Javascript must be enabled to continue!
Analisis Penerapan Komponen Pariwisata 4 A Guna Meningkatkan Minat Berkunjung Kembali Wisatawan di Pulau Pari Kabupaten Kepulauan Seribu
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan komponen pariwisata 4 A (Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas, Layanan Tambahan) pada destinasi Pulau Pari di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Metode penelitian pada pada penelitian ini adalah metode Kualitatif Deskriptif, untuk mengetahuin penerapan komponen pariwisata 4 A yang telah diterapkan, serta upaya guna meningkatkan minat berkunjung kembali wisatawan. Metode analisis yang digunakan peneliti merupakan metode analisis Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Guna melakukan analisis mendalam peneliti menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi teori guna memperkuat hasil dari penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui penerapan komponen pariwisata 4 A masih belum maksimal, namun terdapat upaya-upaya yang dilakukan pihak pengelola dalam memaksimalkan penerapan komponen pariwisata 4 A, serta komponen pariwisata 4 A memiliki peran guna meningkatkan minat berkunjung kembali wisatawan. Saran dari hasil penelitian ini destinasi Pulau Pari perlu memaksimalkan penerapan komponen Pariwisata 4 A yang diterapkan di Pulau Pari.
Title: Analisis Penerapan Komponen Pariwisata 4 A Guna Meningkatkan Minat Berkunjung Kembali Wisatawan di Pulau Pari Kabupaten Kepulauan Seribu
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan komponen pariwisata 4 A (Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas, Layanan Tambahan) pada destinasi Pulau Pari di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta.
Metode penelitian pada pada penelitian ini adalah metode Kualitatif Deskriptif, untuk mengetahuin penerapan komponen pariwisata 4 A yang telah diterapkan, serta upaya guna meningkatkan minat berkunjung kembali wisatawan.
Metode analisis yang digunakan peneliti merupakan metode analisis Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Guna melakukan analisis mendalam peneliti menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi teori guna memperkuat hasil dari penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui penerapan komponen pariwisata 4 A masih belum maksimal, namun terdapat upaya-upaya yang dilakukan pihak pengelola dalam memaksimalkan penerapan komponen pariwisata 4 A, serta komponen pariwisata 4 A memiliki peran guna meningkatkan minat berkunjung kembali wisatawan.
Saran dari hasil penelitian ini destinasi Pulau Pari perlu memaksimalkan penerapan komponen Pariwisata 4 A yang diterapkan di Pulau Pari.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGARUH FASILITAS DAN PENYELENGGARAAN EVENT TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI DENGAN KEPUASAN PENGUNJUNG SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI OBJEK WISATA GUNUNG DAGO BOGOR JAWA BARAT
PENGARUH FASILITAS DAN PENYELENGGARAAN EVENT TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI DENGAN KEPUASAN PENGUNJUNG SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI OBJEK WISATA GUNUNG DAGO BOGOR JAWA BARAT
Pengelola wisata harus terus melakukan pengelolaan dan pengembangan objek wisata untuk menarik perhatian wisatawan. Strategi pengembangan yang saat ini dilakukan adalah pengembanga...
ANALISIS DESTINASI PARIWISATA PULAU UNTUNG JAWA DI KEPULAUAN SERIBU JAKARTA
ANALISIS DESTINASI PARIWISATA PULAU UNTUNG JAWA DI KEPULAUAN SERIBU JAKARTA
Tujuan dari penelitian ini adalah adalah : 1) Untuk mengetahui karakteristik wisatawan Pulau Untung Jawa, 2) Untuk mengkaji destinasi pariwisata Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seri...
Karakterisasi Hidrogeokimia Airtanah untuk Analisis Genesis Airtanah Di Pulau Koral Sangat Kecil (Studi Kasus di Pulau Koral Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)
Karakterisasi Hidrogeokimia Airtanah untuk Analisis Genesis Airtanah Di Pulau Koral Sangat Kecil (Studi Kasus di Pulau Koral Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)
Pulau Koral Pramuka merupakan salah satu pulau dengan ukuran sangat kecil yang terletak pada gugusan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Meskipun memiliki luas yang sangat sempit (16,54...
Karakterisasi Hidrogeokimia Airtanah untuk Analisis Genesis Airtanah Di Pulau Koral Sangat Kecil (Studi Kasus di Pulau Koral Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)
Karakterisasi Hidrogeokimia Airtanah untuk Analisis Genesis Airtanah Di Pulau Koral Sangat Kecil (Studi Kasus di Pulau Koral Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)
Pulau Koral Pramuka merupakan salah satu pulau dengan ukuran sangat kecil yang terletak pada gugusan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Meskipun memiliki luas yang sangat sempit (16,54...
Tradisi Selamatan Seribu Hari Masyarakat Hindu Kabupaten Blitar
Tradisi Selamatan Seribu Hari Masyarakat Hindu Kabupaten Blitar
Selamatan merupakan ajaran tradisi Jawa untuk menyelamatkan jiwa orang yang sudah meninggal dunia. Seperti masyarakat Kabupaten Blitar baik yang beragama Hindu maupun Islam upacara...
Penerapan Strategi Pemeliharaan Eliminasi Malaria Di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
Penerapan Strategi Pemeliharaan Eliminasi Malaria Di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
Latar belakang: Daerah yang sudah mencapai eliminasi malaria harus melakukan fase pemeliharaan untuk mempertahankan kasus tetap nol. Sebagai daerah wisata dan ibu kota, Kabupaten A...
Analisis Rencana Detail Tata Ruang dan Strategi Pengembangan Kawasan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
Analisis Rencana Detail Tata Ruang dan Strategi Pengembangan Kawasan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
The Detailed Spatial Plan (RDTR) of the Administrative Regency of the Kepulauan Seribu is a crucial instrument in supporting sustainable and adaptive coastal development. This regi...

