report
Inverted nipples: a postpartum care case report
Masa nifas adalah masa yang dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil yang berlangsung sekitar 6 minggu. Pada m...
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA MASA NIFAS DI TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA MASA NIFAS DI TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG
Masa nifas adalah periode kritis setelah melahirkan dimana risiko komplikasi kesehatan tinggi bagi ibu, diketahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas di ...
Efektivitas Bedside Teaching Teknik Menyusui Yang Benar Terhadap Keberhasilan Ibu Menyusui Di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya
Efektivitas Bedside Teaching Teknik Menyusui Yang Benar Terhadap Keberhasilan Ibu Menyusui Di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya
Ibu post partum kesulitan memberikan ASI kepada bayinya, hal ini dikarenakan posisi menyusui dan perlekatan yang kurang tepat, menyusui dengan teknik yang salah sehingga menimbulka...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Bincang Santai Satu-Satu: Bebas Nyeri Payudara
Bincang Santai Satu-Satu: Bebas Nyeri Payudara
Riskesdas (2018) melaporkan bahwa cakupan ASI eksklusif di Indonesia hanya 37,3%, belum mencapai target Kemenkes yaitu 80%. Salah satu faktor yaitu cara menyusui yang tidak benar y...
Pendidikan Kesehatan Reproduksi: Edukasi Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Manfaat Senam Nifas di PMB HJ Ade Karnita S.ST
Pendidikan Kesehatan Reproduksi: Edukasi Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Manfaat Senam Nifas di PMB HJ Ade Karnita S.ST
Kebutuhan di masa nifas salah satunya adalah senam nifas. Senam nifas dilakukannya sederetan gerakan yang dikerjakan ibu nifas. Hambatan dalam melakukan senam nifas diantaranya pen...
Hubungan Pengetahuan Dengan Penerapan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Malangke
Hubungan Pengetahuan Dengan Penerapan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Malangke
Permasalahan pemberian ASI bukan hanya dikaitkan akan pengetahuan dan teknik menyusui yang masih kurang dipahami oleh seorang ibu tetapi juga dikarenakan kondisi emosional yang dia...
GAMBARAN PERILAKU IBU NIFAS DALAM PEMBERIAN ASI DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR
GAMBARAN PERILAKU IBU NIFAS DALAM PEMBERIAN ASI DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR
Menurut data World Health Organization (WHO) melaporkan secara global rata-rata pemberian asi eksklusif di dunia pada tahun 2017 hanya sebesar 38% WHO menargetkan pada tahun 2025 a...

Back to Top