Javascript must be enabled to continue!
Analisis Miskonsepsi Calon Guru IPA Terpadu pada Materi Pamanasan Global Menggunakan Certainty of Response Index
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil miskonsepsi calon guru IPA Terpadu dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab miskonsepsi pada materi pemanasan global. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan 14 sampel mahasiswa Program Studi Tadris IPA IAIN Ambon. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes multiple choice disertai dengan Certainty of Response Index (CRI) serta lembar wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat miskonsepsi mahasiswa calon guru IPA Terpadu berada dalam kategori sedang dengan persentase 41,54%. Miskonsepsi masih ditemukan pada tiap subkonsep pemanasan global yang meliputi subkonsep proses terjadinya pemanasan global sebesar 42,86%, subkonsep efek rumah kaca sebesar 39,28%, subkonsep solusi mengurangi pemanasan global sebesar 35,69%, subkonsep peristiwa pemanasan global dalam kehidupan sehari-hari miskonsepsi yang terjadi sebesar 44,64%, dan subkonsep dampak pemanasan global 45,21%. Hasil wawancara menunjukkan penyebab munculnya miskonsepsi yaitu 1) kekurangmampuan dari dalam diri mahasiswa dalam memahami materi, 2) tidak tersedianya sumber belajar yang valid dan kredibel, 3) metode perkuliahan kurang menarik minat belajar mahasiswa, dan 4) faktor tugas yang tidak dibahas lebih lanjut.
Title: Analisis Miskonsepsi Calon Guru IPA Terpadu pada Materi Pamanasan Global Menggunakan Certainty of Response Index
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil miskonsepsi calon guru IPA Terpadu dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab miskonsepsi pada materi pemanasan global.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif.
Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan 14 sampel mahasiswa Program Studi Tadris IPA IAIN Ambon.
Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes multiple choice disertai dengan Certainty of Response Index (CRI) serta lembar wawancara.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat miskonsepsi mahasiswa calon guru IPA Terpadu berada dalam kategori sedang dengan persentase 41,54%.
Miskonsepsi masih ditemukan pada tiap subkonsep pemanasan global yang meliputi subkonsep proses terjadinya pemanasan global sebesar 42,86%, subkonsep efek rumah kaca sebesar 39,28%, subkonsep solusi mengurangi pemanasan global sebesar 35,69%, subkonsep peristiwa pemanasan global dalam kehidupan sehari-hari miskonsepsi yang terjadi sebesar 44,64%, dan subkonsep dampak pemanasan global 45,21%.
Hasil wawancara menunjukkan penyebab munculnya miskonsepsi yaitu 1) kekurangmampuan dari dalam diri mahasiswa dalam memahami materi, 2) tidak tersedianya sumber belajar yang valid dan kredibel, 3) metode perkuliahan kurang menarik minat belajar mahasiswa, dan 4) faktor tugas yang tidak dibahas lebih lanjut.
Related Results
Meta Analisis Miskonsepsi Buku Teks Biologi SMA Kelas XI
Meta Analisis Miskonsepsi Buku Teks Biologi SMA Kelas XI
Miskonsepsi adalah perbedaan antara konsep yang dipahami dengan penjelasan para ahli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali miskonsepsi pada buku teks Biologi SMA kel...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN KELAS VII SMP NEGERI 14 PONTIANAK
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN KELAS VII SMP NEGERI 14 PONTIANAK
Kemampuan siswa dalam memahami dan menguasai materi pelajaran nyatanya masih menjadi permasalahan. Siswa seringkali keliru dalam memahami konsep – konsep materi yang disampaikan, ...
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE FOUR-TIER DIAGNOSTIK TEST DI SMA NEGERI 03 KOTA BENGKULU
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE FOUR-TIER DIAGNOSTIK TEST DI SMA NEGERI 03 KOTA BENGKULU
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi yang terjadi pada siswa kelas X ipa SMAN 03 Kota Bengkulu pada materi Stoikiometri. Data...
Profil argumentasi calon guru IPA pada materi energi alternatif
Profil argumentasi calon guru IPA pada materi energi alternatif
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan argumentasi calon guru IPA pada materi energi alternatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel pada pe...
Profil argumentasi calon guru IPA pada materi energi alternatif
Profil argumentasi calon guru IPA pada materi energi alternatif
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan argumentasi calon guru IPA pada materi energi alternatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel pada pe...
Studi literatur: Analisis miskonsepsi siswa pada topik ikatan kimia
Studi literatur: Analisis miskonsepsi siswa pada topik ikatan kimia
Miskonsepsi pada konsep kimia banyak ditemukan oleh peniliti. Pada materi ikatan kimia siswa masih mengalami miskonsepsi. Hal tersebut sesuai dengan penelitian yang menemukan misko...
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CHATBOT UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CHATBOT UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK
Konsep merupakan aspek krusial yang harus dimiliki oleh peserta didik. Konsep yang tidak sesuai mengakibatkan munculnya konsep baru, jika tidak atasi dengan baik, konsep tersebut...

