Javascript must be enabled to continue!
Pemanfaatan Pemodelan dan Simulasi Berbasis Komputasi dalam Pengembangan Reaktor Nuklir
View through CrossRef
Sebagai negara berpopulasi besar, Indonesia memerlukan sumber energi yang besar pula. PLTN yang telah banyak dimanfaatkan negara maju mampu menghasilkan listrik secara efisien sehingga dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan listrik negara ini. Dengan emisi yang jauh lebih sedikit dibanding sumber energi fosil, penggunaan PLTN dapat mendukung upaya pencapaian target net-zero emission (NZE) pada 2060. Oleh karena itu, penguasaan iptek nuklir harus digiatkan, salah satunya, dengan peningkatan kemampuan dalam pemanfaatan pemodelan dan simulasi berbasis komputasi yang dapat melengkapi pengembangan teori ilmiah dan eksperimen di laboratorium secara lebih akurat, aman, dan selamat.
Orasi ini menerangkan bahwa pemanfaatan pemodelan dan simulasi berbasis komputasi dapat membantu para pelaku pengembangan iptek reaktor nuklir mendapatkan hasil kegiatannya. Salah satu pemanfaatan tersebut adalah konsep desain reaktor inovatif pembakar limbah nuklir via proses fisi dan transmutasi. Hasil simulasi penulis menunjukkan bahwa satu unit konsep reaktor ini dapat membakar limbah nuklir dengan efisien. Dengan demikian, kemampuan dalam pemodelan dan simulasi berbasis komputasi untuk pengembangan reaktor nuklir diharapkan menjadi modal penting bagi upaya pencapaian target NZE melalui pemanfaatan PLTN. Selanjutnya, pengembangan reaktor nuklir lanjutan pada era Industri 4.0 diperlukan dengan lebih memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, seperti AI, khususnya generative AI, dalam rangka memperkuat kesiapan Indonesia menyongsong era PLTN.
Title: Pemanfaatan Pemodelan dan Simulasi Berbasis Komputasi dalam Pengembangan Reaktor Nuklir
Description:
Sebagai negara berpopulasi besar, Indonesia memerlukan sumber energi yang besar pula.
PLTN yang telah banyak dimanfaatkan negara maju mampu menghasilkan listrik secara efisien sehingga dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan listrik negara ini.
Dengan emisi yang jauh lebih sedikit dibanding sumber energi fosil, penggunaan PLTN dapat mendukung upaya pencapaian target net-zero emission (NZE) pada 2060.
Oleh karena itu, penguasaan iptek nuklir harus digiatkan, salah satunya, dengan peningkatan kemampuan dalam pemanfaatan pemodelan dan simulasi berbasis komputasi yang dapat melengkapi pengembangan teori ilmiah dan eksperimen di laboratorium secara lebih akurat, aman, dan selamat.
Orasi ini menerangkan bahwa pemanfaatan pemodelan dan simulasi berbasis komputasi dapat membantu para pelaku pengembangan iptek reaktor nuklir mendapatkan hasil kegiatannya.
Salah satu pemanfaatan tersebut adalah konsep desain reaktor inovatif pembakar limbah nuklir via proses fisi dan transmutasi.
Hasil simulasi penulis menunjukkan bahwa satu unit konsep reaktor ini dapat membakar limbah nuklir dengan efisien.
Dengan demikian, kemampuan dalam pemodelan dan simulasi berbasis komputasi untuk pengembangan reaktor nuklir diharapkan menjadi modal penting bagi upaya pencapaian target NZE melalui pemanfaatan PLTN.
Selanjutnya, pengembangan reaktor nuklir lanjutan pada era Industri 4.
0 diperlukan dengan lebih memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, seperti AI, khususnya generative AI, dalam rangka memperkuat kesiapan Indonesia menyongsong era PLTN.
Related Results
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI. Pengendalian reaktor dilakukan dengan beberapa tahapan seperti mengubah jumlah atau posisi bahan bakar, ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENENTUAN DAERAH SAFETY PERIMETER DENGAN SOFTWARE HOTSPOT VERSI 3.0.3 PADA KECELAKAAN REAKTOR RSG-GAS PADA DAYA 5 MW , 10 MW dan 15 MW
PENENTUAN DAERAH SAFETY PERIMETER DENGAN SOFTWARE HOTSPOT VERSI 3.0.3 PADA KECELAKAAN REAKTOR RSG-GAS PADA DAYA 5 MW , 10 MW dan 15 MW
PENENTUAN DAERAH SAFETY PERIMETER DENGAN SOFTWARE HOTSPOT VERSI 3.0.3 PADA KECELAKAAN REAKTOR RSG-GAS PADA DAYA 5 MW , 10 MW DAN 15 MW. Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) ...
DESAIN KONSEPTUAL PERISAI RADIASI REAKTOR RRI-50
DESAIN KONSEPTUAL PERISAI RADIASI REAKTOR RRI-50
ABSTRAK DESAIN KONSEPTUAL PERISAI RADIASI REAKTOR RRI-50. Salah satu parameter yang harus dipenuhi dalam mendesain reaktor nuklir adalah desain perisai radiasi yang dapat menjamin ...
SIMULATION OF FEED WATER TEMPERATURE DECREASE ACCIDENT IN NUSCALE REACTOR
SIMULATION OF FEED WATER TEMPERATURE DECREASE ACCIDENT IN NUSCALE REACTOR
Study on thermal hydraulic behavior of the NuScale reactor during secondary system malfunction that causes a feed water temperature decrease has been conducted using RELAP5 code. T...
AN ANALYSIS OF PUMP POWER CALCULATION OF CONVERTED BANDUNG TRIGA REACTOR WITH PIPE ROUTING THROUGH DELAY TANK
AN ANALYSIS OF PUMP POWER CALCULATION OF CONVERTED BANDUNG TRIGA REACTOR WITH PIPE ROUTING THROUGH DELAY TANK
The Bandung TRIGA 2000 Reactor has been widely used for conducting training, researches and isotop production since 1965. This reactor have to be decommissioned due no further fuel...
Analisis dan Uji Kinerja Operasi Reaktor Kartini Sebagai Sumber Neutron Fasilitas Eksperimen SAMOP
Analisis dan Uji Kinerja Operasi Reaktor Kartini Sebagai Sumber Neutron Fasilitas Eksperimen SAMOP
Abstrak – Telah dilakukan analisis dan uji kinerja operasi reaktor Kartini dalam rangka menyediakan sumber neutron untuk fasilitas eksperimen SAMOP (Subcritical Assembly for 99Mo P...
PERAN NUKLIR KOREA UTARA SEBAGAI INSTRUMEN DIPLOMASI POLITIK INTERNASIONAL Oleh: Andi Purwono1 dan Ahmad Saifuddin Zuhri2
PERAN NUKLIR KOREA UTARA SEBAGAI INSTRUMEN DIPLOMASI POLITIK INTERNASIONAL Oleh: Andi Purwono1 dan Ahmad Saifuddin Zuhri2
Korea Utara kembali menjadi sorotan dunia atas pengembangan program nuklirnya. Setelah mengambil langkah swasembada pangan dan nasionalisasi seluruh lahan dan industri, Korea Utara...

