Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS POLA PERUBAHAN VISKOSITAS MINYAK GORENG

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan nilai viskositas antara minyak goreng yang sudah dipakai dengan yang belum dipakai dan mengetahui bagaimana pola perubahan viskositas minyak goreng. Penelitian ini menggunakan beberapa jenis minyak goreng yaitu jenis A, B, C, D,dan E. Nilai viskositas minyak goreng diperoleh dari pengukuran waktu redwood dan massa jenis minyak itu sendiri. Pengukuran pertama yaitu menentukan waktu redwood, alat yang digunakan adalah viscometer redwood. Pengukuran yang kedua yaitu menentukan massa jenis/kerapatan minyak goreng. Suhu minyak goreng yang digunakan dalam penelitian adalah 50 oC. Metode analisis yang digunakan adalah metode perhitungan dan analisanya menggunakan grafik dengan software logger pro 3.4.6. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa: (1) Terdapat perbedaan nilai viskositas antara minyak goreng yang belum dipakai dengan minyak goreng yang sudah digunakan. Nilai viskositas untuk minyak jenis A, B, C, D, dan E yang paling besar yaitu pada saat minyak goreng belum dipakai dan viskositas paling kecil yaitu pada saat minyak goreng yang sudah dipakai empat kali. (2) Pola perubahan viskositas minyak untuk menggoreng kentang dengan variasi jumlah pemakaian berkurang secara eksponensial, artinya nilai viskositas berkurang seiring dengan banyaknya jumlah pemakaian minyak goreng.
Title: ANALISIS POLA PERUBAHAN VISKOSITAS MINYAK GORENG
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan nilai viskositas antara minyak goreng yang sudah dipakai dengan yang belum dipakai dan mengetahui bagaimana pola perubahan viskositas minyak goreng.
Penelitian ini menggunakan beberapa jenis minyak goreng yaitu jenis A, B, C, D,dan E.
Nilai viskositas minyak goreng diperoleh dari pengukuran waktu redwood dan massa jenis minyak itu sendiri.
Pengukuran pertama yaitu menentukan waktu redwood, alat yang digunakan adalah viscometer redwood.
Pengukuran yang kedua yaitu menentukan massa jenis/kerapatan minyak goreng.
Suhu minyak goreng yang digunakan dalam penelitian adalah 50 oC.
Metode analisis yang digunakan adalah metode perhitungan dan analisanya menggunakan grafik dengan software logger pro 3.
4.
6.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa: (1) Terdapat perbedaan nilai viskositas antara minyak goreng yang belum dipakai dengan minyak goreng yang sudah digunakan.
Nilai viskositas untuk minyak jenis A, B, C, D, dan E yang paling besar yaitu pada saat minyak goreng belum dipakai dan viskositas paling kecil yaitu pada saat minyak goreng yang sudah dipakai empat kali.
(2) Pola perubahan viskositas minyak untuk menggoreng kentang dengan variasi jumlah pemakaian berkurang secara eksponensial, artinya nilai viskositas berkurang seiring dengan banyaknya jumlah pemakaian minyak goreng.

Related Results

Pengaruh Penggorengan Berulang Terhdadap Bilangan Peroksida pada Minyak Goreng
Pengaruh Penggorengan Berulang Terhdadap Bilangan Peroksida pada Minyak Goreng
Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jenis minyak goreng yang paling banyak digunakan oleh masyarakat adalah minyak s...
PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KELAPA SECARA FERMENTASI BAGI KELOMPOK WANITA TANI DI KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS
PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KELAPA SECARA FERMENTASI BAGI KELOMPOK WANITA TANI DI KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS
Adanya pandemi COVID-19 sangat berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Salah satunya pada kehidupan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat. Sebagian besar harga kebutuhan pokok m...
UJI KUALITAS MINYAK GORENG SAWIT YANG BEREDAR DI ENTIKONG, KALIMANTAN BARAT
UJI KUALITAS MINYAK GORENG SAWIT YANG BEREDAR DI ENTIKONG, KALIMANTAN BARAT
Minyak goreng sawit merupakan bahan pangan yang umum digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Minyak goreng yang beredar didaerah perbatasan antara Malaysia dan I...
Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Menjadi Sabun Serai
Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Menjadi Sabun Serai
Telah dilakukan penelitian Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Menjadi Sabun Serai. Penelitian  ini merupakan  upaya untuk memanfaatkan limbah minyak goreng bekas menjadi sabun serai. ...
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA MINYAK GORENG KELAPA MANDAR DI DESA NEPO KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA MINYAK GORENG KELAPA MANDAR DI DESA NEPO KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Sebagai penghasil kelapa, posisi daya saing di Desa Nepo sebenarnya masih sangat lemah dan perkembangan agroindustri kelapa masih sulit untuk berkembang. Hal tersebut masih terhamb...
UJI KALOR BAKAR BAHAN BAKAR CAMPURAN BIOETANOL DAN MINYAK GORENG BEKAS
UJI KALOR BAKAR BAHAN BAKAR CAMPURAN BIOETANOL DAN MINYAK GORENG BEKAS
Menurut  laporan  The  World  Energy  Council   tahun  1993,  menjelang   tahun  2020 kebutuhan energi  dunia  akan  meningkat  dari  8,8  Gtoe  (gigatons  of  oil  equivalent)  me...
Sanksi Pidana terhadap Pelaku Penimbun Minyak Goreng
Sanksi Pidana terhadap Pelaku Penimbun Minyak Goreng
Penimbunan minyak goreng merupakan tindakan yang melanggar hukum serta mencerminkan perilaku yang tidak beradab, berpotensi menyulitkan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-...
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
Minyak bekas pakai (jelantah) merupakan minyak tumbuhan yang sudah digunakan untuk menggoreng. Penggunaan minyak bekas pakai mengakibatkan nilai ekonomis minyak tersebut turun diba...

Back to Top