Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Legal Analysis Of The Recitation Of Manaqib Wali Allah In Banjar Society, Indonesia

View through CrossRef
Abstract This research examines in more depth the view of Islamic law towards traditions in society, for example the reading of manaqib. The tradition of reading manaqib was born or emerged as a result of the development of Islam in Mandomai Village which was spread by traders from Kuin, South Kalimantan. This tradition is a legacy of previous Banjar muftis. When reading manaqib, Banjar people usually always prepare various kinds of cake, bitter coffee, sweet coffee, milk and other foods. The tradition of reading manaqib that was born in society is a tradition that contains Islamic values. For the community, reading manaqib is a good example of a medium for keeping in touch and a good tradition that must be continued. The community's motivation for reading manaqib varies, including tabarukkan, increasing one's sustenance, and a sign of gratitude to Allah SWT. This research uses a qualitative approach, literature study and also interviews with several informants. The Islamic legal view of this tradition is permissible as long as there is no shirk or ascribing partners to Allah in it. Keywords: Manaqib, Islamic Law, Indonesia Penelitian ini mengkaji lebih dalam mengenai pandangan hukum islam terhadap tradisi di masyarakat contohnya pembacaan manaqib ini. Tradisi pembacaan manaqib lahir atau muncul akibat dari pengembangan Islam di Kelurahan Mandomai yang disebarkan oleh pedagang-pedagang dari Kuin, Kalimantan Selatan. Tradisi ini merupakan warisan mufti Banjar terdahulu. Di waktu pembacaan manaqib, biasanya di masyarakat Banjar selalu menyiapkan berbagai macam wadai, kopi pahit, kopi manis, susu dan makanan lainnya. Tradisi pembacaan manaqib yang lahir di masyarakat merupakan tradisi yang mengandung nilai nilai islam. Bagi masyarakat, pembacaan manaqib merupakan contoh yang baik media untuk bersilaturahmi dan tradisi baik yang harus terus dilanjutkan. Motivasi dari masyarakat dalam pembacaan manaqib bermacam-macam diantaranya tabarukkan, menambah rezeki, dan tanda syukur kepada Allah Swt. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, studi pustaka dan juga wawancara kepada beberapa informan. Pandangan hukum islam terhadap tradisi ini boleh dilakukan asal tidak ada syirik atau menyekutukan Allah didalamnya. Kata Kunci: Manaqib, Hukum Islam, Indonesia
Title: Legal Analysis Of The Recitation Of Manaqib Wali Allah In Banjar Society, Indonesia
Description:
Abstract This research examines in more depth the view of Islamic law towards traditions in society, for example the reading of manaqib.
The tradition of reading manaqib was born or emerged as a result of the development of Islam in Mandomai Village which was spread by traders from Kuin, South Kalimantan.
This tradition is a legacy of previous Banjar muftis.
When reading manaqib, Banjar people usually always prepare various kinds of cake, bitter coffee, sweet coffee, milk and other foods.
The tradition of reading manaqib that was born in society is a tradition that contains Islamic values.
For the community, reading manaqib is a good example of a medium for keeping in touch and a good tradition that must be continued.
The community's motivation for reading manaqib varies, including tabarukkan, increasing one's sustenance, and a sign of gratitude to Allah SWT.
This research uses a qualitative approach, literature study and also interviews with several informants.
The Islamic legal view of this tradition is permissible as long as there is no shirk or ascribing partners to Allah in it.
Keywords: Manaqib, Islamic Law, Indonesia Penelitian ini mengkaji lebih dalam mengenai pandangan hukum islam terhadap tradisi di masyarakat contohnya pembacaan manaqib ini.
Tradisi pembacaan manaqib lahir atau muncul akibat dari pengembangan Islam di Kelurahan Mandomai yang disebarkan oleh pedagang-pedagang dari Kuin, Kalimantan Selatan.
Tradisi ini merupakan warisan mufti Banjar terdahulu.
Di waktu pembacaan manaqib, biasanya di masyarakat Banjar selalu menyiapkan berbagai macam wadai, kopi pahit, kopi manis, susu dan makanan lainnya.
Tradisi pembacaan manaqib yang lahir di masyarakat merupakan tradisi yang mengandung nilai nilai islam.
Bagi masyarakat, pembacaan manaqib merupakan contoh yang baik media untuk bersilaturahmi dan tradisi baik yang harus terus dilanjutkan.
Motivasi dari masyarakat dalam pembacaan manaqib bermacam-macam diantaranya tabarukkan, menambah rezeki, dan tanda syukur kepada Allah Swt.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, studi pustaka dan juga wawancara kepada beberapa informan.
Pandangan hukum islam terhadap tradisi ini boleh dilakukan asal tidak ada syirik atau menyekutukan Allah didalamnya.
Kata Kunci: Manaqib, Hukum Islam, Indonesia.

Related Results

Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Allah Resûlü (s.a.v.), haksızlıkların ve çarpık inanç biçimlerinin hüküm sürdüğü Mekke ortamında dünyaya gelir ve kırk yaşına bastığında Yüce Allah tarafından peygamberlikle görevl...
Analisis Hukum Pernikahan Menggunakan Wali Hakim Persfektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Islam
Analisis Hukum Pernikahan Menggunakan Wali Hakim Persfektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Islam
Wali hakim ialah wali nikah yang ditunjuk oleh Menteri Agama atau pejabat yang ditunjuk olehnya, yang diberi hak dan wewenang untuk bertindak sebagai wali nikah. Wali hakim baru da...
Sadreddin Konevî’ye Göre “Allah” İsmi ve Sırları
Sadreddin Konevî’ye Göre “Allah” İsmi ve Sırları
Sadreddin Konevi, vahdet-i vücud düşüncesinin en önemli temsilcilerinden biridir. Konevi, sadece şeyhi İbnü’l Arabi’nin eserlerini şerhetmekle yetinmemiş, bir çok eser vermiş, kend...
Pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Stres Kerja
Pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Stres Kerja
The problems faced in this study include (1) How does workload affect work stress in Puskesmas in Banjar City? (2) What is the effect of competence on work stress in Puskesmas in B...
Handling of Domestic Tourists by Tour Guides at CV. Wali Wali Makassar
Handling of Domestic Tourists by Tour Guides at CV. Wali Wali Makassar
The number of tourists in Indonesia has increased rapidly, and one of the key factors contributing to this is the demand for tour package trips. Domestic tourists are one of the ma...
Kur'an'da Sınırlayıcı Bir Kayıt İfadesi: Allah’ın İzni
Kur'an'da Sınırlayıcı Bir Kayıt İfadesi: Allah’ın İzni
Kur’an, insanların Allah’la, diğer insanlarla ve toplumla ilişkilerini düzenleyen; onların dünya ve ahiret hayatında mutluluğa erişme yollarını onlara sunan pek çok konuya temas et...
KLASIFIKASI TABU PADA MASYARAKAT BANJAR (Taboo Classification in Banjar Society)
KLASIFIKASI TABU PADA MASYARAKAT BANJAR (Taboo Classification in Banjar Society)
Penelitian ini mengkaji klasifikasi tabu pada masyarakat Banjar. Masalah yang dikaji adalah bagaimana klasifikasi tabu perbuatan dan klasifikasi tabu kebahasaan pada masyarakat Ban...
Tasawuf dan Penyembuhan: Studi atas Air Manaqib dan Tradisi Pengobatan Jamaah Aolia, Panggang, Gunung Kidul, Yogyakarta
Tasawuf dan Penyembuhan: Studi atas Air Manaqib dan Tradisi Pengobatan Jamaah Aolia, Panggang, Gunung Kidul, Yogyakarta
This paper attempts to examine the values and meanings behind the tradition that developed in the Jamaah Aolia Panggang, Yogyakarta had strong beliefs related to Banyu Manaqib as a...

Back to Top