Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Kinerja Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih Menggunakan Aplikasi Epanet (Studi Kasus Perumnas Wekkee Kota Pare-Pare)
View through CrossRef
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi semua manusia dan mahluk hidup, karena segala aktivitas masyarakat di berbagai aspek kehidupan memerlukan air bersih. Sistem penyediaan air bersih menggunakan sistem perpipaan, Pengelolaan sistem ini biasanya dilakukan oleh pemerintah setempat melalui Perusahaan Daerah Air Minum, Sistem distribusi air bersih di Perumnas Wekkeé Kota Parepare tidak mampu memenuhi kebutuhan air seluruh pelanggan. Debit pengambilan dari sumber air tidak maksimal sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja jaringan pipa air bersih dengan menggunakan program Epanet 2.0 dan mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi kinerja jaringan pipa air bersih. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan Epanet 2.0 bahwa hasil kinerja jaringan pipa di Perumnas Wekke’e adalah 68% rumah yang dapat terpenuhi dan 42% tidak mendapatkan air (Perumnas Blok H dan Blok E). Faktor yang mempengaruhi kinerja jaringan pipa Distribusi Air Bersih di Perumnas Wekkeé Kota Parepare adalah ukuran pipa, pompa, dan kapasitas instalasi pengolaan air yang tidak cukup sehingga mengakibatkan ada beberapa rumah yang tidak mendapatkan air.
Nusa Putra University
Title: Evaluasi Kinerja Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih Menggunakan Aplikasi Epanet (Studi Kasus Perumnas Wekkee Kota Pare-Pare)
Description:
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi semua manusia dan mahluk hidup, karena segala aktivitas masyarakat di berbagai aspek kehidupan memerlukan air bersih.
Sistem penyediaan air bersih menggunakan sistem perpipaan, Pengelolaan sistem ini biasanya dilakukan oleh pemerintah setempat melalui Perusahaan Daerah Air Minum, Sistem distribusi air bersih di Perumnas Wekkeé Kota Parepare tidak mampu memenuhi kebutuhan air seluruh pelanggan.
Debit pengambilan dari sumber air tidak maksimal sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan pelanggan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja jaringan pipa air bersih dengan menggunakan program Epanet 2.
0 dan mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi kinerja jaringan pipa air bersih.
Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan Epanet 2.
0 bahwa hasil kinerja jaringan pipa di Perumnas Wekke’e adalah 68% rumah yang dapat terpenuhi dan 42% tidak mendapatkan air (Perumnas Blok H dan Blok E).
Faktor yang mempengaruhi kinerja jaringan pipa Distribusi Air Bersih di Perumnas Wekkeé Kota Parepare adalah ukuran pipa, pompa, dan kapasitas instalasi pengolaan air yang tidak cukup sehingga mengakibatkan ada beberapa rumah yang tidak mendapatkan air.
Related Results
Sejarah Perumnas Depok I: Perumahan Nasional Pertama di Indonesia (1974-1980)
Sejarah Perumnas Depok I: Perumahan Nasional Pertama di Indonesia (1974-1980)
Abstrak: Sejak terjadi perpindahan industri dari negara-negara maju ke negara-negara berkembang termasuk Indonesia, banyak bermunculan kota-kota industri baru. Tingginya angka indu...
Analisis Penyediaan Air Bersih Fakultas Teknik Universitas Panca Bhakti : Studi Kasus Pada Infrastruktur Dan Keberlanjutan
Analisis Penyediaan Air Bersih Fakultas Teknik Universitas Panca Bhakti : Studi Kasus Pada Infrastruktur Dan Keberlanjutan
Air bersih merupakan salah satu bagian dari sistem utilitas yang penting di Gedung kampus. Fakultas Teknik Universitas Panca Bhakti telah berdiri sejak tahun 1981 dengan program st...
EVALUASI DAN PENINGKATAN KINERJA JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DI IPA III PDAM INTAN BANJAR KECAMATAN SIMPANG EMPAT
EVALUASI DAN PENINGKATAN KINERJA JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DI IPA III PDAM INTAN BANJAR KECAMATAN SIMPANG EMPAT
Pada jaringan distribusi Kecamatan Simpang Empat, air bersih di distribusikan oleh PDAM Intan Banjar. Air bersih tersebut didistribusikan melalui IPA III Simpang Empat. Dalam pendi...
EVALUASI JARINGAN DISTRIBUSI UNTUK OPTIMALISASI PELAYANAN AIR BERSIH WILAYAH RESERVOIR JAN PDAM KOTA TERNATE
EVALUASI JARINGAN DISTRIBUSI UNTUK OPTIMALISASI PELAYANAN AIR BERSIH WILAYAH RESERVOIR JAN PDAM KOTA TERNATE
Kebutuhan air minum akan terus meningkat maka diperlukan sarana dan prasarana penyediaan air yang memadai. Reservoir Jan I PDAM Kota Ternate wilayah pelayanan Jati Perumnas sering ...
PERENCANAAN JARINGAN AIR BERSIH DI KECAMATAN LAMAKNEN SELATAN, KOTA ATAMBUA
PERENCANAAN JARINGAN AIR BERSIH DI KECAMATAN LAMAKNEN SELATAN, KOTA ATAMBUA
Abstrak
The population of Lamaknen District, Atambua City, is 1,12,510 people. Based on current conditions, this sub-district has the following clean water supply system: 13 villa...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi bagi Masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari
Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi bagi Masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari
Pengabdian kepada masyarakat tentang Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi telah dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu Kota Kendari. ...
STUDI PERENCANAAN PENGEMBANGAN JARINGAN PERPIPAAN DISTRIBUSI AIR MINUM DI KECAMATAN MELAK, KABUPATEN KUTAI BARAT
STUDI PERENCANAAN PENGEMBANGAN JARINGAN PERPIPAAN DISTRIBUSI AIR MINUM DI KECAMATAN MELAK, KABUPATEN KUTAI BARAT
Penyediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar dan hak sosial ekonomi masyarakat yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. PDAM Kabupaten Kuta...

