Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR TERHADAP PEMANFAATAN RUANG DI KECAMATAN SUKAMAKMUR KABUPATEN BOGOR

View through CrossRef
Rencana Tata Ruang Kabupaten Bogor tahun 2016-2036 memiliki 22 (duapuluh dua) Kecamatan yang di tetapkan sebagai kawasan rawan bencana longsor salah satunya Kecamatan Sukamakmur. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat ancaman longsor, mengidentifikasi tingkat kerentanan longsor, mengidentifikasi tingkat kapasitas daerah, mengidentifikasi risiko bencana longsor serta mengidentifikasi risiko bencana longsor terhadap pemanfaatan ruang di Kecamatan Sukamakmur. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analisa spatial (GIS) dengan cara overlay, pembobotan dan skoring dan metode analisa deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisa Kecamatan Sukamkmur memiliki ancaman longsor rendah 22,44%, sedang 56,21 % dan tinggi 21,28%. Kerentanan longsor terdiri dari kerentanan rendah  60,67% dan sedang 39,24%. Kapasitas daerah terdiri dari kapasitas daerah sedang 68,80% dan tinggi 31,19%. Selanjutnya untuk Risiko bencana longsor di Kecamatan Sukamakmur memiliki Risiko rendah 56,83 %, risiko sedang 40,84 % risiko tinggi 2,33 %. Analisa Risiko bencana longsor terhadap Pemanfaatan Ruang (RTRW) Kabupaten Bogor tahun 2016-2036 yang berada di Kecamatan Sukamakmur didominasi oleh kawasan permakiman perkotaan kepadatan rendah dengan luas 3793 Ha memiliki tingkat risiko rendah sebesar 29,91 %, tingkat risiko sedang 11,87%, tingkat risiko tinggi sebesar 19,78%.Kata kunci : Pemanfaatan Ruang, Risiko Longsor
Title: RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR TERHADAP PEMANFAATAN RUANG DI KECAMATAN SUKAMAKMUR KABUPATEN BOGOR
Description:
Rencana Tata Ruang Kabupaten Bogor tahun 2016-2036 memiliki 22 (duapuluh dua) Kecamatan yang di tetapkan sebagai kawasan rawan bencana longsor salah satunya Kecamatan Sukamakmur.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat ancaman longsor, mengidentifikasi tingkat kerentanan longsor, mengidentifikasi tingkat kapasitas daerah, mengidentifikasi risiko bencana longsor serta mengidentifikasi risiko bencana longsor terhadap pemanfaatan ruang di Kecamatan Sukamakmur.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analisa spatial (GIS) dengan cara overlay, pembobotan dan skoring dan metode analisa deskriptif kuantitatif.
Berdasarkan hasil analisa Kecamatan Sukamkmur memiliki ancaman longsor rendah 22,44%, sedang 56,21 % dan tinggi 21,28%.
Kerentanan longsor terdiri dari kerentanan rendah  60,67% dan sedang 39,24%.
Kapasitas daerah terdiri dari kapasitas daerah sedang 68,80% dan tinggi 31,19%.
Selanjutnya untuk Risiko bencana longsor di Kecamatan Sukamakmur memiliki Risiko rendah 56,83 %, risiko sedang 40,84 % risiko tinggi 2,33 %.
Analisa Risiko bencana longsor terhadap Pemanfaatan Ruang (RTRW) Kabupaten Bogor tahun 2016-2036 yang berada di Kecamatan Sukamakmur didominasi oleh kawasan permakiman perkotaan kepadatan rendah dengan luas 3793 Ha memiliki tingkat risiko rendah sebesar 29,91 %, tingkat risiko sedang 11,87%, tingkat risiko tinggi sebesar 19,78%.
Kata kunci : Pemanfaatan Ruang, Risiko Longsor.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
Potensi bencana pada daerah Kabupaten Pringsewu berdasarkan RTRW daerah tersebut diantaranya tanah longsor dan gempa bumi, sehingga diperlukannya Kajian Risiko Bencana terhadap dua...
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Kabupaten Lampung Barat merupakan kabupaten yang terletak pada geografis ketinggian 50 sampai >1.000 km². Penggunaan lahan permukiman pada kondisi geografis Kabupaten Lampung Ba...
PEMETAAN TANAH LONGSOR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA SEBUAH KOTA (STUDI KASUS: KECAMATAN BOGOR TENGAH, KOTA BOGOR)
PEMETAAN TANAH LONGSOR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA SEBUAH KOTA (STUDI KASUS: KECAMATAN BOGOR TENGAH, KOTA BOGOR)
Kawasan strategis Kota Bogor sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Bogor Tengah.  Kota Bogor juga dilewati oleh dua DAS besar yakni Cisadane dan Ciliwung yang dipadati oleh pe...
SOSIALISASI STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR (SOP) TANGGAP DARURAT DALAM MANAJEMEN BENCANA DI SEKOLAH
SOSIALISASI STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR (SOP) TANGGAP DARURAT DALAM MANAJEMEN BENCANA DI SEKOLAH
Abstrak Bencana tanah longsor dapat mengakibatkan ancaman serius bagi masyarakat yang dapat menjadi situasi darurat bencana. Situasi darurat bencana ialah suatu peristiwa ata...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
ANALISIS FAKTOR KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA CANDIREJO SEMIN GUNUNGKIDUL
ANALISIS FAKTOR KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA CANDIREJO SEMIN GUNUNGKIDUL
Daerah Istimewa Yogyakarta, terutama di Kabupaten Gunungkidul di Desa Candirejo Kecamatan Semin terdapat potensi terjadinya bencana tanah longsor pada bulan November 2022 yang meny...

Back to Top