Javascript must be enabled to continue!
Pendidikan dan Pelatihan Konservasi Sumbar Daya Alam Bagi Siswa Sekolah Dasar Di Sekitar Tahura Gunung Tumpa, Sulawesi Utara
View through CrossRef
The sustainability of natural resources in a forest area is very dependent on the people who live and do activities around the forest area. The problem around the current partners is that many community activities cause threats to natural resources in the surrounding environment such as the conversion of forest land into plantation land and the collection of timber and animals of economic value in the forest. This is due to the ignorance of the community about the importance of natural resources for life and how to conserve these natural resources. This activity aims to increase partners' knowledge, understanding, and skills in natural resource conservation. Changing people's behavior towards the destruction of natural resources to provide ecological and economic benefits for the community. The implementation method uses a participatory approach, namely through lectures, discussions, video screenings, training, games, coaching, evaluation, mentoring, and monitoring. The results of the activities obtained increased the knowledge, understanding, and skills of partners about natural resources and conservation techniques. The use of different methods such as discussions, games in the form of chain messages, video screenings, and learning outside the classroom aroused the enthusiasm of partners in participating in the activities. This activity gave positive results for the school, especially the students who were enthusiastic about natural resource conservation.
ABSRAK
Kelestarian sumber daya alam pada suatu kawasan hutan sangat tergantung kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di sekitar kawasan hutan tersebut. Permasalahan di sekitar mitra saat ini adalah banyak aktivitas masyarakat yang yang menyebabkan ancaman terhadap sumber daya alam yang ada di lingkunagn sekitarnya seperti alih fungsi lahan hutan menjadi lahan perkebunan dan pengambilan kayu serta satwa bernilai ekonomi yang ada di hutan. Hal ini disebabkan karena ketidaktahuan masyarakat tentang pentingnya sumber daya alam bagi kehidupan dan bagaimana konservasi sumber daya alam tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra dalam konservasi sumberdaya alam dan mengubah perilaku masyarakat terhadap kerusakan sumber daya alam sehingga memberikan manfaat ekologi dan ekonomi bagi masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yaitu melalui ceramah, diskusi, pemutaran video, pelatihan, permainan, pembinaan, evaluasi, pendampingan dan monitoring. Hasil kegiatan didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan mitra tentang sumber daya alam serta teknik konservasinya. Penggunaan berbagai metode seperti diskusi, permainan berupa pesan berantai, pemutaran video dan pembelajaran di luar kelas membangkitkan semangat mitra dalam mengikuti kegiatan. Kegiatan ini juga memberikan hasil yang positif bagi sekolah terutama para siswa yang dengan antusias terhadap koservasi sumber daya alam.
Title: Pendidikan dan Pelatihan Konservasi Sumbar Daya Alam Bagi Siswa Sekolah Dasar Di Sekitar Tahura Gunung Tumpa, Sulawesi Utara
Description:
The sustainability of natural resources in a forest area is very dependent on the people who live and do activities around the forest area.
The problem around the current partners is that many community activities cause threats to natural resources in the surrounding environment such as the conversion of forest land into plantation land and the collection of timber and animals of economic value in the forest.
This is due to the ignorance of the community about the importance of natural resources for life and how to conserve these natural resources.
This activity aims to increase partners' knowledge, understanding, and skills in natural resource conservation.
Changing people's behavior towards the destruction of natural resources to provide ecological and economic benefits for the community.
The implementation method uses a participatory approach, namely through lectures, discussions, video screenings, training, games, coaching, evaluation, mentoring, and monitoring.
The results of the activities obtained increased the knowledge, understanding, and skills of partners about natural resources and conservation techniques.
The use of different methods such as discussions, games in the form of chain messages, video screenings, and learning outside the classroom aroused the enthusiasm of partners in participating in the activities.
This activity gave positive results for the school, especially the students who were enthusiastic about natural resource conservation.
ABSRAK
Kelestarian sumber daya alam pada suatu kawasan hutan sangat tergantung kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di sekitar kawasan hutan tersebut.
Permasalahan di sekitar mitra saat ini adalah banyak aktivitas masyarakat yang yang menyebabkan ancaman terhadap sumber daya alam yang ada di lingkunagn sekitarnya seperti alih fungsi lahan hutan menjadi lahan perkebunan dan pengambilan kayu serta satwa bernilai ekonomi yang ada di hutan.
Hal ini disebabkan karena ketidaktahuan masyarakat tentang pentingnya sumber daya alam bagi kehidupan dan bagaimana konservasi sumber daya alam tersebut.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra dalam konservasi sumberdaya alam dan mengubah perilaku masyarakat terhadap kerusakan sumber daya alam sehingga memberikan manfaat ekologi dan ekonomi bagi masyarakat.
Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yaitu melalui ceramah, diskusi, pemutaran video, pelatihan, permainan, pembinaan, evaluasi, pendampingan dan monitoring.
Hasil kegiatan didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan mitra tentang sumber daya alam serta teknik konservasinya.
Penggunaan berbagai metode seperti diskusi, permainan berupa pesan berantai, pemutaran video dan pembelajaran di luar kelas membangkitkan semangat mitra dalam mengikuti kegiatan.
Kegiatan ini juga memberikan hasil yang positif bagi sekolah terutama para siswa yang dengan antusias terhadap koservasi sumber daya alam.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Nur fitrah
Nur fitrah
Matematika merupakan salah satu cabang ilmu yang sangat penting, karena matematika sebagai mata pelajaran yang memungkinkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan merupakan sar...
ANALISIS DEFORMASI GUNUNG SINABUNG BERDASARKAN DATA PENGAMATAN GPS PERIODE 2017-2018
ANALISIS DEFORMASI GUNUNG SINABUNG BERDASARKAN DATA PENGAMATAN GPS PERIODE 2017-2018
Gunung Sinabung merupakan salah satu gunung api aktif yang ada di Indonesia yang terletak di provinsi Sumatera Utara. Gunung Sinabung tercatat tidak pernah meletus sejak tahun 1600...
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDIFFERENSIASI MENGGUNAKAN MEDIA BUKU BERGAMBAR ALAM SEKITAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDIFFERENSIASI MENGGUNAKAN MEDIA BUKU BERGAMBAR ALAM SEKITAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1
Latar Belakang : Banyak siswa sekolah dasar khususnya kelas 1 yang belum bisa membaca bahkan ada juga yang belum mengenal huruf. Padahal membaca adalah langkah awal untuk meraih Pe...
Sebab Akibat Banyak Anak Di Indonesia Yang Putus Sekolah
Sebab Akibat Banyak Anak Di Indonesia Yang Putus Sekolah
Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan sesorang. Pendidikanlah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Walaupun tidak semua orang ...
Pengaruh Keteladanan Guru Dan Budaya Sekolah Terhadap Etika Siswa Di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bungo Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo (Studi pada Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bungo)
Pengaruh Keteladanan Guru Dan Budaya Sekolah Terhadap Etika Siswa Di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bungo Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo (Studi pada Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bungo)
Pendidikan bagi siswa bersumber dari konsep-konsep yang ada dalam ajaran Islam, etika sangat berkaitan dengan diri, orang tua, guru, teman dan masyarakat luas. Tujuan penelitian in...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
PENINGKATAN KOMPETENSI MANAJERIAL BAGI KEPALA SEKOLAH SMA DAN SLB DI SULAWESI BARAT
PENINGKATAN KOMPETENSI MANAJERIAL BAGI KEPALA SEKOLAH SMA DAN SLB DI SULAWESI BARAT
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi kepala sekolah dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan peningatan kompetensi kepala sekolah (SMA & SLB) pada kelompok kepala sekolah, ...

