Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Religiusitas dengan Kesehatan Mental pada Populasi Dewasa Muda Muslim di Indonesia

View through CrossRef
Religiusitas kerap disangkutpautkan dengan baik buruknya kondisi kesehatan mental individu sehingga banyak stigma negatif muncul terhadap isu kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara ilmiah mengenai hubungan religiusitas dengan kesehatan mental. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik accidental sampling. Untuk mengukur religiusitas digunakan Skala Religiusitas Muslim dan untuk mengukur kesehatan mental menggunakan Depression, Anxiety, Stress Scale 21 (DASS-21). Penelitian ini melibatkan 133 partisipan dari 13 provinsi di Indonesia yang terdiri atas 19,50% partisipan laki-laki dan 80,50% partisipan perempuan. Berdasarkan hasil uji analisis korelasi T-test didapatkan hasil tidak ada hubungan signifikan antara religiusitas dengan setiap gejala gangguan kesehatan mental, yaitu  korelasi religiusitas depresi dengan r = -0,42; p > 0,05; dengan kecemasan r = -0,29; p > 0,05; dan dengan stress r = -0,36; p > 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat kita artikan bahwa aspek kesehatan mental individu tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tinggi atau rendahnya tingkat religiusitas yang dimilikinya.
Title: Hubungan Religiusitas dengan Kesehatan Mental pada Populasi Dewasa Muda Muslim di Indonesia
Description:
Religiusitas kerap disangkutpautkan dengan baik buruknya kondisi kesehatan mental individu sehingga banyak stigma negatif muncul terhadap isu kesehatan mental.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara ilmiah mengenai hubungan religiusitas dengan kesehatan mental.
Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik accidental sampling.
Untuk mengukur religiusitas digunakan Skala Religiusitas Muslim dan untuk mengukur kesehatan mental menggunakan Depression, Anxiety, Stress Scale 21 (DASS-21).
Penelitian ini melibatkan 133 partisipan dari 13 provinsi di Indonesia yang terdiri atas 19,50% partisipan laki-laki dan 80,50% partisipan perempuan.
Berdasarkan hasil uji analisis korelasi T-test didapatkan hasil tidak ada hubungan signifikan antara religiusitas dengan setiap gejala gangguan kesehatan mental, yaitu  korelasi religiusitas depresi dengan r = -0,42; p > 0,05; dengan kecemasan r = -0,29; p > 0,05; dan dengan stress r = -0,36; p > 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian dapat kita artikan bahwa aspek kesehatan mental individu tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tinggi atau rendahnya tingkat religiusitas yang dimilikinya.

Related Results

ANALISIS KESEHATAN MENTAL MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PANTI KOSALA
ANALISIS KESEHATAN MENTAL MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PANTI KOSALA
Masalah kesehatan mental remaja mulai disadari sebagai sesuatu yang sangat penting. Survey I-NAMHS (Indonesia- National Adolescent Mental Health Survey) pada tahun 2021 di Indonesi...
Analisis faktor yang berhubungan dengan masalah kesehatan mental pada petugas kesehatan
Analisis faktor yang berhubungan dengan masalah kesehatan mental pada petugas kesehatan
Background: Mental health is an important public health problem in Indonesia due to its high prevalence and the economic and social impacts it causes. The magnitude of suffering an...
HUBUNGAN RELIGIUSITAS ISLAM DAN REGULASI EMOSI MAHASISWA UNTUK TERCAPAINYA SDGS KE-3
HUBUNGAN RELIGIUSITAS ISLAM DAN REGULASI EMOSI MAHASISWA UNTUK TERCAPAINYA SDGS KE-3
Religiusitas Islam merupakan hal penting untuk diperhatikan, khususnya pada seorang muslim. Hal ini karena religiusitas Islam berperan terhadap seluruh aspek kehidupan manusia, tid...
PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP KESEHATAN MENTAL, STUDI MENGENAI KESEHATAN MENTAL MAHASISWI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR, BOGOR
PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP KESEHATAN MENTAL, STUDI MENGENAI KESEHATAN MENTAL MAHASISWI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR, BOGOR
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis pengaruh tingkat religiusitas terhadap kesehatan mental. Religiusitas, sebagai dimensi spiritualitas, memiliki peran ...
PERAN RELIGIUSITAS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DARING PADA MAHASISWA
PERAN RELIGIUSITAS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DARING PADA MAHASISWA
Pandemi Covid-19 sejak setahun lebih yang lalu tak kian surut di Indonesia. Karena itu, sebagian besar aktivitas masih dilakukan secara daring terutama di bidang Pendidikan yaitu s...
Psychological factors and customized learning pathways in curriculum design
Psychological factors and customized learning pathways in curriculum design
This study explores the prevalence of mental health and learning pathways among undergraduate students in Kwara State, Nigeria. It examines the relationship between personality tra...
Gambaran Self-Compassion pada Pasien Kanker Dewasa Muda dan Dewasa Madya
Gambaran Self-Compassion pada Pasien Kanker Dewasa Muda dan Dewasa Madya
            Memperoleh diagnosis kanker pada usia dewasa merupakan suatu perjuangan bertahan hidup yang berat dan penuh tantangan. Pasalnya, orang dewasa yang terdiagnosis kanker m...
Resiliensi, Religiusitas dan Psychological Well-Being Pada Santri
Resiliensi, Religiusitas dan Psychological Well-Being Pada Santri
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena santri yang tidak dapat mencapai psychological well-being secara optimal. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara resiliensi...

Back to Top