Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH EKSTRAK RIMPANG JERINGAU (ACORUS CALAMUS L) TERHADAP LARVA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) PADA SAWI PUTIH (Brassica pekinensis)

View through CrossRef
Ulat Grayak (Spodoptera litura) merupakan salah satu hama penting pada tanaman kedelai, kubis, dan sawi. Ulat ini mampu menurunkan produktivitas tanaman hingga kegagalan panen. Penggunaan sintetik kimiawi pada sawi putih untuk membunuh ulat grayak dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia, sehingga dibutuhkan pestisida nabati sebagai alternatif penanggulangannya, salah satu contoh pestisida nabati yaitu rimpang jeringau (Acorus calamus L) Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak rimpang jeringau (A. calamus L) terhadap larva ulat grayak (S. litura ) pada sawi putih (Brassica pekinensis L.). Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan dengan masing-masing konsentrasi 0%, 10%, 30% dan 40%. Data dari hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan ragam satu arah Anova (one way ANOVA) dilanjutkan analisis beda nyata terkecil dengan α = 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak rimpang jeringau (A. calamus L.) pada konsentrasi 10%, menyebabkan mortalitas larva ulat grayak (S. litura) sebesar 0,6%. Pada konsentrasi 30% menyebabkan mortalitas 2,3% dan pada konsentrasi 40% menyebabkan mortalitas 3,0%. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa ekstrak A. calamus berpengaruh nyata terhadap mortalitas larva S. litura.Kata kunci: Sawi putih, Mortalitas, Rimpang jeringau, Ulat grayak
Title: PENGARUH EKSTRAK RIMPANG JERINGAU (ACORUS CALAMUS L) TERHADAP LARVA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) PADA SAWI PUTIH (Brassica pekinensis)
Description:
Ulat Grayak (Spodoptera litura) merupakan salah satu hama penting pada tanaman kedelai, kubis, dan sawi.
Ulat ini mampu menurunkan produktivitas tanaman hingga kegagalan panen.
Penggunaan sintetik kimiawi pada sawi putih untuk membunuh ulat grayak dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia, sehingga dibutuhkan pestisida nabati sebagai alternatif penanggulangannya, salah satu contoh pestisida nabati yaitu rimpang jeringau (Acorus calamus L) Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak rimpang jeringau (A.
calamus L) terhadap larva ulat grayak (S.
litura ) pada sawi putih (Brassica pekinensis L.
).
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan dengan masing-masing konsentrasi 0%, 10%, 30% dan 40%.
Data dari hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan ragam satu arah Anova (one way ANOVA) dilanjutkan analisis beda nyata terkecil dengan α = 5%.
Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak rimpang jeringau (A.
calamus L.
) pada konsentrasi 10%, menyebabkan mortalitas larva ulat grayak (S.
litura) sebesar 0,6%.
Pada konsentrasi 30% menyebabkan mortalitas 2,3% dan pada konsentrasi 40% menyebabkan mortalitas 3,0%.
Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa ekstrak A.
calamus berpengaruh nyata terhadap mortalitas larva S.
litura.
Kata kunci: Sawi putih, Mortalitas, Rimpang jeringau, Ulat grayak.

Related Results

Efektivitas Ekstrak Rimpang Jeringau (Acorus Calamus L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli
Efektivitas Ekstrak Rimpang Jeringau (Acorus Calamus L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli
Bakteri E. coli merupakan bakteri patogen penyebab berbagai macam penyakit infeksi, termasuk diare. Pilihan terapi utama untuk menatalaksana infeksi akibat bakteri E. coli adalah a...
UJI PEMANGSAAN KUMBANG KOKSI (Verania lienata) TERHADAP HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera frugiperda)
UJI PEMANGSAAN KUMBANG KOKSI (Verania lienata) TERHADAP HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera frugiperda)
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat pemangsaan V. lineata terhadap hama ulat grayak S. frugiperda pada larva stadia instar I, mengetahui laju pemangsaan V. lineata terha...
DETERMINASI TOTAL FLAVONOID DAN TOTAL FENOLIK RIMPANG JERINGAU (Acorus calamus L.) DENGAN PERBEDAAN KONSENTRASI PELARUT
DETERMINASI TOTAL FLAVONOID DAN TOTAL FENOLIK RIMPANG JERINGAU (Acorus calamus L.) DENGAN PERBEDAAN KONSENTRASI PELARUT
Rimpang jeringau merupakan salah satu kenaekaragaman hayati di Indonesia yang  mengandung senyawa fenolik golongan flavanoid yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Rimpang. ...
Pharmacokinetics of a new drug based on polysaccharide from acorus calamus in an experiment on laboratory animals
Pharmacokinetics of a new drug based on polysaccharide from acorus calamus in an experiment on laboratory animals
Introduction. α(1,2)-L-rhamno-α(1,4)-D-galactopyranosyluronane is a water-soluble heteropolysaccharide isolated from the rhizomes of calamus marsh (Acorus calamus L.) and has antit...
Uji Aktivitas Fibrinolisis Ekstrak Alkaloid Total Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata (Vielli) K.Schum) Secara In Vitro
Uji Aktivitas Fibrinolisis Ekstrak Alkaloid Total Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata (Vielli) K.Schum) Secara In Vitro
Ketidakseimbangan hemostasis akan meningkatan agregasi trombosit, hiperkoagulasi, dan penurunan aktivitas fibrinolisis yang menyebabkan terbentuknya sumbatan (trombus) pada pembulu...

Back to Top